Home » Apa Itu Call to Action (CTA), Jenis dan Penempatannya Paling Efektif

Apa Itu Call to Action (CTA), Jenis dan Penempatannya Paling Efektif

Dalam dunia pemasaran digital, call to action menjadi bagian dari iklan yang membimbing calon konsumen untuk melakukan keinginan pemilik website. Contoh paling sederhana yaitu “beli sekarang”, supaya calon konsumen membeli.

Bisnis dan pemasaran, keduanya berjalan beriringan serta saling berkaitan satu sama lain. Salah satu metode memanfaatkan kegiatan promosi digital yaitu menggunakan CTA button, bisa dibilang sangat efektif.

Semakin banyak informasi dapat ditampilkan pada konsumen potensial, maka semua pihak terlibat pada kegiatan pemasaran akan menjadi semakin untung. Maka dari itu, sangat penting memahami tips membuat CTA sesuai kebutuhan.

Singkat kata, CTA adalah sebuah trigger berwujud gambar, ucapan, atau teks, bertujuan untuk mendorong pengunjung situs melakukan action tertentu. Misalnya membeli produk atau jasa, subscribe, atau membaca artikel.

Tips Call to Action Paling Efektif

Gunakan kalimat perintah tegas untuk memulai CTA button di website Anda, semua tentang kejelasan serta keringkasan kalimat yang digunakan. Sangat penting untuk langsung ke inti apabila tidak ada cukup ruang.

Jika Anda merupakan seorang agen pemasaran yang sedang membagikan tips terbaru, pastinya pembaca atau pemirsa diharapkan langsung memahami inti pesannya. Gunakan kalimat seperti “unduh informasi ini sekarang” karena lebih efektif.

Penggunakan kata-kata pembangkit emosi atau antusiasme sangat diperlukan untuk memperoleh respon bagus dari para visitor website. Contohnya seperti “beli sekarang dan dapatkan potongan 50%” supaya konsumen lebih tertarik.

Bagi seseorang dengan planning liburan bersama keluarga misalnya, CTA seperti “rencanakan liburan impian sekarang juga” akan membangkitkan ide mengenai trip bersama keluarga. Hal ini juga meningkatkan peluang seseorang melakukan klik.

Berikan pengunjung alasan mengapa harus meng-klik tulisan tersebut. Dengan kata lain tawarkan benefit mengenai value atau selling point unik. USP (unique selling point) merupakan aspek terpenting untuk memperoleh leads baru.

Menciptakan sebuah USP dan call to action terkombinasi merupakan langkah strategis menciptakan CTR atau seberapa banyak orang meng-klik. Contoh paling tepatnya yaitu “hubungi sekarang untuk mendapat konsultasi gratis”.

Manfaatkan FOMO atau Fear of Missing Out, dengan kata lain rasa takut para calon konsumen jika melewatkan penawaran terbatas. FOMO merupakan motivator bagi sebagian orang, sayang jika melewatkan kesempatan emas.

FOMO paling tepat digunakan untuk menginformasikan diskon atau promosi terbatas sebuah perusahaan bisnis. Calon konsumen akan merasa kesulitan saat menerima banyak pesan penawaran bertubi-tubi, apalagi jika sedang musim liburan.

Pahami tren penggunaan perangkat pada calon konsumen, sehingga Anda dapat melakukan kostumisasi berdasarkan perangkat tersebut. Karena setiap pengguna perangkat mempunyai kebiasan melihat iklan berbeda tergantung kebutuhannya.

Jenis Call to Action, Apa Saja?

CTA umumnya dibuat dengan menyertakan link untuk mengarahkan visitor situs ke halaman tertentu, sehingga penempatannya pasti di tempat menonjol. Supaya lebih menarik, gunakan warna cerah.

  1. Pengisian Formulir

Setelah berhasil masuk ke landing page, para pengunjung situs harus mengisi formulir data diri berupa nama, email, nomor telepon, dan sebagainya. Pemilihan kata harus tepat supaya bisa mendapatkan leads baru.

  1. Tombol Baca Selengkapnya

CTA tidak harus selalu memperoleh leads untuk membeli produk atau jasa, bahkan mendaftarkan diri menjadi member. Tombol baca selengkapnya dapat digunakan untuk mengarahkan konsumen ke artikel dalam situs.

  1. Penawaran Produk atau Jasa

Salah satu fungsi situs yaitu memperkenalkan suatu produk atau jasa yang Anda tawarkan kepada para pembaca. Umumnya penawaran produk atau jasa berwujud kalimat “beli sekarang” atau “daftar sekarang”.

  1. Social Sharing

Social sharing berfungsi untuk membagikan sebuah artikel atau konten melalui media sosial apapun, biasanya diletakkan pada bagian akhir. Anda akan sering menemui kalimat berupa tawaran membagikan di sosial media.

  1. Lead Nurturing

Lead nurturing ditujukan bagi para leads, namun belum melakukan transaksi pembelian sebuah produk atau jasa tertentu. Jenis lead nurturing umumnya memberikan tawaran berupa uji coba secara gratis.

  1. Menyelesaikan Penjualan

Ketika leads telah terkumpul, kini saat yang paling tepat untuk mengubahnya menjadi pelanggan tetap menggunakan jenis CTA penyelesaian penjualan. Sampaikan maksud secara jelas menggunakan kalimat persuasif.

  1. Promosi Event

Promosi event dimaksudkan supaya sebuah acara dapat dikenali serta dihadiri banyak orang, misalnya webinar atau acara lain. Menggunakan call to action akan meningkatkan jumlah kunjungan pada sebuah event.

Penempatan Call to Action Sebaiknya Dimana?

Berdasarkan penelitian Nielsen Norman Group, sebuah firma penelitian user experience menyatakan bahwa para pengguna internet cenderung membaca konten dimulai dari kiri atas. Itulah mengapa banyak situs meletakkan CTA di atas.

Teks CTA kerap ditemui terletak pada bagian bawah sebuah halaman situs, setelah artikel selesai, atau dekat footer. Tujuannya supaya pengunjung tidak cepat meninggalkan situs setelah membaca sebuah informasi.

Penempatan pada area sticky header juga sering ditemui, dengan kata lain menempel bersama bagian atas header. Para pengunjung situs akan dimudahkan saat hendak kembali ke awal karena tidak perlu scroll.

Bagian sidebar merupakan salah satu pilihan untuk memicu para pengunjung melakukan action, namun penempatannya terbilang ideal sehingga tidak mengganggu layar. Pastikan menampilkan visual yang menonjol.

Pop up atau slide up dapat dijadikan alternatif lain supaya calon konsumen mau meng-klik teks, gambar, atau tombol tersebut. Sifat pop up adalah muncul tiba-tiba, sehingga mudah dilihat pengunjung website.

Beberapa perusahaan atau brand bahkan langsung memberikan CTA pada halaman utama tanpa basa-basi, langsung to the point. Bagi brand besar, hal semacam ini merupakan langkah percaya diri.

Berbagai teknik penempatan di atas harus didasarkan pada kebutuhan website Anda sebagai pemilik usaha. Usahakan sebelum memutuskan menggunakan call to action, lakukan beberapa tips yang memudahkan.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!