Home » Kompetensi Adalah: Pengertian, Jenis dan Manfaat Merekrut Pekerja Berkompetensi

Kompetensi Adalah: Pengertian, Jenis dan Manfaat Merekrut Pekerja Berkompetensi

Sekarang ini, kompetensi adalah hal yang paling dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan besar karena standar pekerjanya berbeda-beda. Pada dasarnya kompetensi merupakan kemampuan diri sendiri baik itu dari skill dan kemampuannya di berbagai aspek penting.

Ketika perusahaan melakukan interview pada para calon karyawan barunya, pihak HRD (Human Resource Development) akan menanyakan beberapa hal penting mengenai kompetensinya. Jika memang calon karyawan memiliki standar yang diinginkan, maka akan diterima.

Tentu saja kemampuan soft skill dan hard skill menjadi pertimbangan paling penting. Ketika tidak ada skill atau kemampuan, maka karyawan tersebut tidak pantas untuk diterima bekerja di dalam perusahaan yang memiliki standar tinggi.

HRD biasanya juga menanyakan mengenai kompetensi dan seberapa percayanya calon karyawan terhadap jawabannya sendiri. Tingkah laku calon karyawan juga menentukan seberapa besar peluangnya untuk diterima di perusahaan tersebut.

Jadi kita tahu bahwa kompetensi tidak sepenuhnya berasal dari kemampuan personal saja, tapi juga sifat dan tingkah lakunya. Kompetensi adalah suatu hal yang diciptakan dari pengalaman dan kerja keras sehingga tidak semua orang memilikinya.

Pastinya setiap orang memiliki perbedaan dan karakteristiknya masing-masing sehingga suatu perusahaan memiliki standarnya sendiri. Ketika seseorang sudah memenuhi standar perusahaan maka dirinya bisa langsung bekerja di dalamnya melalui persetujuan HRD.

Manfaat dari Merekrut Pekerja Berkompetensi

Kompetensi Adalah

Merekrut pekerja atau karyawan berintelektual memang sangat menguntungkan. Tapi hal itu tidak bisa dilihat dari sebelah mata saja karena masih ada kompetensi diri lain yang harus dipertimbangkan agar bisa bekerja sesuai visi misi perusahaan.

Seperti yang kita ketahui, kompetensi adalah kemampuan dasar dari seorang pekerja. Berikut ini, beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari merekrut pekerja berkompetensi unggulan dengan melihat kemampuan individunya.

  1. Memperjelas apa saja standar kerja perusahaan sehingga mampu merekrut pekerja baik dan unggul.
  2. Memberikan harapan tinggi pada pekerja berkemampuan dan berkompetensi baik.
  3. Menyeleksi tenaga kerja yang berpotensial untuk meningkatkan mutu perusahaan.
  4. Dapat menggunakan sistem remunerasi dengan adanya pekerja berkompetensi tinggi.
  5. Kompetensi suatu pekerja dapat membantunya untuk beradaptasi dengan lingkungan dan perubahan perusahaan ke depannya.
  6. Menyeleksi pekerja untuk bersaing di dunia bisnis yang kejam dan keras
  7. Menyeimbangkan perilaku kerja dengan kaidah di dalam perusahaan

Semua itu akan membantu perusahaan untuk berkembang karena adanya pekerja berkualitas. Dari pekerjanya saja sudah unggul, apalagi untuk perkembangan perusahaan ke depannya.

Pasti akan lebih baik lagi dari keadaan-keadaan sebelumnya. Oleh karena itu, kompetensi adalah suatu hal yang penting dan setiap orang harus mengalami seleksi agar tercipta pekerja terbaik di antara para pesaingnya.

Pengaruh Pekerja Berkompetensi dalam Perusahaan

Kompetensi Adalah

Ketika kita membicarakan kemampuan seseorang, pasti sifat dan gaya hidup seseorang juga jadi pertimbangan utama. Namun dalam dunia bisnis khususnya bekerja berkelompok, itu semua tidak berlaku lagi karena sifat seseorang bisa menentukan cara kerjanya.

Perusahaan yang memiliki pekerja berkompetensi biasanya mampu unggul dalam segi mutu dan kualitas. Tentu saja hal itu disebabkan oleh kerja keras para pegawainya dengan mengacu pada peningkatan mutu perusahaan ke depannya.

Kompetensi adalah salah satu syarat yang dibutuhkan untuk persaingan jabatan. Dengan terus bekerja keras, karyawan bisa meningkatkan status jabatannya seiring berjalannya waktu.

