Home » Stakeholder Adalah? Ini Pengertian, Peran, Fungsi dan Macam Jenisnya

Stakeholder Adalah? Ini Pengertian, Peran, Fungsi dan Macam Jenisnya

Stakeholder adalah salah satu kata yang mungkin sudah sering Anda dengar. Akan tetapi tidak sedikit orang yang belum mengerti artinya dengan baik.

Secara sederhana stakeholder dapat disebut sebagai orang atau pihak yang memiliki pengaruh atau dipengaruhi dalam sebuah lingkup tertentu. Jadi jika Anda merupakan seorang karyawan maka bagian dari stakeholder perusahaan di mana Anda bekerja.

Pada awalnya, mungkin stakeholder hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang berkecimpung langsung pada suatu perusahaan atau organisasi tertentu. Akan tetapi saat ini lingkupnya semakin meluas.

Karena di era modern seperti saat ini ada banyak sekali pemangku kepentingan yang mempengaruhi sebuah perusahaan untuk mengambil sebuah keputusan. Saat ini Pemerintah juga disebut sebagai stakeholder dari sebuah perusahaan.

Salah satu alasan utamanya pemerintah merupakan stakeholder adalah kebijakan yang diambil oleh pemerintah akan mempengaruhi juga keputusan yang akan diambil oleh banyak pihak termasuk para perusahaan. Itu sebabnya mengapa pemerintah disebut sebagai stakeholder.

Biasanya semakin besar lingkup dari perusahaan atau organisasi maka semakin banyak stakeholder yang terlibat. Untuk menyelaraskan setiap stakeholder juga bukan merupakan hal yang mudah, apalagi jika ini harus menggabungkan pemikiran dari orang yang banyak.

Oleh karena itu ketika Anda, membangun sebuah perusahaan harus mengerti cara menyatukan seluruh stakeholder agar semuanya berjalan dengan lancar. Tanpa kerjasama dari Semua stakeholder yang terlibat tentunya akan membuat ada sesuatu yang terhambat.

Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Stakeholder

Apa Itu Stakeholder

Stakeholder adalah sebutan bagi sekelompok orang atau bagian yang memiliki pengaruh terhadap suatu perusahaan, organisasi, atau instansi. Sebagai contoh dalam perusahaan maka yang disebut sebagai stakeholder yaitu adalah karyawan, pemegang saham, kreditor, dan masih banyak lagi lainnya.

Secara sederhana stakeholder dapat diartikan sebagai semua pihak yang terkena dampak atau memberikan dampak tertentu terhadap suatu perusahaan baik secara langsung atau tidak langsung. Sampai disini seharusnya Anda sudah mengerti apa itu arti dari stakeholder.

Sebuah perusahaan tentunya harus menyelaraskan tujuan dari semua stakeholder jika ingin meraih kesuksesan. Oleh karena itu sangat penting bagi Anda untuk bisa menyatukan semua stakeholder ketika ingin membangun sebuah perusahaan yang sukses.

Karena dalam sebuah perusahaan setiap stakeholder memiliki perannya masing-masing. Oleh karena itu setiap stakeholder adalah bagian penting dari perusahaan yang harus mendapatkan ruang dan kesempatan yang sama.

Karena ketika salah satu stakeholder memiliki tujuan yang berbeda mungkin saja akan membuat semuanya berantakan. Ini merupakan salah satu hal yang harus sangat diperhatikan.

Ketika sebuah tim tidak berjalan seirama tentunya hasilnya tidak akan maksimal. Oleh karena itu sangat penting bagi Anda untuk memahami dan memperhatikan dengan baik semua stakeholder yang ada di dalam sebuah perusahaan.

Setiap stakeholder harus merasakan rasa yang sama. Ketika membuat sebuah keputusan tidak boleh merugikan salah satu pihak, semua aturan dan keputusan yang diambil harus adil untuk semua pihak terkait.

Ini sangat penting untuk dilakukan agar tidak ada pihak yang merasa terpinggirkan. Karena ketika bekerja sebagai sebuah tim, harus selalu mengutamakan kepentingan bersama untuk mencapai tujuan bersama.

Peran Stakeholder Adalah? Berikut Beberapa Contohnya

Stakeholder Adalah

Setiap stakeholder tentunya memiliki perannya masing-masing. Mereka mampu memberikan kontribusinya sesuai dengan peran yang dimiliki dan juga keahliannya masing-masing.

Jika semua stakeholder menjalankan perannya dengan baik maka tujuan sebuah perusahaan biasanya dapat tercapai dengan mudah. Berikut beberapa peran stakeholder yang biasa ada pada sebuah perusahaan.

