Home » Brand Equity Adalah? Ini Kegunaan & Cara Membangunnya agar Kuat

Brand Equity Adalah? Ini Kegunaan & Cara Membangunnya agar Kuat

Secara sederhana, brand equity adalah kekuatan dari suatu merek atau brand. Dengan kekuatan tersebut akan memberikan kemudahan bagi perusahaan atau pebisnis untuk melakukan berbagai aspek lainnya seperti memperluas pangsa pasar, meningkatkan arus kas, menentukan harga, membatasi biaya iklan dan lainnya.

Untuk bisnis baru atau startup biasanya akan dibuat minder dengan merek lain yang menawarkan produk atau layanan sejenis tapi sudah terkenal di kalangan konsumen. Namun dengan meningkatkan brand equity maka dapat menyaingi merek yang sudah terkenal.

Sebagian besar marketer mungkin masih asing dengan istilah tersebut. Maka dari itu, ulasan kali ini kami akan memberikan penjelasannya secara lengkap beserta pengaruhnya terhadap bisnis atau perusahaan, terutama dalam strategi marketing.

Brand Equity adalah Nilai Penting Bagi Bisnis

brand equity

Brand equity adalah suatu nilai atau ukuran penting bagi perusahaan/bisnis agar produk yang ditawarkan mudah dikenali serta lebih berkesan dibandingkan merek kompetitor. Bukan sekedar meraup keuntungan sebanyak-banyaknya dalam waktu singkat, melainkan membangun branding dan hubungan jangka panjang dengan konsumen.

Selain itu, brand equity adalah unsur yang bisa menjadi aset bagi perusahaan agar dapat bertahan di pasar. Terutama ketika munculnya produk-produk baru dari kategori sejenis. Untuk lebih jelasnya berikut manfaat brand equity:

  • Memperoleh Loyalitas Konsumen

Misalnya seseorang yang cenderung setia pada merek ponsel tertentu. Orang tersebut akan tetap membeli merek ponsel yang sama meskipun banyak brand-brand baru bermunculan.

Inilah salah satu kegunaan equity brand karena dapat memperoleh loyalitas dari konsumen jika Anda berhasil memberikan value positif. Sangat sulit bagi seorang konsumen untuk berpindah dari merek satu ke lainnya apabila sudah merasa percaya.

  • Tetap Laku Meski Harga Tinggi

Jika mendapatkan loyalitas dari konsumen maka mereka cenderung mengesampingkan harga. Konsumen meyakini bahwa harga tinggi tersebut karena memang sebanding dengan kualitas yang ditawarkan.

Sebagai contoh pada merek Apple, harga 1 ponselnya bisa mencapai 10 juta bahkan ada yang 20 juta. Meskipun begitu, setiap perilisan produk baru selalu ludes dalam hitungan menit saja.

  • Meningkatkan Customer Retention

Misalnya, seseorang menggunakan HP merk Samsung. Maka mereka akan cenderung membeli produk elektronik lainnya seperti smartwatch, TV dan kulkas dengan merek yang sama. Ini disebut dengan customer retention karena adanya pengalaman positif dari konsumen terhadap produk meskipun dalam kategori berbeda.

Dari beberapa manfaat tersebut, dapat dikatakan bahwa brand equity adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan eksistensi perusahaan. Dampaknya jangka panjang, sehingga menjadi aset penting bagi bisnis untuk bertahan di pasar di tengah persaingan yang semakin ketat.

Elemen-elemen Dasar dalam Brand Equity

brand equity

Brand equity adalah salah satu dari serangkaian aset yang harus dimiliki oleh suatu merek. Adapun berikut ini beberapa elemen dasarnya:

Elemen pertama ini membuat konsumen lebih familiar dengan jasa atau produk perusahaan Anda. Bisa dikatakan sebagai langkah awal untuk pendekatan ke konsumen seperti melalui metode promosi free trial, influencer marketing atau lainnya.

  • Brand Association

Memasuki element ini maka konsumen akan mengingat merek tersebut ketika membicarakan suatu kategori produk. Misalnya saat membahas tentang air mineral, Aqua akan menjadi salah satu merek yang muncul di benak konsumen.

  • Perceived Quality

Elemen perceived quality berkaitan dengan kesan konsumen terhadap produk perusahaan Anda. Untuk mendapatkan kesan positif tentunya harus meningkatkan kualitas serta customer experience yang terbaik.

  • Brand Loyalty

Strategi marketing melalui branding juga sangat berpengaruh terhadap loyalitas konsumen. Seperti sudah di singgung sebelumnya, jika konsumen sudah mempercayai suatu produk maka tidak mudah kabur ke merek lainnya.

Selain itu juga akan memperpanjang hubungan dengan pelanggan. Produk tidak mudah tersaingi meskipun muncul produk-produk lainnya dari perusahaan baru karena pelanggan sudah loyal terhadap merek bisnis Anda.

  • Proprietary Brand Assets

Meskipun sudah mempunyai jangkauan pasar luas dan tingkat loyalitas konsumen yang tinggi, bukan berarti perusahaan Anda tidak melakukan inovasi baru. Dalam elemen ini bertujuan untuk menjadikan produk lebih fleksibel terhadap perkembangan kebutuhan konsumen.

Seperti pada kasus Nokia yang namanya sudah sangat melambung di dunia. Namun karena mereka bertahan pada produk-produk tradisional dan tidak mau mengembangkan Android maka pada akhirnya tenggelam.

BACA JUGA:

Cara Membangun Brand Equity yang Kuat

brand equity

Brand equity adalah sesuatu hal yang harus diusahakan bagi perusahaan jika mau bertahan lama di pangsa pasar. Hal itu lantaran setiap tahunnya selalu muncul merek-merek baru yang tidak menutup kemungkinan namanya bisa melejit dalam waktu singkat. Berikut beberapa cara mengusahakannya

  • Membuat Produk yang Kuat

Untuk mendapatkan perhatian dari konsumen tentu saja Anda harus memiliki produk yang kuat. Meliputi produk apa yang Anda tawarkan, mengapa orang-orang membutuhkannya dan hal apa yang membuat konsumen dapat mengingatnya.

Terutama jika produk tersebut memiliki banyak kompetitor dari merek berbeda. Tentu Anda harus tahu apa saja keunggulannya, seperti dari sisi harga, kualitas, bahan baku atau lainnya.

  • Meluncurkan Produk Uji Coba

Sebelum merilis produk dalam jumlah banyak, coba berikan versi trialnya terlebih dahulu. Sebagai pada produk kosmetik, Anda bisa mengeluarkan 100 buah dalam versi mini untuk diuji coba. Langkah ini bertujuan untuk mendapatkan kepercayaan konsumen.

  • Menggunakan Strategi Marketing yang Efektif

Bagaimana Anda akan melakukan branding adalah bagian dari strategi marketing. Percuma saja jika punya produk bagus dan berkualitas tapi tidak bisa menjangkau konsumen dengan efektif.

Dari penjelasan di atas dapat kami simpulkan bahwa strategi marketing tidak hanya sebatas menawarkan barang melalui promo besar-besaran, melainkan bagaimana cara perusahaan untuk membangun hubungan dengan pelanggan. Dengan kata lain brand equity adalah aset penting bagi perusahaan.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!