Home » Pengertian Buyer Persona Serta Fungsi dan Manfaatnya Dalam Bisnis

Pengertian Buyer Persona Serta Fungsi dan Manfaatnya Dalam Bisnis

Buyer persona merupakan salah satu istilah yang begitu dikenal dalam sebuah bisnis. Kini, semakin besar saja persaingan yang terjadi dan dihadapi oleh para pengusaha dan berlomba-lomba untuk melakukan berbagai usaha marketing.

Berbagai teknik mulai dilakukan mulai dari memasang iklan untuk mendapatkan simpati dari banyak orang. Iklan yang dipasang sangat bervariasi mulai dari sosial media hingga ada yang menggunakan teknik ini.

Mengenal Apa Itu Buyer Persona

Buyer Persona adalah
jumpseller.com

Istilah ini sebenarnya sudah seringkali dijumpai di kalangan para pengusaha. Meskipun begitu, tidak sedikit para pebisnis masih belum paham secara terperinci.

Pengertian dari buyer persona adalah orang namun fiktif dan memang sengaja diciptakan dengan maksud untuk dijadikan seolah-olah seperti target konsumen. Ini akan mewujudkan siapa akan menjadi konsumen terbaik sehingga Anda akan menjadi lebih mudah dalam mengambil keputusan.

Orang bayangan diciptakan sebagai konsumen tersebut adalah pengusaha itu sendiri. Bagaimanapun juga, Anda sebagai seorang pebisnis lah lebih mengetahui tentang produk barang maupun jasa untuk dijual.

Untuk bisa menggunakan buyer persona, Anda butuh memiliki khayalan. Khayalan ini nantinya akan dijadikan sebagai suatu tindakan untuk menciptakan hal tersebut.

Hal ini sangat diperlukan dalam sebuah bisnis sebagai ujung tombak dalam meraih keberhasilan. Kelanjutan bisnis akan menjadi lebih baik jika Anda mempertimbangkan hal ini.

Ada beberapa hal penting harus dipikirkan ketika Anda sebagai pebisnis akan menentukan hal tersebut. Beberapa hal penting tersebut antara lain adalah data pribadi, tingkah laku, dan kebiasaan berbelanja.

Detail Lengkap dari Buyer Persona

pengertian buyer persona

Sebelum Anda menentukan bayangan dari diri Anda, maka detail lengkap mulai dari data pribadi, tingkah laku. Serta kebiasaan berbelanja akan dijelaskan secara lebih lanjut di bawah ini.

  1. Data diri pribadi

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, buyer persona merupakan bayangan dari diri Anda sendiri untuk menentukan seberapa baik dari bisnis Anda jalankan. Data pribadi diperlukan akan mempengaruhi gambarannya.

Data pribadi harus menggambarkan setiap orang akan menjadi konsumen. Gambaran perlu diketahui antara lain terkait dengan nama konsumen, jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, status pernikahan, hingga apakah sudah memiliki anak atau belum.

  1. Kebiasaan berbelanja

Setalah Anda mendapatkan data pribadi dari konsumen, kebiasaan berbelanja juga perlu diteliti dengan lebih lanjut. Kebiasaan berbelanja perlu diketahui antara lain meliputi hal di bawah ini.

  • Cara orang tersebut mengetahui suatu produk apakah merupakan saran dari teman, melalui iklan, maupun melalui internet.
  • Kebiasaan dalam berkomunikasi seperti melalui telepon, email, atau melakukan komunikasi secara langsung.
  • Cara belanja biasa dilakukan apakah secara offline atau langsung maupun secara online
  • Cara mencari informasi suatu produk apakah ia mencarinya melalui internet atau mencarinya dengan cara lain.
  1. Tingkah laku

Tingkah laku merupakan hal penting untuk dipikirkan ketika Anda akan membangun buyer persona. Gambaran ini akan menghasilkan bayangan terbaik nantinya.

Tingkah laku konsumen yang harus diketahui adalah hobi, hal yang disukai, social media yang biasanya digunakan, serta forum online diikuti. Hal ini sangat penting untuk diketahui agar gambaran yang akan didapatkan pas.

Jika Anda sudah memulai sebuah bisnis, maka penting sekali untuk menentukan strategi tepat. Dengan demikian, bisnis akan berjalan dengan lebih baik.

Keberadaan dari bayangan konsumen ini memang membutuhkan waktu, biaya, dan tenaga. Dengan demikian, konsumen fiktif tersebut akan menjadi lebih cepat jadi dan mempercepat pengelolaan bisnis Anda.

Fungsi dan Manfaat Buyer Persona

buyer persona

Dari beberapa penjelasan di atas sudah dijelaskan bahwa hal ini sangat menunjang bisnis menjadi berkembang lebih baik lagi. Olah karena itu, setiap pebisnis perlu sekali untuk mempertimbangkan hal tersebut.

Ini menjadi bagian dari strategi marketing dan bisa memberikan keuntungan besar bagi usaha Anda jalankan. Beberapa manfaat atau keuntungan yang bisa didapatkan dengan menjalankan konsumen fiktif adalah sebagai berikut.

  1. Memahami konsumen bagaimana mereka mengambil keputusan

Setiap konsumen memiliki cara tersendiri dalam mengambil sebuah keputusan. Pengambilan keputusan tersebut akan berpengaruh dengan jadi tidaknya konsumen dalam membeli produk yang Anda jual.

Dengan adanya konsumen fiktif tersebut, target pemasaran akan menjadi lebih jelas. Penjualan akan menjadi lebih baik dan hasil yang didapatkan akan menjadi lebih meningkat.

  1. Usaha pemasaran lebih meningkat

Buyer persona menjadi salah satu hal yang akan membuat pemasaran menjadi lebih meningkat. Pemasaran baik akan membuat penjualan menjadi lebih baik dan mendapatkan konsumen yang lebih banyak.

  1. Identifikasi keinginan konsumen

Melakukan identifikasi pada kebutuhan konsumen haruslah dilakukan dengan baik dan tepat. Lakukan identifikasi mengenai kebutuhan serta keinginan konsumen tentang produk apa saja yang Anda jual.

BACA JUGA: Ide Membuat Virtual Event

  1. Membuat produk layanan baru

Konsumen fiktif ini merupakan sebuah layanan yang bisa membuat keinginan konsumen sesuai dengan apa yang Anda jual. Hal ini akan membuat pihak konsumen maupun penjual menjadi sama-sama untung.

  1. Menentukan strategi pemasaran

Strategi pemasaran yang lebih efektif memang harus diciptakan agar usaha yang Anda jalankan menjadi lebih efisien. Dalam hal tersebut, konsumen fiktif ini sangat berpengaruh dalam menjalankan strategi pemasaran.

Keberadaan dari konsumen fiktif tersebut memang mempengaruhi strategi pemasaran. Jadi, perusahaan harus memberikan anggaran yang tepat untuk menentukan strategi pemasaran yang dipilih.

Anda bisa melakukan pengelolaan uang sebaik mungkin dengan melibatkan konsumen fiktif tersebut. Usaha yang dijalankan akan menjadi lebih meningkat.

Kemudahan dalam melakukan pengembangan usaha ini sudah mulai dilakukan oleh banyak orang. Maka, sebagai pebisnis masa kini Anda harus mempertimbangkan buyer persona mulai sekarang.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!