Home » E-Commerce Adalah? Berikut Pengertian serta Manfaatnya Dalam Dunia Bisnis

E-Commerce Adalah? Berikut Pengertian serta Manfaatnya Dalam Dunia Bisnis

Pengertian e-commerce adalah aktivitas jual beli dan biasanya membutuhkan jaringan internet pada media elektronik, dan berlangsung di perangkat elektronik, seperti smartphone, tablet, tv ataupun laptop. Kegiatan ini sering dilakukan, apalagi di zaman yang semakin canggih.

Di zaman serba modern ini, kita tidak perlu untuk membeli suatu barang di tempatnya secara langsung. Semua orang bisa membeli barang melalui media elektronik, dengan memanfaatkan jaringan internet dan tentunya akan lebih menghemat waktu dan biaya.

Semua transaksi yang berlangsung pada media elektronik, disebut sebagai e-commerce. Perdagangan elektronik dengan memanfaatkan jaringan internet, memang bukanlah suatu hal baru dan hampir semua masyarakat sudah menggunakan media ini.

Indonesia menjadi salah satu negara yang berkembang cukup pesat, ketika perkembangan industri e-commerce terjadi. Tentunya masyarakat menyambut kehadiran teknologi ini dengan semangat, pertumbuhan e-commerce pada tahun 2020 juga mengalami peningkatan 33,2%.

E-Commerce dan Jenis-Jenisnya

E-Commerce Adalah

Sebagai perdagangan yang berlangsung di media elektronik, tidak salah jika perkembangan e-commerce berlangsung dengan cepat. E-commerce memiliki beberapa jenis, dengan metode penjualan yang berbeda-beda.

1.   B2B

Business to Business, dimana transaksi berlangsung antar perusahaan satu ke perusahaan lain. Transaksi elektronik barang atau jasa antar perusahaan ini, biasanya dilakukan oleh perusahaan yang sudah saling mengenal, seperti halnya Electronic City, Ralali dan Mbiz.

2.   B2C

Business to Consumer, dimana transaksi berlangsung antar pelaku bisnis dan konsumen. Jenis e-commerce satu ini merupakan yang paling dikenal oleh banyak orang, dan dikenal sebagai jenis bisnis yang dinamis dan mudah untuk dijalani. Seperti Shopee, Lazada, Zalora, dan lainnya.

3.   C2C

Jenis lainnya dari e-commerce adalah Consumer to Consumer, kegiatan ini berlangsung antar konsumen dengan konsumen. Dalam suatu media elektronik, para konsumen bisa memasarkan produk mereka, dan konsumen lainnya juga bisa menjual atau membeli produk tersebut.

Seperti halnya Tokopedia, OLX dan KasKus, dimana pada media elektronik tersebut terdapat barang dalam kondisi baru bekas dari konsumen lain.

4.   C2B

Consumer to Business, kegiatan dimana konsumen menyediakan produk atau jasa yang ditujukan kepada perusahaan. Perdagangan elektronik ini bisa anda jumpai pada website, seperti Freelancer, iStock dan Upwork.

5.   B2A

Business to Administration, merupakan kegiatan perdagangan elektronik dimana transaksi dilakukan secara online oleh perusahaan dengan administrasi publik. Anda bisa menemui perdagangan ini di Qlue dan Aceela.

6.   O2O

Online to Offline, kegiatan perdagangan dengan tujuan untuk menarik perdagangan online untuk membelinya secara offline. Biasanya penjual akan melakukan pendekatan secara online melalui iklan di internet atau email, agar konsumen bisa tertarik untuk mengunjungi toko offline.

Manfaat dari E-Commerce adalah Membantu Para Pelaku Usaha

E-Commerce Adalah

Teknologi satu ini tentunya memiliki beragam manfaat, yang pastinya akan berguna bagi keberlangsungan hidup manusia. Hadirnya e-commerce dalam kehidupan manusia, memang memberi kemudahan dalam menghemat waktu dan biaya.

