Home » Mengenal Metode Value Proposition Canvas Dalam Dunia Bisnis

Mengenal Metode Value Proposition Canvas Dalam Dunia Bisnis

Jika ingin memulai bisnis, gunakan metode value propositon canvas untuk bisa mengatur pergerakan Anda. Selain itu, juga dapat memberikan Anda gambaran jelas serta memahami produk yang akan dipasarkan. Jadi, Anda tidak asal melakukan bisnis secara sembarangan.

Sebenarnya, ini adalah cara atau alat yang bisa dilakukan pelaku bisnis, untuk bisa memahami konsumen dengan baik. Jika telah memahami sasarannya, pebisnis akan membuat produk yang paling dibutuhkan oleh para pelanggan.

Jadi, jika Anda menggunakan value proposition canvas sebagai alat dan metode berbisnis, maka akan semakin tahu apa yang diinginkan konsumen serta fokus ke mereka. Pada akhirnya, semua rencana dapat dipetakan dengan baik.

Kinerja Value Proposition Canvas Dalam Mengelola Bisnis

value propositon canvas

Sebelum kami membahas tentang canvas dalam metode berbisnis, kami akan memberitahu dulu tentang value propositon sebenarnya. Fungsi dari value propositon sendiri adalah suatu elemen sangat penting, agar produk yang dipasarkan laris.

Anda harus meneliti dulu, apa yang dibutuhkan kebanyakan masyarakat saat ini, kemudian dibuat rencana pemasarannya dengan menunjukkan beberapa kelebihan dari produk tersebut. Bisa juga sebagai alat untuk melariskan barang dagangan dengan cara cerdas.

Lalu apa maksud sebenarnya dari value proposition canvas? Jadi, ini adalah bentuk representasi dari gambaran bisnis yang akan diterapkan nantinya. Bentuknya berupa lembaran kertas berisi hal-hal yang penting. Isi dari lembaran kertas tersebut berupa :

  1. Penjelasan detail mengenai bisnis akan dijalankan untuk meraih kesuksesan.
  2. Dan juga terdapat diagram cukup sederhana yang didalamnya diisi aktivitas bisnis yang hendak dilakukan.

Lalu, apa tugas pebisnis yang menggunakan lembaran kertas tersebut? Tentu saja mereka harus mengisi rencana usaha secara lebih detail untuk mengetahui kelebihan produk. bila ada kekurangan, bisa segera ditemukan.

Bisa dikatakan pula bahwa metode ini berupa kerangka kegiatan bisnis. Tujuannya, untuk mencocokkan antara pasar dan produk. entah itu barang atau jasa, tempatkan saja pada posisi sama, agar tahu apa yang dibutuhkan pelanggan.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa dalam lembaran kertas tersebut, selain penjelasan detail rencana, juga terdapat diagram. Berikut ini, akan kami gambarkan komponen dari diagram canvas tersebut:

value proposition canvas adalah

Diagram Bulat

Isi kertas value proposition canvas untuk diagram bulat biasanya dibuat sebagai fungsi mengetahui dan membaca tentang potensi produk di pasaran. Dimulai dari apa yang dibutuhkan konsumen.

Lalu, apa saja detail isi dalam diagram bulat itu? berikut adalah penjelasan secara ringkasnya :

  • Customer job

Untuk bagian ini biasanya akan dijelaskan mengenai problem dan keinginan pelanggan. Jika mengisi bagian ini, maka pelaku bisnis seperti bisa menggambarkan kemauan pelanggan berdasarkan perspektif:

– Emosional
– Sosial
– Dan fungsional.

  • Pain

Karena tidak tahu apakah nanti rencana yang telah disusun dapat berhasil, kemungkinan dapat memberikan result negatif. Itu berkaitan dengan perilaku konsumen.

Apabila tidak ingin terjadi hal buruk, poin a harus diulang semaksimal mungkin agar terencana dan diaplikasikan secara baik.

  • Gain

Sifatnya positif, sebab menunjukkan apa yang disukai oleh pelanggan dan juga faktor kepuasan mereka terhadap produk buatan Anda. Bisa juga gain digunakan untuk membaca pikiran konsumen.

Diagram Kotak

Seperti pada diagram bulat, jenis ini juga memiliki 3 jenis bagian yang menggambarkan rancangan bisnis dan pemasaran produknya. Diawali dengan kata tanya mengapa atau kenapa, tiap bagian memiliki respon dari pelanggan.

Dalam value proposition canvas diagram kotak hanya terfokus pada fitur, fungsi dan keuntungan yang akan didapat, jika memenuhi tujuan diinginkan. Berikut 3 bagian tersebut :

  • Produk dan pelayanan

Sebenarnya hanya fokus pada produk, hanya saja jenis diberikan standar atau premium. Pelayanan nantinya akan diterapkan, mulai direncanakan dengan baik.

  • Pain reliever

Pada kolom ini menulis sisi negatif dari pandangan konsumen terhadap barang ditawarkan. Tidak perlu mendetail. Paling penting intinya saja dan apa yang harus dilakukan bila terjadi masa negatif ini.

  • Gain creator

Kolom ini harus menuangkan ide dan gagasan menarik. Tujuannya agar menemukan sesuatu unik dan menarik, sehingga memberikan pengalaman baru pelanggan terhadap produk Anda.

Elemen Penting

Value proposition canvas

Selain dari diagram value proposition canvas yang telah kami sampaikan di atas, Anda juga harus tahu bahwa rancangan bisnis canvas semakin sempurna bila paham beberapa elemen wajib di dalamnya.

Elemen ini penting, karena dapat memberikan ide atau gagasan baru dalam menggerakkan usaha. Serta tahu rencana ke depannya seperti apa. Berikut beberapa elemen dalam model bisnis canvas ini :

  1. Newset. Berkaitan dengan produk yang ditawarkan oleh perusahaan terkait.
  2. Performa, bagaimana kinerja barang tersebut di pasaran.
  3. Customization, berkaitan dengan fleksibilitas. Penawaran yang dilakukan harus sesuai dengan kebutuhan dan permintaan pelanggan.
  4. Problem sloving, barang ditawarkan itu mampu menjawab dan mengatasi masalah pelanggan.
  5. Desain, kaitannya dengan pandangan atau pendapat pelanggan akan visual dari barang ditawarkan.
  6. Kemudian harga. Bila memberikan rate harga murah, semakin diminati. Terlebih lagi bila kualitasnya bagus.
  7. Brand atau juga bisa dibilang status. Semakin banyak pelanggan menggunakan produk perusahaan itu, semakin tinggi statusnya di mata masyarakat.
  8. Dan terakhir adalah aksesibilitas. Sederhananya, setiap pelanggan mampu mendapatkan barang ditawarkan itu dengan mudah, tanpa harus melalui proses panjang.

BACA JUGA: Prospek Kerja Administrasi Bisnis

Sebaik-baiknya suatu bisnis memang diawali dengan perencanaan paling matang. Terlebih lagi jika modalnya besar, lakukan kerangka bisnis dengan baik. Value proposition canvas adalah alat terbaik untuk memulai suatu usaha agar meminimalisir kegagalan.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!