Home » Konsinyasi Adalah: Berikut Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya

Konsinyasi Adalah: Berikut Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya

Konsinyasi adalah aspek penting yang ada dalam dunia bisnis. Pentingnya penggunaan konsinyasi ini tentunya merupakan salah satu metode dalam mengembangkan pola penjualan secara lebih baik dan tentunya target yang dipasang bisa diraih dengan maksimal.

Penggunaan sistem dalam metode ini secara tidak langsung juga bisa menjadi opsi yang cukup penting dalam meraih target penjualan yang telah dipasang. Sehingga semua pembisnis mempunyai beberapa opsi yang bisa dilakukan dalam mengembangkan penjualan.

Perkembangan bisnis secara tidak langsung memang perlu melakukan inovasi baru dalam meraih target penjualan. Hal ini juga menjadi salah satu alasan mengapa kapasitas untuk melakukan konsinyasi adalah opsi yang sangat penting untuk dicoba.

Apalagi jika kondisi penjualan tengah mengalami stagnasi atau dalam kondisi yang kurang stabil. Sehingga dengan sistem konsinyasi yang melibat dua pihak secara sekaligus.

Tentunya bisa memberikan dampak yang cukup signifikan dalam meningkatkan kembali mode penjualan. Terlepas dari sedikit penjelasan tersebut maka secara tidak langsung penting untuk menjadi perhatian setiap pembisnis untuk mengenal lebih jauh mengenai konsinyasi.

Sehingga jika hendak menggunakan metode tersebut bisa mengetahui terlebih dahulu terkait efeknya. Berikut ini adalah beberapa penjelasan terkait konsinyasi secara lebih spesifik dari berbagai sudut pandang.

Pengertian Umum dan Spesifik Konsinyasi Adalah

Hal pertama yang perlu diperhatikan ialah bahwa konsinyasi merupakan suatu sistem perjanjian yang dilakukan antara dua pihak yakni pemasok barang atau pemilik barang kepada pihak yang akan menjual barang. Kesepakatan inilah yang disebut dengan konsinyasi.

Secara lebih spesifik tentunya pengertian dari konsinyasi ialah proses untuk menyerahkan barang pihak pemasok kepada pihak pengecer untuk dijualkan kembali kepada para pelanggan. Akan tetapi ada sedikit perbedaan yang diberikan dalam sistem konsinyasi ini.

Aspek perbedaan pertama ialah bahwa pihak yang menerima barang untuk dijualkan tidak memiliki beban untuk melakukan penghabisan barang sesuai target. Artinya pihak penerima hanya akan menjualkan barang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Dan secara tidak langsung pihak penerima tidak memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa barang tersebut harus laku. Sehingga hasil yang akan disetorkan pada pihak pemasok hanya sebesar jumlah barang yang laku terjual, inilah karakter mencolok dari sistem konsinyasi.

Kelebihan Menggunakan Sistem Konsinyasi Adalah

Setelah mempelajari adanya pengertian secara umum dan spesifik mengenai konsinyasi maka secara tidak lang penting juga bagi pengguna untuk mengetahui apa saja manfaat yang akan didapatkan. Beberapa manfaat dari adanya konsinyasi sebagai berikut.

  1. Kelebihan pertama ialah bahwa dengan adanya konsinyasi ini maka secara tidak langsung akan memberikan kemungkinan pasar lebih luas. Sebab dengan kerjasama antara dua pihak ini maka akan mendapatkan pasar baru.

Hal tersebut tentunya seiring dengan kapasitas untuk memperoleh target yang cukup signifikan dalam memenuhi target pasar. Sebab kedua belah pihak memiliki target baru, mulai dari pemasok dan tentunya penerima barang.

  1. Kelebihan selanjutnya konsinyasi adalah bahwa keberadaan layanan dan sistem ini sangat mampu menekan biaya promosi. Sebab promosi secara tidak langsung telah dijalankan oleh pihak kedua dengan sistem yang dilakukan masing-masing untuk meraih target.
  2. Kelebihan ketiga ialah bahwa keberadaan konsinyasi ini juga sangat berpengaruh untuk mempermudah proses jangkauan produk. Hal ini secara tidak langsung juga akan menjamin beberapa produk akan lebih mudah menyebar dari segala aspek.
  3. Sedangkan dari segi penerima barang maka secara tidak langsung akan mendapatkan barang tanpa harus mengeluarkan modal lebih. Sebab modal sudah disediakan oleh pihak pemasok, dan tentunya pihak penerima akan mendapatkan komisi.

