Home » Purchasing Adalah: Berikut Pengertian, Tugas dan Berbagai Tahapannya

Purchasing Adalah: Berikut Pengertian, Tugas dan Berbagai Tahapannya

Purchasing adalah sesuatu yang sangat penting di dalam sebuah perusahaan. Purchasing merupakan proses untuk melakukan pembelian baik berupa barang atau jasa dari pihak ketiga.

Di dalam sebuah proses produksi pastinya membutuhkan bahan baku, di sinilah tugas bagian purchasing yaitu menyiapkan segala sesuatu yang perlu untuk dibeli. Mungkin Anda akan mengira bawa menjadi purchasing akan mudah.

Akan tetapi pada kenyataannya, ini tidak semudah yang Anda bayangkan, mungkin saja ketika akan membeli sebuah barang atau jasa pada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Tidak semua perusahaan memiliki sumber daya yang cukup ketika akan membeli bahan baku.

Untuk itu, bagian purchasing harus bisa menyesuaikan dana yang dimiliki, sesuai dengan kebutuhan. Anda harus berusaha mencari barang atau jasa sesuai spesifikasi yang dibutuhkan dan dengan harga seminimal mungkin.

Purchasing adalah salah satu pekerjaan yang sangat menantang. Alasan utamanya mengapa pekerjaan ini menantang yaitu adalah membutuhkan kemampuan yang baik dalam bernegosiasi dan menjalin kerjasama dengan orang lain.

Salah Satu hal yang sangat sulit untuk dilakukan bagi sebagian orang yaitu adalah menjalin kerjasama yang baik. Jika Anda bekerja pada bagian purchasing sangat penting untuk memiliki koneksi yang baik dengan berbagai macam pihak.

Ini akan sangat berguna bagi Anda untuk menjalankan tugas-tugas memenuhi segala bentuk kebutuhan perusahaan. Menjadi seorang purchasing yang handal tentunya tidak mudah dan membutuhkan keahlian khusus.

Purchasing Adalah? Ini Dia Pengertiannya

Purchasing merupakan bahasa Inggris, yang apabila diartikan dalam bahasa Indonesia berarti pembelian. Sehingga secara sederhana, purchasing dapat diartikan sebagai proses kegiatan pembelian atau menyewa barang atau jasa untuk keperluan operasional perusahaan.

Menurut beberapa sumber yang kami himpun, rata-rata perusahaan mengeluarkan sekitar 50 sampai 70% keuangan untuk dialokasikan pada bahan baku. Dengan dana yang besar mungkin Anda akan berpikir bisa menjalankan tugas menjadi purchasing dengan mudah.

Jika Anda berpikir seperti itu, maka pendapat Anda bisa dikatakan salah besar. Karena dalam melakukan pembelian barang atau jasa Anda tidak boleh sembarangan.

Anda harus bisa memastikan bahwa anggaran yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk membeli barang atau jasa sesuai dengan target. Anda harus bisa memaksimalkan anggaran yang diberikan.

Hal ini untuk memenuhi segala sesuatu yang telah direncanakan oleh perusahaan. Seseorang yang bekerja pada bagian purchasing biasanya dikenal sebagai buyer.

Seorang buyer yang baik harus mampu mengenali apa yang dibutuhkan oleh perusahaan dan memberikan hasil terbaik berdasarkan anggaran yang diberikan. Purchasing adalah sesuatu yang bisa dikatakan sangat sederhana.

Tugasnya hanya membeli sebuah barang atau jasa dari pihak lain, walaupun tugasnya sangat sederhana, akan tetapi dalam prosesnya tidak akan semudah yang Anda bayangkan. Membeli produk untuk keperluan perusahaan bukan merupakan hal yang mudah.

Ada Banyak hal yang harus dipertimbangkan dan supaya mendapatkan barang dengan kualitas terbaik. Jika Anda sampai melakukan kesalahan mungkin saja perusahaan bisa mengalami kerugian besar dari mulai miliaran sampai triliunan rupiah.

Tahapan-tahapan Dalam Purchasing Secara Umum

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, purchasing adalah kegiatan pembelian produk atau jasa dari pihak lain untuk memenuhi kebutuhan operasional. Tentunya untuk membeli produk atau jasa dari pihak lain tidak boleh sembarangan.

Seseorang yang bekerja pada bagian purchasing atau buyer harus mengetahui proses-proses yang harus dilakukan. Berikut beberapa proses dalam melakukan passing dalam dunia bisnis.

  • Perencanaan

Proses pertama yang harus dilakukan yaitu adalah melakukan perencanaan yang matang. Ada banyak sekali pertimbangan yang harus dilakukan sebelum memutuskan membeli sebuah produk atau barang.