1.   Biaya Lebih Hemat

Jika dibandingkan dengan biaya sewa bangunan di toko offline, maka anda akan lebih menghemat biaya jika menjualnya secara online. Tidak memerlukan biaya listrik ataupun pegawai, karena bisnis bisa anda kelola melalui rumah.

2.   Tidak Dibatasi dengan Waktu

Pengertian e-commerce adalah perdagangan elektronik yang tidak dibatasi oleh wilayah maupun waktu. Toko anda bisa beroperasi selama 24 jam penuh, tanpa perlu mengeceknya secara langsung karena tidak dibatasi oleh waktu.

Anda juga tidak perlu mengontrol toko secara langsung, anda bisa memantaunya dari rumah. Waktu juga akan lebih hemat, sebab anda tidak perlu mengunjungi toko, sehingga waktu bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain.

3.   Mudah dalam Mengelola Transaksi dan Pengiriman

Segala hal yang berhubungan dengan internet memang jauh lebih mudah, sama seperti metode transaksi pembayaran pada perdagangan elektronik. Kini sudah tersedia berbagai layanan pembayaran elektronik, seperti Cash on Delivery, internet banking atau mobile banking.

4.   Tidak Perlu Stok Barang

Jika anda kesulitan untuk memproduksi suatu barang, maka anda bisa bekerja sebagai dropshipper. Dimana anda hanya perlu memesan barang jadi dari supplier sesuai dengan pesanan pelanggan, kemudian anda jual kembali di marketplace.

BACA JUGA:

Masalah yang Biasa Terjadi pada E-Commerce

E-Commerce Adalah 7

Karena pengertian e-commerce adalah perdagangan elektronik, tentunya pelaku bisnis akan menghadapi berbagai masalah yang biasa terjadi pada bisnis. Namun tidak perlu khawatir, sebab masalah ini pastinya bisa anda lewati, jika memahami apa saja masalah yang perlu dihadapi.

1.   Penipuan

Jika penipuan bisa terjadi di perdagangan offline, bukan tidak mungkin bahwa penipuan online dapat terjadi. Banyaknya pelaku kejahatan di berbagai bidang, membuat pelaku usaha dan konsumen harus selalu waspada.

Sering terjadi scam atau penipuan yang melibatkan pihak penjual maupun konsumen, untuk meraup keuntungan dengan cara tidak bertanggungjawab. Biasanya salah satu penipuan yang sering terjadi adalah, jika konsumen membeli barang dengan metode pembayaran COD.

Metode cash on delivery, dimana konsumen bisa membayar cash secara langsung kepada kurir. Terkadang metode ini sering disalahgunakan, dengan konsumen yang memalsukan alamat dengan alasan yang tidak jelas.

2.   Pencurian Identitas

Sebagai pengguna internet, kita memang harus berhati-hati dalam memasukkan identitas pribadi ke dalam website atau aplikasi. Sebab bisa saja aplikasi atau website tersebut diretas, sehingga data yang kita masukkan dapat digunakan oleh orang lain.

Jika hal ini sudah terjadi kepada anda, maka akan memakan proses yang cukup lama. Terlebih lagi hukum di Indonesia belum bisa melindungi konsumen sepenuhnya, dari para penjual terkait transaksi online.

3.   Penyalahgunaan Promo

Promo yang biasa diberikan oleh para penjual, terkadang disalahgunakan oleh penyedia marketplace. Kasus ini pernah terjadi pada perusahaan Buka Lapak, dan pelaku dari tindak kejahatan ini perlu untuk ditindak tegas, agar tidak merugikan siapapun.

Mengenal lebih jauh apa saja jenis e-commerce, memang menarik untuk diulik. Teknologi yang sudah cukup lama hadir ini, terus berkembang menjadi lebih baik lagi. Kelebihan dari e-commerce adalah dapat memberikan kemudahan bagi berbagai pihak pelaku usaha.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!