Home » Akselerator Adalah: Ini Peran dan Fungsinya Dalam Dunia Bisnis Startup

Akselerator Adalah: Ini Peran dan Fungsinya Dalam Dunia Bisnis Startup

Dalam bisnis saat ini dikenal istilah akselerator, akselerator adalah sebuah kegiatan yang dirancang untuk mencegah kematian dini perusahaan startup. Dengan adanya akselerator diharapkan kematian dini perusahaan startup dapat diminimalkan.

Memulai bisnis merupakan langkah yang sulit, bukan hanya sekadar ide hebat dan segenggam penuh impian diperlukan untuk membuka bisnis. Namun, juga dibutuhkan modal, sumber daya struktural, dan pendampingan.

Banyak perusahaan baru yang tidak bisa berkembang dan harus mati dalam 3 tahun karena tidak memiliki dukungan modal, sumber daya struktural, dan pendampingan. Hal inilah yang menjadi penyebab 9 dari 10 perusahaan startup mati dalam jangka waktu tersebut.

Kematian bisnis-bisnis muda ini tentu tidak memberikan dampak baik bagi pasar. Oleh sebab itu, diperlukan pendampingan yang baik untuk mencegah hal tersebut, yaitu dengan cara akselerator bisnis.

Business accelerator atau akselerator bisnis memiliki fungsi yang sangat penting bagi perkembangan usaha, terutama sebuah perusahaan baru. Untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak uraian berikut:

Dalam Bisnis Perusahaan Akselerator adalah

Saat ini jumlah perusahaan besar yang beroperasi di dunia semakin meningkat untuk membantu bisnis-bisnis baru. Bahkan permintaan dari usaha baru akan adanya akselerator juga makin meningkat.

Ini merupakan tren positif di mana para pengusaha baru menyadari betul apa yang bermanfaat dan tidak bagi bisnisnya. Dukungan bantuan untuk usaha-usaha muda ini akan sangat bermanfaat, bukan hanya dari segi pendanaan juga pendampingan.

Akselerator adalah sebuah organisasi atau perusahaan yang menawarkan layanan dukungan, baik di segi pendanaan maupun pendampingan bisnis kepada usaha muda. Biasanya akan diberikan program dengan jangka waktu 3-6 bulan bagi perusahaan muda tersebut.

Program yang ditawarkan ini memberikan bimbingan, ruang kantor, dan sumber daya rantai suplai. Dengan demikian, ketika program selesai bisnis baru akan bisa mulai merangkak untuk meningkatkan usahanya.

Dalam hal ini perusahaan akselerasi juga akan membantu promosi dan memasukkan startup ke dalam pasar. Dengan demikian, akan lebih mudah bagi pelaku usaha mendapatkan rekanan dan investor di masa depan.

Dalam jangka waktu program akselerator ditawarkan akses ke modal dan investasi sebagai imbalan atas ekuitas startup. Pada masa-masa ini pengembangan usaha sangat sensitif dan kedua belah pihak harus melakukan usaha maksimal.

Program ini bukan hanya bermanfaat bagi penerima saja, tapi juga terhadap pembeli. Di mana perusahaan yang menawarkan diri menjadi akselerator juga akan mendapatkan keuntungan dari investasinya tanpa benar-benar terikat.

Samakah Akselerator dengan Inkubator?

Sebelum mengenal istilah akselerator, dalam bisnis sudah dikenal istilah inkubator. Keduanya sangatlah mirip sehingga banyak yang menyangka keduanya memiliki arti sama, padahal tidak demikian.

Kedua program ini memiliki perbedaan yang besar, terutama dalam jumlah permodalan dan waktunya. Inkubator akan memberikan permodalan dan waktu kerjasama dengan sistem berbeda dengan akselerator.

Akselerator adalah rencana bimbingan modal dan pendampingan kepada perusahaan muda tanpa adanya keterikatan penuh antara kedua perusahaan. Berbeda dengan inkubator yang menyediakan startup ruang operasi bersama.

Program inkubator akan menyediakan bisnis muda peluang jaringan, sumber daya mentoring, dan akses ke peralatan bersama. Konsep ini sudah dikenal sejak tahun 1980, saat banyak universitas dan perguruan tinggi meluncurkan program inkubator.

Umumnya, inkubator bisnis dijalankan sebagai organisasi nirlaba. Organisasi yang menawarkan program inkubator umumnya tidak mengambil ekuitas di startup untuk imbalan, tapi hal ini membuat akses modal yang didapat usaha muda lebih sedikit.

Berbeda dengan akselerator yang dapat memberikan akses modal lebih besar, karena membuka jalan bagi startup menemukan investor baru. Akan tetapi, hanya diberikan selama beberapa bulan saja sehingga harus dimanfaatkan dengan baik oleh startup.

Fungsi Akselerator Bisnis Bagi Perusahaan Startup

Jika ditilik secara umum memang akselerator dan inkubator tidak memiliki perbedaan, tapi apabila ditelusuri dengan lebih dalam akan terlihat perbedaan keduanya. Secara umum, akselerator bisnis memilki fungsi sebagai:

  1. Pemberi Dana pada Usaha Muda

Umumnya usaha muda memerlukan permodalan yang cukup besar untuk membuat usaha stabil pada awal pembangunan. Modal ini tidak bisa disediakan penuh oleh perusahaan sehingga dibutuhkan investor.

Perusahaan akselerator merupakan investor yang memberikan pendanaan agar bisnis muda dapat mengembangkan usaha sehingga tidak akan mati dalam waktu singkat. Besarnya jumlah investasi akan disesuaikan dengan program yang disetujui bersama.

  1. Mensponsori Program Usaha Muda

Pada dasarnya akselerator adalah rencana dukungan yang sangat baik bagi bisnis baru untuk memberikan perkembangan dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, para akselerator akan menjadi sponsor program yang dilakukan usaha muda.

Startup dapat mencatut nama pemberi akselerasi ketika melakukan program-program pengembangan dan promosi. Lewat meminjam nama besar inilah bisnis baru dapat meningkat omzet.

  1. Menghasilkan Persaingan Ramah dalam Pasar

Business Accelerator merupakan salah satu cara pebisnis memastikan keberhasilan kewirausahaan dengan meminjam nama dari accelerator company. Hal ini akan membuat pelaku bisnis baru memasuki pasar dengan lebih mudah.

Pelaku usaha akan lebih mudah berbaur dan mendapatkan rekan bisnis sehingga menghasilkan persaingan ramah, tapi tetap bermanfaat meningkatkan kualitas bisnis. Dapat dikatakan kerjasama yang dilakukan membangun lingkungan persaingan sehat.

  1. Mempersingkat Waktu Pertumbuhan Bisnis

Fungsi lain akselerator adalah memangkas waktu pertumbuhan bisnis dari usaha baru. Biasanya dibutuhkan waktu minimal 2 tahun untuk membuka sebuah usaha dan masuk ke dalam pasar.

Namun, dengan program ini hanya dibutuhkan waktu beberapa bulan saja sehingga startup dapat memangkas banyak waktu dan berkembang lebih cepat. Bahkan program inkubator memerlukan waktu tahunan untuk membantu perkembangan usaha baru.

Pembangunan dan perkembangan startup sangat tergantung dari jenis dukungan yang didapatkannya. Akselerator adalah salah satu bentuk dukungan terbaik, baik dari segi pendanaan, pendampingan, dan percepatan pengembangan sebuah bisnis.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!