Namun karyawan berkompetensi juga selalu dijadikan pemimpin tim kerja atau jabatan senior karena kemampuan dalam mengatur pekerja lainnya sudah diakui. Hal inilah yang jadi poin penting mengapa pekerja berkualitas lebih dicari oleh HRD.

Apalagi jika masih muda dan berpendidikan tinggi, pasti tidak akan ada perusahaan yang mampu menolaknya. Pengaruh pekerja tersebut pasti sangat besar apalagi untuk kemajuan prospek perusahaan ke depannya.

Jenis Kompetensi Menurut Beberapa Ahli

Jenis Kompetensi

Kompetensi adalah daya tarik dari seorang pekerja yang dibutuhkan oleh perusahaan. Meskipun begitu, ada juga pendapat beberapa ahli yang memberikan jawabannya masing-masing terhadap apa itu kompetensi bagi pekerja saat ini.

Berikut ini ada beberapa ahli yang akan kami gunakan sebagai contoh penyempurnaan definisi kompetensi pekerja. Dari semua ahli di sini, mungkin Anda bisa menyimpulkan sendiri bagaimana definisi kompetensi yang sebenarnya.

  1. Dean Lyle Spencer dan Matthew Lyle Spencer

Kedua ahli ini memiliki caranya sendiri dalam mendefinisikan kompetensi dan kemampuan pekerja secara umumnya. Kompetensi dibagi ke dalam dua bentuk yaitu dasar dan pembeda dalam sebuah kapasitas.

Kompetensi dasar adalah kemampuan diri sendiri yang digunakan untuk menyempurnakan setiap tugas dan pekerjaannya. Sedangkan kompetensi pembeda adalah kemampuan yang bisa menjadi pembeda antara setiap individu jika dilihat dari performa pekerjaannya.

  1. Charles E.Jhonson

Dilihat dari pendapatnya, Charles mengemukakan jika kompetensi adalah kemampuan yang bisa berubah menurut pekerjaan sosialnya. Ada tiga keadaan sosial yang disorot di sini, seperti Personal, Profesional dan sosial kompetensi.

  • Personal Kompetensi: Kemampuan ini dilihat dari perkembangan kepribadian seseorang dalam melaksanakan tugasnya
  • Profesional Kompetensi: Jenis ini biasanya mampu menyelesaikan setiap tugas dan pekerjaan yang diberikan kepadanya.
  • Sosial Kompetensi: Keahlian seseorang dalam menganalisis keadaan sosial sehingga mampu menyelesaikan setiap permasalahan di sana
  1. Kunandar

Pada dasarnya Kunandar mendeskripsikan kompetensi adalah 5 bagian dari jati diri setiap manusia di dalam bukunya. Berikut penjelasan singkat mengenai kelima kompetensi yang ada.

  • Kompetensi Intelektual: Kemampuan seseorang di segi pengetahuan untuk menyelesaikan setiap pekerjaannya.
  • Kompetensi Fisik: Kemampuan seseorang dalam segi fisik dan biasanya ditugaskan di dalam kondisi berat seperti pekerjaan lapangan
  • Kompetensi Pribadi: Kemampuan ini lebih mengarah ke dalam psikologis karena mampu memahami, mewujudkan dan menyesuaikan identitas diri dengan pekerjaannya.
  • Kompetensi Sosial: Kemampuan diri untuk memahami sosial dan tingkah laku masyarakat biasanya berasal dari hubungan masyarakat.
  • Kompetensi Spiritual: Kemampuan ini lebih mengarah ke arah spiritual atau memahami berbagai ajaran agama agar mampu bertingkah baik di setiap tempat.

Kompetensi adalah daya tarik dari seorang pekerja yang dibutuhkan oleh perusahaan. Meskipun begitu, ada juga pendapat beberapa ahli yang memberikan jawabannya masing-masing terhadap apa itu kompetensi bagi pekerja saat ini.

Meningkatkan Kompetensi dengan Pelatihan

Meningkatkan Kompetensi

Tahukah Anda jika kompetensi bisa ditingkatkan kembali dengan melakukan pelatihan dan studi banding? Ya, hal ini sudah dilakukan oleh banyak mahasiswa ketika melakukan kunjungan kerja atau magang ke tempat lain.

Magang juga bisa dilakukan oleh pekerja zaman sekarang untuk mempelajari lebih dalam apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi pekerja profesional. Kompetensi adalah suatu hal yang tidak bisa didapatkan secara mudah, apalagi dalam kurun waktu cepat.

