Home » C2C Adalah? dan Berikut Contohnya Dalam Perkembangan Bisnis

C2C Adalah? dan Berikut Contohnya Dalam Perkembangan Bisnis

C2C adalah konsep penjualan yang dilakukan antara customer dengan customer. Zaman sekarang konsep seperti ini, begitu mudah dilakukan bahkan, modal yang dibutuhkan tidak terlalu banyak.

Apalagi, setelah internet mulai masuk dan perannya sangat dibutuhkan oleh semua kalangan. Membuat konsep dalam penjualan berkembang lebih jauh. Salah satunya adalah sistem jual beli di E-commerce.

Dimana, semua pelaku usaha akan bertindak sebagai penjual yang menjual semua barangnya. Sekaligus, pembeli untuk membeli berbagai kebutuhan. Model bisnis seperti ini sangat disukai oleh semua orang sehingga, pertumbuhannya cukup pesat.

Menjalankan sistem consumer to consumer mempunyai kelebihan yang harus diperhatikan. Dimana, pelaku usahanya sendiri tidak membutuhkan toko fisik. Bisa dilakukan dari Rumah saja, asalkan semua produk tersedia.

Dengan begini, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak modal. Setidaknya, hanya Rp100 ribu saja untuk kebutuhan seperti logo dan mengubah bahan baku menjadi barang jadi, hingga proses promosi.

Walau semua kebutuhan sudah tersedia di E-Commerce dan pelanggannya tertentu saja. Anda harus memikirkan bagaimana caranya menarik seluruh konsumen agar bisa membeli produk yang ditawarkan.

Sayangnya, Anda harus berjuang ekstra keras untuk meraih hati para pelanggan. Karena, dalam E-Commerce tersebut mempunyai banyak penjual dengan produk sama hanya saja yang membedakan adalah kualitasnya.

Yang Harus Diperhatikan Dalam C2C

C2C Adalah dan Contohnya 1

Harus diketahui bahwa, semua akses dalam melakukan jual beli tersebut melalui bisnis online. Jadi, Anda sendiri harus memastikan bahwa produknya secara keseluruhan bagus dan sesuai dengan gambar

Salah satu kunci sukses menjalankan konsep consumer to consumer adalah kepercayaannya. Karena, kedua pelaku tidak bisa saling bertemu. Walaupun sistem Customer Service, Namun kalau produknya kurang berkenan tingkat kesuksesan berkurang.

Apalagi, ada indikator penting yang harus diperhatikan oleh setiap penjual. Seperti, komentar orang lain setelah membelinya. Serta, penilaian secara keseluruhan melalui bintang sebagai tanda apakah mereka puas atau tidak.

Tingkat kepuasan tersebut harus dijaga dengan baik. Jangan sampai ada komentar buruk, sehingga kemungkinan mendapatkan keuntungan tinggi bisa tercapai dalam waktu singkat. Begitu juga kerugiannya.

C2C seperti ini, perlu berbagai macam tips dan trik agar konsumen tetap melihat produk Anda. Salah satunya adalah terus update ke berbagai media sosial termasuk, komentar pelanggannya

Apalagi, saat ini sudah ada teknologi foto dan video. Semua calon pembeli yang melihatnya akan semakin percaya bahwa, barang milik Anda ini mempunyai kualitas terbaik.

Apakah sistem promo bisa berhasil? Sayangnya, pelanggan sekarang sudah pintar bagaimana memilih produk termasuk online. Mereka paham mana berkualitas dan tidak. Jadi, sistem seperti ini kembali ke mereka.

Semakin percaya dan yakin, maka konsep dari c2c ini tidak akan terpengaruh oleh harga miring. Kecuali, ada dua persaingan ketat dan sama-sama bagus. Pengaruhnya akan terasa.

Metode Pembayaran C2C

C2C Adalah dan Contohnya 1

Kesuksesan sebuah bisnis harus diperhatikan benar mengenai kemudahan dalam melakukan apa saja. Salah satunya adalah bagaimana sistem pembayarannya. Apakah Masih sulit atau sudah mengikuti perkembangan zaman.

Metode seperti ini bisa dikatakan penting. Tetapi, di sisi lain juga tidak penting. Karena, tidak banyak orang tahu dengan sistem tersebut. Misalnya, menggunakan mobile banking, atau atm banking.

Tetapi, bagi beberapa orang hal ini memang perlu. Terutama, bagi mereka yang cukup sibuk dengan berbagai pekerjaan lain. Cukup dari Rumah tinggal transfer sudah selesai.

Hanya saja dalam menjalankan c2c pada sistem pembayaran harus diperhatikan dulu mengenai sistem keamanannya. Jangan menggunakan teknik sembarangan hingga dampaknya tidak bagus untuk usaha Anda.

Menariknya, sistem marketplace zaman sekarang sudah bagus. Semua transaksinya bisa dipertanggung jawabkan. Jadi, tidak perlu khawatir melakukan pembayaran tersebut.

Walaupun sistem ini juga ada kekurangan. Misalnya, melakukan pembayaran dengan berbeda bank. Maka, pelanggan wajib membayar perbedaan tersebut dengan harga tertentu, sesuai dengan kebijakan bank.

Selain itu, sebagai konsumen bisa juga melakukan pembayaran melalui dompet khusus dari marketplace. Cukup lakukan topup saja, lalu pada proses akhir bisa menggunakannya dengan mudah.

Biasanya, dengan metode dompet tersebut. Ada beberapa promo menarik akan diberikan. Bisa dikatakan bahwa, menggunakan kesempatan tersebut cukup menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Contoh C2C Beserta Perkembangannya

C2C Adalah

Dalam perkembangannya, konsep ini sering dilakukan oleh berbagai kalangan. Terutama, bagi mereka yang membutuhkan tambahan pendapatan. Karena, kemudahannya membuat langkah ini dijadikan sebagai pilihan utama.

Bagi Anda yang ingin mencobanya, begitu mudah. Cukup lihat dulu apa produk yang memang dibutuhkan oleh pelanggan lainnya. Boleh mengikuti tren yang ada. Hanya saja harus perhatikan bagaimana kualitasnya.

Lihat juga pangsa pasarnya seperti apa. Carilah yang memberikan peluang dan kesempatan paling besar. Sebenarnya, boleh mengambil yang lebih spesifik. Misalnya, kaos khusus untuk bayi.

C2C harus mengedepankan tingkat perhatian yang tinggi. Jadi, dalam mengembangkan ide dan gagasannya dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Misalnya, saat membuka media sosial.

BACA JUGA:

Ternyata, ada sejumlah barang yang dibutuhkan. Dari sini Anda bisa memberikan semua kebutuhan tersebut dengan mudah dan murah. Atau mendapatkan ide dari percakapan antar teman.

Jadi, salah satu teknik terbaik dalam agar konsep ini bisa berkembang pesat adalah kepekaan, jaringan, hingga koneksi luas. Lebih disarankan dalam menjalankan teknik adalah Jastip atau jasa titip.

Metode yang saat ini sedang menjadi tren. Apalagi, saat pemerintah memberlakukan pembatasan. Mendirikan usaha seperti ini bisa memberikan pendapatan tidak sedikit. Harus diakui teknik penjualan consumer to consumer memang menguntungkan.

Menjalankan berbagai konsep bisnis memang tidak boleh asal. Ketahui dulu tekniknya secara mendalam. Terutama soal strategi saat menerapkan c2c adalah dan contohnya sebagai cara Anda dalam menjalankan usaha.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!