Home » Perbedaan Investasi Jangka Pendek dan Investasi Jangka Panjang Serta Contohnya

Perbedaan Investasi Jangka Pendek dan Investasi Jangka Panjang Serta Contohnya

Investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang memiliki keuntungan yang berbeda-beda, tentunya juga dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing. Sehingga manfaat yang diberikan nantinya akan lebih terasa. Karena dipilih sesuai kebutuhannya masing-masing.

Selain itu agar mendapatkan return maksimal, maka investor harus benar-benar memilih jenis yang sesuai dengan tujuannya. Sehingga pahami dengan baik apa perbedaan dari investasinya untuk waktu panjang atau pendek.

Berinvestasi untuk waktu panjang berarti memiliki tujuan digunakan dalam kehidupan masa mendatang serta dibutuhkan dalam waktu lama. Sedangkan waktu pendek maka berinvestasi dalam waktu yang singkat untuk menikmati hasilnya.

Maka dari itu, berinvestasi harus mengerti tujuannya, jangan hanya melakukan investasi tetapi tidak mengetahui tujuan investasinya. Justru Anda tidak akan berusaha untuk menaikkan jumlah investasinya atau mempelajari lebih lanjut.

Berinvestasi dalam waktu singkat ataupun lama sama-sama bagus untuk tabungan kedepannya. Akan tetapi, tujuan maupun kebutuhannya berbeda. Sehingga pastikan dengan benar, jangan sampai salah melakukan investasinya agar lebih bermanfaat.

Investasi Jangka Pendek dan Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang memiliki modal yang berbeda. Dengan begitu, Anda harus tahu mengenai modal dari keduanya. Apabila melakukan dalam waktu singkat modalnya cenderung lebih kecil.

Sedangkan modal untuk berinvestasi dalam waktu lama, maka modal yang harus disiapkan juga besar. Sehingga sebelum itu, Anda harus menyiapkan modal besar. Jika berinvestasi modal kecil maka keuntungannya juga kecil.

Untuk waktu pendek resikonya jauh lebih besar dibandingkan dengan waktu lebih lama. Hal tersebut dikarenakan pergerakan harga pasar yang tidak stabil. Sehingga keuntungannya tidak bisa dipastikan besar atau kecilnya.

Jenis Investasi Jangka Pendek dan Investasi Jangka Panjang

Investasi Jangka Pendek dan Investasi Jangka Panjang

Untuk lebih mengenali jenis kedua investasinya tersebut maka Anda harus tahu lebih lanjut mengenai informasi keduannya. Berikut beberapa informasi mengenai investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang.

  1. Berinvestasi dalam jangka pendek

Reksadana pasar uang ini menjadi salah satu jenis yang cukup banyak diminati. Ia juga termasuk dalam investasi dengan jangka pendek. Karena modalnya juga kecil dan dapat dicairkan sewaktu-waktu.

P2P lending menjadi instrument investasinya dan dapat dipilih Anda yang menginginkan keuntungan dalam waktu lebih singkat. Apalagi sekarang sudah banyak tersedia perusahaan teknologi dengan sistem P2P Lending serta return tinggi.

  1. Berinvestasi dalam jangka panjang

Berinvestasi saham dikenal memiliki keuntungan maupun risiko yang sama besarnya. Oleh sebab itu, produk investasinya ini cocok digunakan oleh mereka dengan profil risiko agresif. Serta mau menanggung risiko tersebut.

Itulah menjadi alasan bahwa berinvestasi saham akan membuat Anda memperoleh keuntungan lebih besar. Bahkan Anda dapat menghasilkan keuntungan maksimal dalam waktu sekitar 5 tahun ataupun lebih.

Jenis reksadana saham juga dapat Anda pilih untuk berinvestasi dalam waktu panjang. Akan tetapi saham langsung serta reksadana saham mempunyai perbedaan. Saham langsung maka Anda sendiri yang mengelolanya.

Apabila redaksana saham, maka dana tersebut dikelola manajer investasinya. Walaupun begitu, keuntungan keduannya sama-sama besar. Sehingga reksadana saham bisa menjadi salah satu yang bisa Anda pilih.

Bahkan ia sangat cocok sebagai salah satu tabungan di masa depan atau di hari tua. Apalagi jika reksadana saham, Anda tidak perlu mengelola uangnya sendiri seperti saham langsung.

Contoh Keuntungan Berinvestasi Jangka Panjang dan Pendek

Investasi Jangka Pendek dan Investasi Jangka Panjang

Supaya dapat memilih jenis yang tepat maka ketahui dengan baik return. Apakah sesuai kebutuhan Anda atau tidak. Berikut contoh perhitungan keuntungan investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang.

Apabila Anda bekerja dalam perusahan swasta kemudian gaji perbulannya adalah 10 juta. Berdasarkan teori agar Anda bisa melakukan investasi maka sisakan sebesar 10%. Maka investasi Anda sebesar 1 juta perbulan.

Berikut contoh perhitungan investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang.

  • Jangka pendek

Apabila Anda mengeluarkan dana 1 juta perbulannya untuk berinvestasi di reksadana pasar uang. Maka Anda nanti akan memiliki dana investasi instrumen sebesar 1x 12 bulan yaitu sama dengan 12 juta.

Untuk menghitung return yang dapat diterima dalam satu tahun mencapai 6,35% dikelola oleh reksadana mega dana kas. Maka keuntungannya yaitu 12 juta x 6,35 yaitu 762 ribu.

Akan tetapi, keuntungannya itu belum dikurangi oleh manajemen aset sebesar 50 ribu. Sehingga keuntungan bersih dalam satu tahun adalah 762-50 ribu yaitu 712 ribu rupiah.

  • Jangka lebih panjang

Sesuai dengan namanya, investasi dalam waktu panjang ini berarti investor menanamkan modalnya selama 5 tahun ataupun lebih. Jika Anda masih takut bermain saham maka lebih baik memilih reksadana saham.

Misalnya Anda melakukan investasi sebesar 1 juta perbulan. Maka 1 juta x 60 bulan hasilnya adalah 60 juta. Berarti return dalam tahun sebesar 89,71% yang sudah dikelola oleh manajer.

Maka keuntungan kotornya adalah 60 juta x 89,71% yaitu 53. 826.000. Sedangkan untuk return bersihnya yaitu 53.826.000- 100.00 hasilnya adalah 53.726.000. Tentu hasil yang sangat mengguntungkan.

Mendapatkan Beberapa Keuntungan yang Maksimal

Investasi Jangka Pendek dan Investasi Jangka Panjang

Walaupun keuntungan dapat dihasilkan tinggi, Anda juga dapat menambah kekayaan menggunakan investasi tersebut. Bahkan Anda dapat mengalihkan keuntungannya tersebut untuk hal lain seperti melakukan bisnis.

Untuk menghasilkan keuntungan yang tinggi, gunakan dengan baik program tersebut untuk modal usaha. Sehingga berinvestasi bukan hanya langsung dihabiskan begitu saja. Namun, dapat digunakan untuk modal usaha.

BACA JUGA: Cara Kerja Investasi Syariah dan Tips Menjalankannya

Walaupun modal besar atau kecil, tetapi jika dapat dimanfaatkan dengan baik maka keuntungannya bisa luar biasa. Sehingga pilih investasi yang sekiranya cocok untuk Anda baik jangka panjang maupun pendek.

Beberapa orang juga bisa melakukannya namun harus memiliki tujuan dari berinvestasi tersebut. Sehingga investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang bisa dimanfaatkan dengan baik keuntungannya.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!