Setidaknya Anda harus menganalisis kekurangan dan keuntungan ketika melakukan pembelian barang atau jasa dari pihak lain. Pastikan jika dana yang dikeluarkan akan sebanding dengan manfaat yang didapatkan.

  •  Pemilihan supplier

Setelah melakukan perencanaan yang matang, proses bercasing selanjutnya yaitu adalah memilih supplier. Ini merupakan salah satu aspek yang sangat penting.

Anda harus bisa menemukan, supplier dengan kualitas terbaik dengan harga yang relatif murah. Anda juga harus memperhatikan kredibilitas dari supplier beserta berbagai macam aspek lain.

Salah satu hal yang sangat penting dalam purchasing adalah anggaran yang dimiliki oleh perusahaan. Oleh karena itu Anda harus bisa menghemat biaya, ya agar anggaran yang dikeluarkan oleh perusahaan bisa mencukupi segala kebutuhan operasional perusahaan.

Untuk itu sangat disarankan untuk memilih lokasi supplier. Usahakan untuk memilih lokasi supplier terdekat agar biaya transportasi tidak terlalu mahal.

  • Negosiasi

Salah satu hal yang sangat penting untuk dikuasai oleh seorang buyer adalah kemampuan melakukan negosiasi. Ini akan sangat bermanfaat sehingga Anda bisa mendapatkan harga terbaik dari supplier.

Tugas Seseorang yang Bekerja Pada Bagian Purchasing

Bekerja pada bagian purchasing tentunya tidak mudah, Ini Membutuhkan skill atau keahlian khusus. Berikut beberapa tugas jika Anda bekerja pada bagian purchasing.

  • Memastikan kebutuhan apa saja yang harus dibeli

Di dalam sebuah perusahaan biasanya terdiri dari berbagai macam departemen. Salah satu tugas bagian purchasing adalah menanyakan kebutuhan apa saja yang dibutuhkan oleh setiap departemen yang ada di perusahaan.

  • Memastikan jika setiap rencana pembelian sudah disetujui oleh pihak eksekutif

Walaupun bagian full cacing mendapatkan tanggung jawab untuk melakukan pembelian bukan berarti bisa melakukan pembelian dengan asal. Bagian purchasing harus memastikan bahwa apa yang akan dibeli sudah disetujui oleh bagian Finance atau keuangan perusahaan.

Ini tentunya merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk dilakukan agar anggaran yang dimiliki oleh perusahaan bisa digunakan dengan baik. Tentunya akan sangat merugikan jika membeli barang terlalu mahal atau berlebihan.

  • Memastikan barang sampai tepat waktu

Tunggu selanjutnya dari bagian purchasing adalah memastikan jika barang yang dipesan bisa sampai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Anda harus membangun hubungan yang baik dengan supplier, untuk memastikan barang dikirim tepat waktu.

  • Menjaga hubungan baik dengan supplier

Supplier adalah pihak yang sangat berpengaruh terhadap berbagai macam keperluan perusahaan. Sudah seharusnya bagian purchasing menjaga hubungan baik untuk memperlancar proses transaksi jual beli barang atau jasa yang dibutuhkan perusahaan.

Kemampuan yang Harus Dikuasai Oleh Bagian Purchasing

Bekerja pada bagian purchasing merupakan sesuatu hal yang sangat rumit karena menyangkut berbagai macam kepentingan. Ada banyak hal yang harus dikuasai untuk menjadi seorang purchasing yang baik.

Salah satu skill yang harus dikuasai oleh seseorang yang bekerja pada bagian purchasing yaitu adalah komunikasi dan negosiasi. Karena ketika mencari barang dari supplier tentunya dibutuhkan kemampuan komunikasi dan negosiasi yang baik.

Selain Itu seorang pekerja asing juga harus melakukan dokumentasi dengan baik. Bagian purchasing harus melakukan dokumentasi berbagai macam invoice ketika melakukan transaksi dengan supplier.

Membangun Network atau jaringan dengan berbagai macam supplier juga sangat penting untuk dilakukan. Oleh karena itu bagian staff purchasing harus memiliki kemampuan yang baik Dalam menjalin hubungan dengan berbagai pihak.

Tugas purchasing memang terlihat sederhana yaitu membeli barang atau produk dari pihak lain. Akan tetapi pada kenyataannya purchasing adalah sesuatu yang sangat rumit karena ada banyak hal yang harus dipertimbangkan ketika membeli barang atau produk jasa untuk sebuah perusahaan.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!