  • Bank

Salah satu pihak yang memegang peranan penting dalam sebuah perusahaan biasanya yaitu adalah Bank. Bank merupakan stakeholder yang biasanya berperan sebagai kreditur untuk memberikan modal kepada perusahaan.

Ini merupakan salah satu pihak yang akan dan menjadi faktor kunci dan penentu arah kebijakan dari sebuah perusahaan. Selain itu investor juga akan berperan dalam mengawasi setiap kerja dari para karyawan.

Peran lain yang tidak kalah penting yaitu adalah supplier. Ini merupakan stakeholder yang berperan dalam menyediakan berbagai macam kebutuhan bahan baku untuk produksi.

  • Karyawan

Stakeholder adalah pihak yang berperan langsung dan tidak langsung dalam sebuah perusahaan. Oleh karena itu karyawan merupakan salah satu bagian stakeholder yang tidak boleh dilupakan.

Salah satu alasannya yaitu adalah karyawan memegang peranan yang sangat banyak di dalam sebuah perusahaan. Ini merupakan pihak yang akan menjalankan proses produksi hingga distribusi barang ke konsumen.

Konsumen Juga merupakan salah satu bagian dari stakeholder. Hal ini dikarenakan konsumen adalah bagian penting dari sebuah perusahaan ketika membuat sebuah produk ataupun layanan jasa tertentu.

  • Pemerintah

Pemerintah sebagai pemangku kebijakan sudah pasti akan memiliki pengaruh yang besar terhadap perusahaan. Karena ketika Anda mendirikan sebuah perusahaan tentunya harus menaati Semua peraturan yang dibuat oleh pemerintah.

Fungsi Stakeholder Adalah? Berikut Penjelasannya

Stakeholder Adalah

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya jika semua pihak memiliki peranan penting untuk menjalankan tugasnya masing-masing. Berikut beberapa contoh fungsi stakeholder di dalam sebuah perusahaan.

  • Membuat keputusan

Stakeholder yang biasanya berperan untuk membuat keputusan yaitu adalah para eksekutif seperti misalnya direktur. Mereka merupakan orang yang memiliki peran penting dalam menentukan tujuan dan juga arah kebijakan dari sebuah perusahaan.

Ini merupakan salah satu bagian perusahaan yang sangat penting dan mungkin akan menentukan sebuah perusahaan akan sukses atau tidak. Jika seorang pemimpin mampu mengambil keputusan dengan tepat tentunya akan memberikan dampak positif bagi perusahaan begitu juga sebaliknya.

  • Manajemen langsung

Dalam menjalankan operasional terdapat sebuah perusahaan yang memberikan posisi kepada stakeholder untuk masuk di dalam manajerial secara langsung. Ini mungkin berguna untuk memberikan wewenang kepada stakeholder menyalurkan ide-idenya secara langsung.

  • Pendukung keuangan

Salah satu yang berperan dalam mendukung keuangan sebuah perusahaan yaitu adalah investor atau pemilik saham. Setiap investor bisa menambahkan jumlah modalnya atau mengurangi sesuai dengan keinginan masing-masing dari para investor.

Dalam mengambil keputusan biasanya para investor disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan juga kebutuhan diri sendiri. Oleh karena itu sangat penting bagi sebuah perusahaan untuk membangun relasi yang baik terhadap semua stakeholder.

  • Tanggung jawab sosial

Sebuah perusahaan harus mampu memberikan rasa nyaman kepada seluruh jajarannya. Oleh karena itu sangat penting bagi perusahaan untuk memiliki tanggung jawab sosial.

Tanggung jawab sosial ini dapat diterapkan kepada para karyawan, supplier, distributor, dan lain sebagainya. Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang mempunyai mengembangkan hubungan diantara semua stakeholder yang ada.

Berbagai Macam Jenis Stakeholder Perusahaan

Stakeholder Adalah

Jenis stakeholder dapat dibedakan menjadi tiga bagian. Setiap bagian tentunya memiliki peran dan fungsinya masing-masing, berikut penjelasannya.

  • Stakeholder primer

Stakeholder primer adalah bagian atau orang yang memiliki kuasa. Terutama dalam menentukan arah kebijakan yang berjalan dalam sebuah perusahaan.

  • Stakeholder sekunder

Untuk jenis ini yang dimaksud stakeholder adalah yang memiliki kepedulian suara dalam menyalurkan ide-ide akan tetapi tidak memiliki hubungan langsung atau kepentingan secara langsung dengan perusahaan. Contoh nyatanya yaitu seperti lembaga swadaya masyarakat dan lain sebagainya.

