Home » Personal Brand: Pengertian, Kegunaan dan Cara Meningkatkannya

Personal Brand: Pengertian, Kegunaan dan Cara Meningkatkannya

Seberapa penting membangun personal brand? Mungkin banyak yang menganggap bahwa hal tersebut hanya dibutuhkan oleh pebisnis saja. Padahal seorang freelancer, influencer, penulis dan lainnya juga bisa membutuhkan personal branding.

Bagi Anda yang ingin membagikan cerita ke dunia, memberikan pengaruh, menjadi pembicara inspiratif maupun pemikir terkemuka, sudah tentu harus membuat strategi branding terbaik untuk memulainya.

Membuat atau membentuk personal branding juga tidak boleh dilakukan asal-asalan. Bukan berarti Anda bisa melebih-lebihkan kualitas diri yang tidak sesuai dengan kemampuan sebenarnya.

Cerita dalam branding tersebut harus berdasarkan fakta asli, orisinil dan dapat dipertanggungjawabkan. Tidak boleh memalsukan informasi karena bisa menghambat koneksi dengan audience dan membuatnya tidak bisa bertahan lama.

Mau tahu lebih detail tentang personal brand? Mari simak pembahasan berikut karena kami akan mengulas pengertian, manfaat dan bagaimana cara melakukan personal branding dengan benar.

Pengertian Personal Brand

personal brand

Istilah branding cukup familiar dijumpai dalam bidang pemasaran atau marketing. Dengan banyaknya produk sejenis di pasaran, pelabelan tersebut dibutuhkan untuk menjadi sesuatu pembeda.

Dengan adanya pembeda tersebut maka produk akan lebih menonjol dan memiliki keunikan dibandingkan produk sejenis lainnya. Begitu halnya personal brand yang secara umum dibutuhkan untuk menonjolkan diri sendiri melalui keahlian tertentu.

Tujuan hendak dicapai yakni dapat meningkatkan nilai jual seseorang atas kemampuan atau skill yang dimiliki. Hal itu karena seringkali potensi dijadikan sebagai standar untuk mengetahui kualitas diri seseorang.

Selain itu juga bisa digunakan sebagai cara membuka networking dengan individu lainnya karena adanya ketertarikan di bidang tertentu. Dalam hal ini maka prospek karir seseorang akan lebih mudah dan semakin terbuka lebar.

Personal brand adalah suatu proses untuk membentuk presepsi orang lain (dalam hal ini masyarakat) terhadap aspek-aspek yang ada pada diri seseorang. Seperti diantaranya nilai-nilai, kemampuan, kepribadian, dan hal lainnya.

Jadi jika lebih disederhanakan kembali, personal branding merupakan suatu upaya seseorang dalam membangun citranya dengan mempromosikan kualitas diri beserta pencapaiannya dalam karier dan keahlian yang dimiliki.

Mengapa Personal Brand Dianggap Penting?

personal brand

Melalui pengertian seperti sudah kami bahas sebelumnya bahwasanya personal branding merupakan bagian penting bagi karir seseorang. Berikut beberapa alasan mengapa hal tersebut dianggap penting:

  • Pengembangan Kepercayaan

Branding diri sendiri adalah cara untuk membuat orang lain tahu dan seperti apa diri Anda. Kebanyakan orang tentu akan lebih nyaman dan merasa percaya ketika bekerjasama dengan seseorang yang memiliki reputasi baik.

Contohnya saja bagi seorang influencer atau selebgram, popularitas mereka di media sosial memberikan dampak positif dimana banyak orang tertarik untuk mengajak kerja sama di bidang yang sesuai.

  • Membangun Koneksi

Tidak ada batasan sejauh mana Anda ingin mem-branding-kan diri sendiri, bahkan hingga melampaui dunia digital. Anda bisa membuka dan membangun koneksi di berbagai bidang sesuai spesialisasi.

  • Membangun Kredibilitas

Personal brand juga menjadi cara efektif untuk mendapatkan pengakuan di mata orang lain. Seiring keberhasilan branding akan membuat seseorang tersebut mendapatkan kepercayaan, rasa hormat dan kekaguman bersamaan dengan namanya saat muncul atau didengar.

  • Memiliki Authenticity

Tidak diperbolehkan melakukan manipulasi, penipuan atau memberikan informasi yang mengada-ada dalam mem-branding diri sendiri. Dengan begitu, personal branding akan membuat seseorang menjadi otentik. Hal itu juga akan membuat mereka dapat memenuhi sesuatu dalam hidup jadi lebih mudah.

  • Keuntungan dalam Keyakinan

Seseorang juga akan menjadi lebih percaya diri dan yakin ketika ingin mengembangkan merk mereka. Kepercayaan tersebut datang dari kekuatan positif dan kualitas untuk membagikan sesuatu ke publik.

Misalnya seorang beauty enthusiast yang sudah populer di kalangan wanita, pasti akan mendapatkan keuntungan dan keyakinan saat mempromosikan produk kosmetik. Terlepas dari produk sendiri maupun bekerjasama dengan orang lain.

BACA JUGA:

Cara untuk Meningkatkan Personal Branding

personal brand

Lalu yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara kita bisa meningkatkan personal brand diri sendiri? Berikut ada beberapa hal harus diperhatikan agar branding yang dilakukan sesuai dengan tujuan:

  • Mencari Tahu Siapa Anda

Langkah awal yaitu dengan mawas diri untuk mencerminkan identitas pribadi secara akurat yang meliputi kekuatan dan kelemahan. Buatlah daftar pertanyaan terkait hal tersebut selengkap mungkin dan berkaitan dengan citra yang ingin dibangun sesuai bidang Anda.

Apabila mengalami kesulitan, maka bisa bertanya kepada teman, keluarga atau seseorang yang paling mengenal Anda. Dengan mengetahui gambaran diri Anda akan lebih memudahkan dalam melakukan personal branding.

  • Tentukan Tujuan

Selanjutnya tentukan terlebih dahulu arah tujuan branding Anda tersebut sehingga dapat mengetahui karir atau industri seperti apa yang ingin ditargetkan berikutnya. Misalnya dengan rencana 5-10 tahun yang akan datang, hal apa bisa Anda dapat setelah melakukan branding tersebut.

  • Menentukan Audiens

Siapa yang menjadi target Anda? Apakah seseorang dari perusahaan tertentu? Perekrut pekerjaan? Pengguna media sosial? Ataupun industri lainnya yang memang ingin Anda jangkau melalui personal branding tersebut.

  • Melakukan Riset

Meskipun memiliki tujuan agar dapat menonjol, tapi Anda akan kesulitan mencapai hal tersebut jika tidak menginventarisasi siapa yang sudah disana. Maksudnya adalah, harus mencari tahu tentang para ahli sesuai bidang Anda sehingga dapat meniru mengamati apa yang membuat mereka berhasil melakukannya.

  • Membuat Elevator Pitch

Anda bisa membuat video berdurasi singkat, misalnya 30 sampai 60 detik untuk memperkenalkan diri. Dengan hal ini akan memudahkan untuk mendeskripsikan diri Anda dan pastikan untuk menekankan pada poin-poin penting.

  • Memperluas Jaringan

Layaknya kegiatan pemasaran produk, personal branding bisa berjalan dengan efektif jika Anda dapat memperluas jangkauan atau jaringan marketing.

Sudah tahu bukan seberapa penting melakukan branding diri? Di bidang apapun saat ini, personal brand akan membantu menonjolkan siapa dan bagaimana kualitas diri Anda patut mendapatkan penghormatan.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!