Home » Aset Adalah: Berikut Pengertian, Jenis, Sifat Beserta Penggunaannya

Aset Adalah: Berikut Pengertian, Jenis, Sifat Beserta Penggunaannya

Aset adalah istilah dari definisi beberapa subjek, hal tersebut sangat penting diketahui sebelum mengerti mengenai jenis dari asetnya. Dengan begitu, Anda tidak bingung mengenai penjelasan dari aset.

Sebelum Anda memahami jenis-jenisnya, maka pahmi dahulu tentang pengertian dari aset. Hal tersebut penting agar terhindar dari misleading yang dapat membuat salah paham saat menilai aset tersebut.

Asetnya itu sendiri sangat beragam sehingga perlu diketahui juga selain dari pengertian. Aset adalah istilah yang menjadi arti beberapa definisi beberapa subjek yaitu pertama dari KBBI, Wikipedia dan beberapa ilmuwan.

Menurut KBBI merupakan bahwa asetnya tersebut menjadi kekayaan berupa uang ataupun benda lain yang nyata. Berikutnya menurut Wikipedia adalah menjadi salah satu saldo yang normal dalam debit ataupun ekonomi.

Sumber ekonomi tersebut bersifat memberikan manfaat terhadap usia dikemudian hari. Sedangkan masih ada definisi dari beberapa ilmuwan yang tercantum dalam jurnal seperti Hidayat, Munawir, Siregar dan lainnya.

Selain mengetahui pengertiannya, Anda juga harus mengerti mengenai jenisnya. Jenisnya bukan hanya satu bahkan memiliki klasifikasi, untuk klasifikasinya pertama yaitu menurut keberadaan fisiknya karena didalamnya masih dibagi menjadi 2.

Aset dibagi menjadi menjadi 2 yaitu berwujud dan tidak berwujud. Berwujud berarti berupa benda yang dapat dilihat dan dirasakan contohnya rumah, uang, tanah, surat berharga hingga benda lainnya.

Sedangkan aset yang tidak berwujud yaitu tidak dapat dilihat oleh mata. Seperti izin, hak paten, hak cipta, kekayaan intelektual dan lainnya yang tidak berwujud dan terlihat.

Jenis Aset Menurut Konvertibilitas dan Klasifikasinya

Selain memiliki jenis menurut keberadaan fisiknya maka masih terdapat aset menurut konvertibiitas. Aset adalah hal penting yang dapat berupa apapun begitu juga berwujud ataupun tidak berwujud.

Kemudian klasifikasi berikutnya yaitu dibagi menjadi 2 golongan lebih spesifik adalah aset lancar maupun tidak lancar. Berikut ini penjelasan mengenai 2 golongan tersebut menurut konvertibilitas.

  • Tidak lancar

Untuk jenis tidak lancar ini merupakan asset yang susah untuk dikonvesi ataupun diubah menjadi bentuk lain. Seperti contohnya merk dagang kemudian hak paten, alat, mesin, bangunan maupun tanah.

  • Lancar

Aset adalah golongan lancar yaitu tidak susah untuk diubah menjadi bentuk lain. Asetnya ini juga mempunyai sebutan seperti likuid serta current assets, contohnya deposito, saham, barang dagangan atau surat berharga.

Kemudian untuk klasifikasinya juga sangat penting untuk Anda ketahui. Sebuah perusahaan akan membagi mana asetnya tidak berwujud dan berwujud akan menentukan risiko yang dapat terjadi serta solvabilitasnya.

Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa bisnis star up atau usaha yang masih kecil juga disarankan mengetahuinya. Sehingga bisnis tersebut bisa berjalan lancar serta lebih tertata.

Sifat Aset Beserta Pengunaannya

Selain mempunyai pengertian dan beberapa jenis ia juga mempunyai sifat serta penggunaannya. Sedangkan bagi sifat asetnya sendiri ada 3 yaitu nilai ekonomi, sumber daya, serta kepemilikan.

Tentu dalam sumber daya dapat dimanfaatkan untuk masa depan nantinya. Selain itu, asetnya juga jelas mempunyai nilai ekonomi sera dapat diperjual belikan, bahkan ia menjadi cermin kekayaan seseorang.

Mencerminkan dari kekayaan seseorang dapat diubah menjadi uang ataupun bentuk kekayaan lain. Sehingga hal tersebut menjadi patokan, semakin banyak asset yang dimiliki maka akan dipandang menjadi orang kaya.

Kemudian untuk penggunaan aset adalah bukan hanya dimiliki dan mempunyai sifat saja, tetapi juga dapat mengguntungkan pemiliknya. Anda dapat memakai asetnya untuk dua penggunaan yaitu operasional dan non operasional.

  • Operasional

Aset operasional ini yaitu yang dapat dipakai dalam kebutuhan sehari-hari ataupun dalam kebutuhan pribadi ataupun bisnis. Seperti kebutuhan lain yaitu hak cipta, mesin, peralatan bisnis, mesin barang dagang.

Hal tersebut tentu sangat berguna, apalagi jika asetnya tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik. Sehingga Anda sebaiknya untuk memanfaatkan asetnya agar berguna di kehidupan yang akan datang.

  • Non operasional

Kemudian aset non operasional yaitu yang tidak dipakai dalam keseharian. Seperti halnya tanah kosong, bunga deposito, surat berharga bahkan sebuah investasi yang sekarang sudah banyak dilakukan.

Aset Adalah Penting Khususnya dalam Klasifikasinya

Dalam mengklasifikasi aset sangat penting terutama dalam bisnis. Misalnya dengan memahami aset yang lancar maupun tidak lancar, Anda harus bisa membedakannya agar modal perusahaan bersih.

Modal perusahaan bersih maksudnya, keuangan yang menjadi sebuah aset masa depan dan untuk saat ini. Karena perusahaan juga memiliki risiko yang tinggi, sehingga wajib untuk memahami dan membedakannya.

Menentukan asetnya baik operasional atau non operasional agar lebih paham kontribusi pendapatan dari masing-masing asetnya. Kemudian menentukan besarnya persentase pendapatan perusahaan dalam kegiatan bisnis intinya.

Memanajemen aset juga perlu dilakukan agar kinerja bisnis lebih optimal. Selain memahami dan mengerti aset dan klasifikasinya, pengusaha juga harus melakukan manajemen aset agar lebih tertata keuangannya.

Secara sederhananya dalam melakukan manajemen aktivitas berarti pengelolaan asetnya dilakukan lebih efektif sagat dapat mencapai tujuan. Seperti mudah dalam mengendalikan risiko ataupun mempermudah dalam penyusunan neraca keuangan.

BACA JUGA: Jenis dan Pengertian Cash Flow

Memang setiap asetnya mempunyai risikonya sendiri, misal dalam saham yang nilainya anjlok ataupun mesin rusak sehingga mempengaruhi dalam produksi. Dengan begitu, adanya manajemen aset sangat berguna untuk mengatasi hal itu.

Kemudian juga akan memudahkan dalam penyusunan neraca keuangannya. Dengan melakukan manajemen tersebut Anda akan lebih mudah dalam penyusunan bahkan bisa mengontrol pengeluaran perusahaan yang Anda miliki.

Mengontrol pengeluaran menjadi hal penting dalam sebuah perusahaan setiap orang. Dengan pengendalian pengeluaran ataupun manajemen maka membantu perusahaan agar tidak melakukan pembelanjaan yang bukan prioritas, aset adalah penting bagi perusahaan.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!