  • Stakeholder kunci

Yang termasuk di dalam stakeholder kunci yaitu adalah pemerintah. Pemerintah merupakan bagian penting yang akan menentukan arah kebijakan di dalam sebuah negara.

Tentu setiap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah merupakan hal yang akan selalu jadi di acuan para pengusaha dalam membangun sebuah bisnis. Oleh karena itu Mengapa pemerintah disebut sebagai stakeholder kunci.

Perbedaan Stakeholder dengan Shareholder yang Perlu Diketahui

Stakeholder Adalah

Masih Banyak orang yang kebingungan mengenai perbedaan antara stakeholder dengan shareholder. Padahal keduanya memiliki peranan yang berbeda walaupun hampir sama.

Stakeholder adalah setiap bagian dari sebuah perusahaan baik secara langsung atau tidak langsung. Sedangkan shareholder merupakan seseorang yang memiliki saham sehingga memiliki wewenang untuk menentukan arah kebijakan.

Oleh Karena itu setiap shareholder merupakan bagian dari stakeholder. Akan tetapi stakeholder belum tentu menjadi bagian dari shareholder.

Perbedaan lain yang cukup mendasar yaitu adalah waktu keterkaitannya dengan perusahaan. Shareholder bisa menjual sahamnya kapan saja ketika mau dan membeli saham dari perusahaan lain.

Sedangkan itu stakeholder adalah bagian penting dari perusahaan yang biasanya memiliki keterkaitan sangat erat dan juga dalam waktu yang lama. Hal ini dikarenakan stakeholder merupakan bagian yang akan menjamin semua proses dalam sebuah perusahaan berjalan dengan lancar.

Oleh karena itu sebagian besar perusahaan selalu bisa mempertahankan hubungan yang baik antara para stakeholder. Sebuah perusahaan besar biasanya memiliki metode tersendiri dalam menjalin hubungan dengan semua stakeholder

Hal Ini dikarenakan stakeholder adalah satu kesatuan yang harus saling berkolaborasi untuk menemukan formula terbaik bagi sebuah perusahaan. Tanpa dukungan yang baik dari semua stakeholder sebuah perusahaan akan sangat sulit untuk menuju kesuksesan.

Sampai disini dapat ditarik kesimpulan bahwa shareholder merupakan bagian yang memiliki saham atau dampak finansial terhadap perusahaan. Sedangkan stakeholder merupakan orang yang merupakan bagian dari perusahaan tetapi belum tentu memiliki saham atau dampak finansial bagi perusahaan.

Setiap Stakeholder Adalah Bagian Penting dari Sebuah Perusahaan

Stakeholder Adalah

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa setiap stakeholder memiliki perannya masing-masing. Bahkan seorang cleaning service merupakan bagian penting dari stakeholder yang harus diperhatikan.

Setiap stakeholder tentunya memiliki perannya masing-masing sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Oleh karena itu ketika membuat sebuah kebijakan dalam sebuah perusahaan harus mempertimbangkan banyak hal.

Ketika keputusan yang diambil merugikan salah satu pihak saja tentunya ini dapat menjadikan perusahaan mengalami masalah yang besar. Karena setiap stakeholder memiliki fungsinya masing-masing dalam menjalankan operasional perusahaan.

Bayangkan Saja jika Anda merupakan seorang pimpinan kemudian membuat sebuah kebijakan yang cenderung merugikan bagi para karyawan. Setelah itu para karyawan melakukan kegiatan mogok kerja.

Akibatnya tentunya operasional perusahaan tidak dapat berjalan karena para karyawan tidak mau bekerja. Hal seperti ini tentunya hanya akan merugikan bagi perusahaan.

Oleh karena itu, setiap stakeholder adalah bagian penting yang harus selalu diperhatikan dan mendapatkan hak-hak sesuai dengan posisinya masing-masing. Walaupun mungkin ada beberapa stakeholder yang memiliki dampak sangat krusial.

Dan beberapa di antara yang lain tidak terlalu berdampak bagi perusahaan. Akan tetapi sangat disarankan untuk memberikan hak-hak mereka Sesuai dengan peraturan yang ada dan tidak merugikan salah satu pihak manapun.

Dengan begitu bisa terjalin hubungan baik antar semua stakeholder. Jika hubungan antara semua stakeholder terjalin dengan baik biasanya akan membuat proses berjalan dengan lancar dan perusahaan bisa bergerak menuju arah kesuksesan.

Salah Satu hal yang sangat sulit di dalam sebuah perusahaan yaitu adalah menyatukan visi semua stakeholder. Stakeholder adalah satu kesatuan yang harus bisa bekerjasama dengan baik untuk bisa mencapai tujuan yang diinginkan.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!