Komisi ini secara tidak langsung juga akan menjadi salah satu aspek penting yang bisa menjadi daya tarik kerja sama. Sehingga akan mampu memberikan timbal balik yang cukup signifikan.

  1. Kelebihan terakhir tentunya dari aspek penerima barang sebab secara tidak langsung tidak ada beban untuk menghabiskan barang. Dan tentunya stok penjualan dalam sistem penjualan akan semakin bertambah banyak dan tentunya semakin beragam.

Kekurangan Dalam Sistem Konsinyasi Adalah

Adanya kelebihan dalam suatu sistem konsinyasi tentunya juga berimbang dengan risiko didalam pelaksanaannya. Artinya secara tidak langsung ada berbagai kekurangan yang cukup.

Ini bisa menjadi pertimbangan bagi kedua belah pihak yang hendak memakai sistem tersebut. Berikut ini adalah beberapa aspek terkait kekurangan dalam layanan konsinyasi.

  1. Kekurangan yang pertama bagi pemasok dalam sistem konsinyasi adalah kemungkinan terjadinya kerugian cukup besar. Sebab pihak kedua yakni penerima barang tidak memiliki tanggung jawab untuk menghabiskan produk yang telah dititipkan.

Sehingga jika kualitas barang atau mungkin proses penjualan tidak bisa dilaksanakan dengan baik maka secara tidak langsung kerugian akan menjadi risiko paling utama. Hal inilah yang tentunya penting untuk menjadi pertimbangan.

  1. Kekurangan kedua yang perlu diperhatikan ialah bahwa dengan adanya sistem konsinyasi maka kemungkinan besar penjualan tidak termonitor dengan baik. Sehingga secara tidak langsung penjualan kemungkinan tidak akan berjalan dengan sempurna.

Dengan tidak termonitor dengan baik maka pihak pemasok tidak akan mengetahui apakah pihak kedua menjalankan produk dengan baik. Inilah kelemahan utama dalam suatu produk tersebut.

  1. Sementara untuk pihak kedua yakni penerima barang dan produk maka tentunya tidak terlalu ada banyak kekurangan. Kekurangan akan terjadi jika produk kurang diminati sehingga secara tidak langsung pihak kedua tidak akan menerima keuntungan.

Dari semua aspek terkait kelebihan dan keuntungan tersebut maka tentunya pihak yang akan menggunakan sistem ini telah memiliki berbagai pertimbangan utama. Inilah yang kemudian menjadi aturan awal untuk dipahami secara utuh.

Tips Terbaik Dalam Melakukan Konsinyasi Adalah

Setelah melihat pertimbangan lebih luas mulai dari pengertian, dilanjutkan dengan melihat sejauh mana produk bisa memberikan manfaat dan segala efek sampingnya. Maka hal selanjutnya yang penting dipahami ialah bagaimana cara untuk melakukan metode tersebut.

Setidaknya ada beberapa aspek penting yang perlu dipahami terkait tips untuk melakukan konsinyasi tersebut.

  • Hal pertama ialah membuat kontrak kerja sama yang jelas antara pihak pemasok dan pihak penerima barang sebagai upaya untuk menjamin keuntungan bersama.

Beberapa aspek kesepakatan kerja sama yang harus dibangun tersebut antara lain adalah sejauh mana keuntungan akan dibagikan. Hal kedua ialah sejauh mana kapasitas untuk melihat barang untuk dijadikan sebagai alat jual yang bisa laku dan diminati oleh pasar.

  • Selanjutnya ialah penting bagi kedua belah pihak untuk mengetahui dan menyesuaikan produk dengan target toko. Sebab jika target tidak sesuai dengan kualitas barang maka fungsi pemasaran akan berjalan lebih lamban dalam memenuhi target yang telah dipasang.
  • Aspek terakhir yang perlu diperhatikan ialah monitoring produk. Pastikan bahwa produk yang dijual dan dipasarkan oleh pihak kedua sesuai dengan kerja sama yang telah disepakati.

Hal inilah yang kemudian mendorong fungsi penjualan berjalan lebih baik dan tentunya berkualitas. Semua aspek terkait adanya sistem konsinyasi adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan sehingga mampu menjadi alternatif terbaik bagi semua pembisnis.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!