Home » Crowdsourcing Adalah? Kenali Manfaat dan Beberapa Contohnya

Crowdsourcing Adalah? Kenali Manfaat dan Beberapa Contohnya

Crowdsourcing adalah sebuah wadah untuk beberapa orang dalam membahas atau melakukan diskusi mengenai pekerjaan atau projek tertentu. Mereka yang tergabung disini adalah para freelancer, membutuhkan pekerjaan dan mendapatkan penghasilan.

Tetapi, tidak jarang juga mereka yang berada disini menjalankan secara sukarela. Karena, mengejar pengalaman pekerjaan agar bisa mendaftar di berbagai Perusahaan besar. Konsep demikian memang sedang populer.

Banyak anak muda terutama fresh graduate mencoba peluangnya disini. Konsep tersebut memang baru, tetapi banyak orang tertarik untuk bergabung. Bagaimana dari segi pendapatannya? Hasilnya cukup bagus dan mampu memenuhi kebutuhannya.

Lalu, bagaimana dengan pendapat para pengusaha yang memberikan ruang atau wadah tersebut? Biasanya sudah terpotong oleh sistem saat mereka mendapatkan freelancer, disitu terdapat informasi secara lengkap mengenai jenis dan pendapatannya.

Crowdsourcing adalah wadah yang memberikan berbagai jenis pekerjaan dari perusahaan lain untuk bidang tertentu. Tetapi, lebih terukur dan spesifik. Biasanya diperlukan untuk berbagai proyek kelas atas yang angkanya fantastis.

Biasanya, Perusahaan tersebut akan mengunjungi berbagai situsnya. Dimana, saat ini sudah cukup banyak. Tinggal dipilih saja kemudian, lihat bagaimana cara mereka bekerja untuk menyelesaikan berbagai masalah dengan berbagai ide kreatif.

Bagi Anda yang ingin menjalankan konsep seperti ini. Usahakan mempunyai tim yang solid, gagasan mereka bisa dikatakan out of the box. Pasti banyak industri akan datang silih berganti.

Manfaat Besar dari Crowdsourcing

Crowdsourcing Adalah

Tempat ini memiliki berbagai manfaat untuk perusahaan besar terutama soal biaya yang harus dikeluarkan. Satu masalah muncul harus diselesaikan dengan berbagai teknik, terutama soal analisa, sayangnya tidak semua industri punya.

Proses menganalisa sebuah masalah harus teliti dan jeli. Tidak semua orang mampu melaksanakannya dengan baik. Inilah alasannya mengapa Crowdsourcing dibutuhkan agar biaya untuk membayar pekerja berkompeten jadi sedikit.

Harus diakui, untuk membayar satu orang dengan kemampuan seperti ini setidaknya berada di angka Rp4 sampai 5 juta. Beberapa bidang keuangan mengaku kesulitan, berbeda saat mereka menghubungi wadah tersebut.

Pembayarannya tidak mencapai sekian, bahkan penghematannya mencapai setengahnya. Angka tersebut cukup menarik bukan? Apalagi, kalau permasalahan tersebut membutuhkan waktu sampai beberapa bulan, biaya pasti akan membengkak tajam.

Bila dibandingkan, rasanya kurang sesuai. Selain itu, sistem kerja dari crowdsourcing adalah remote. Sehingga, bidang keuangan tidak perlu lagi membayar beberapa kebutuhan lain mengenai risetnya secara luas.

Inilah langkah menguntungkan yang harus dimanfaatkan. Lalu, apakah bagi pengusaha dari urun daya ini mendapatkan keuntungan. Biasanya, mereka sudah menarik biaya dan sudah disesuaikan dengan kebutuhannya, ingat lagi ini sistem freelance.

Jadi, penghasilan yang diberikan oleh para pekerjanya cukup murah, Walaupun, beberapa ada juga memberikan angka tinggi. Namun tuntutan dan hasilnya juga harus tinggi, bagi para pekerja apakah menguntungkan?

Jawabannya adalah iya, mereka akan mendapatkan berbagai pengalaman dan mampu mengembangkan diri lebih jauh. Terutama, bagi fresh graduate yang lebih membutuhkan berbagai macam pengalaman dibandingkan uang.

Crowdsourcing Adalah Tempat untuk Pekerja Bidang Tertentu

Crowdsourcing Adalah

Zaman sekarang, semua sudah serba canggih dan mudah. Bila dilihat dari perhitungan secara bisnis, memenuhi posisi karyawan sesuai dengan jobdesknya memang merugikan. Oleh karena itu, mereka lebih memilih menggunakan jasa.

Karena, dari segi kualitas sudah pasti bagus. Mengingat persaingan diantara bidang yang sama pasti sangat ketat.  Apalagi, sistem tersebut tetap mengedepankan bisnis. Jadi, apa saja akan dilakukan asalkan memberikan keuntungan.

Walau hanya sedikit, beberapa orang ternyata menyukai sistem seperti ini. dengan kata lain hubungan antara produsen dan konsumen ini saling menguntungkan. Apalagi, bagi industri yang tidak mempunyai satu divisi.

Mereka akan mengisinya dengan menjalankan beberapa proyek saja dan mempunyai durasi terbatas. Dari fakta ini bisa dikatakan crowdsourcing adalah tempat untuk mencari pekerjaan dengan posisi serta keahlian tertentu.

Hanya saja, harus memenuhi berbagai klasifikasi. Tetapi, untuk usia biasanya tidak terbatas, poin paling penting adalah pengalaman hingga hasil akhirnya seperti apa. Jadi, bisa dikatakan peluangnya sama besar.

Asalkan dalam menjalankan proyeknya, para freelancer mampu mengerjakan dengan detail setiap job dan hasilnya sangat memuaskan. Pasti mereka akan dihubungi kembali di lain proyek. Hal tersebut selalu terjadi.

Pada dasarnya, setiap Pimpinan tidak ingin berspekulasi secara berlebihan. jadi, setelah mendapatkan satu orang, kemampuan secara keseluruhan memuaskan, biasanya akan digunakan kembali tanpa perlu banyak pertimbangan.

Contoh Perusahan dari Crowdsourcing Adalah

Crowdsourcing Adalah

Ada beberapa contoh yang pekerjaan memanfaatkan jasa tersebut. Seperti, Design Hill dimana mereka mempunyai berbagai desainer dari seluruh dunia. Mereka mampu bekerja dan mengatasi berbagai masalah salah satunya Designs contens.

Bagi pengguna fotografer, beberapa pengusaha bisa memanfaatkan jasa dari flickr. Saat membuka website tersebut, ada berbagai gambar serta foto. Jangan diragukan lagi kualitasnya, sudah pasti nomor satu.

Saat melihatnya saja Anda dijamin terpukau. Karena, mereka mampu mengambil gambar dari berbagai macam teknik pengambilan. Bagi Anda yang ingin mencoba bergabung ke dalamnya juga bisa, syarat serta ketentuannya mudah.

BACA JUGA:

Jika, membutuhkan beberapa tenaga untuk mengetahui bagaimana tren saat ini. Coba saja melihat webiste dari Trendwatching, dimana para pelaku usaha bisa memanfaatkannya dengan baik dan hasilnya cukup memuaskan.

Harus diketahui sebenarnya, konsep tersebut tidak jauh berbeda dengan investasi peer to peer lending. tetapi, perbedaan mendasar adalah sistem dari peer to peer lebih ke arah pinjaman atau fintech.

Model seperti ini di Indonesia sebenarnya sudah cukup banyak. Bahkan, beberapa perusahaan sudah mulai mencobanya. Crowdsourcing adalah wadah tempat berkumpulnya para freelancer handal dan berkualitas, para pengusaha bisa memanfaatkannya.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!