Pengalaman dari magang dan studi banding tentunya bisa meningkatkan kemampuan Anda. Baik itu dari soft skill atau hardskill semuanya bisa ditingkatkan ketika ingin dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Softskill kompetensi adalah yang paling penting karena tingkah laku seseorang harus dibangun sejak dini. Jadi ketika dipekerjakan nantinya, softskill dapat digunakan untuk berinteraksi dan bekerja secara berkelompok dengan pekerja lainnya.

Peningkatan kompetensi ini bisa dilakukan dengan pertukaran pekerja antar perusahaan. Dapat dilakukan khususnya untuk perusahaan sejenis atau pesaing untuk meningkatkan mutu pekerja dengan bekerja sama satu sama lainnya.

Hasil yang ditimbulkan dari peningkatan ini adalah pekerja menjadi lebih termotivasi, berpikir secara inovatif, kreatif dan profesional. Sehingga performa pekerja tersebut akan meningkat dan produktivitas perusahaan bertambah.

Menyesuaikan Kompetensi dengan Rotasi Kerja

PENGERTIAN Kompetensi 2

Supaya kemampuan individu dapat meningkat rotasi kerja juga dapat dilakukan. Apalagi rotasi kerja ini juga memberikan suasana baru bagi pekerja tersebut.

Suasana yang baru tentunya dapat membangun sosialisme dan meningkatkan kemampuannya di tempat lain. Bahkan, dari rotasi kerja ini Anda juga dapat mendapatkan teman baru dan tim kerja berbeda.

Keadaan ini akan mendorong Anda untuk terus berkembang dengan menyesuaikan keadaan di sekitar. Semakin sering pekerja merasakan hal baru, maka semakin pesat juga peningkatan kompetensinya di dalam suatu pekerjaan.

Kompetensi adalah kemampuan diri yang dipoles secara terus menerus dengan memaksanya di kondisi tertentu. Kondisi ini seperti suasana pekerjaan baru dengan sistem dan struktur yang berbeda dari sebelumnya.

Contoh sederhananya adalah memindahkan seseorang dari tim divisi pemasaran ke tim divisi produksi. Dengan perpindahan tersebut, pekerja akan mendapat sudut pandang baru untuk terus berkembang dan bersaing dengan pekerja lainnya.

BACA JUGA: Skema Struktur Organisasi Perusahaan

Penurunan Kompetensi Disebabkan Oleh Beberapa Faktor

PENGERTIAN Kompetensi 2

Selain dari peningkatan kompetensi pekerja, suatu perusahaan juga bisa menimbulkan efek yang buruk ketika tidak dikondisikan dengan baik. Biasanya efek paling umum adalah penurunan performa dan kompetensi akibat suasana yang tidak sehat.

Untuk lebih jelasnya berikut ini kami berikan beberapa contoh mengenai kondisi paling buruk yang mengurangi kompetensi seseorang. Semoga Anda bisa melihat dan mengatasinya saat terjun langsung ke dunia kerja nantinya.

  1. Perusahaan Kecil

Kompetensi adalah suatu hal yang bisa dilihat dari kemampuan diri sendiri. Ketika seseorang tidak mengetahui kompetensinya dan memilih di perusahaan kecil, maka seiring berjalannya waktu kompetensinya juga akan berkurang.

Tentu saja ini efek yang negatif karena pekerja tersebut terbawa suasana yang tidak bagus untuk perkembangannya. Hal ini lebih diarahkan kepada lulusan baru untuk menghindari perusahaan kecil agar bisa terus berkembang bersama pekerja profesional lainnya.

  1. Tim Kerja Tidak Kondusif

Persaingan antar karyawan sudah biasa terjadi di dalam perusahaan, memang ada efek baik yang ditimbulkannya yaitu bisa beradaptasi dengan suasana baru. Namun jika diteruskan, persaingan tersebut akan membawa kemunduran bagi pekerja lainnya.

Kompetensi adalah suatu hal yang di dapatkan dari pengalaman. Ketika pengalaman kerjanya tidak sehat, maka perkembangan akan terhambat atau tidak sehat akibat suatu persaingan.

  1. Merasa Jenuh

Mungkin Anda tahu mengapa seseorang merasa jenuh ketika berada di dalam pekerjaan. Ya, alasannya adalah suasana terlalu santai dan tidak ada tantangan untuk berkembang lebih jauh di dalam pekerjaannya.

Hal ini akan menimbulkan efek negatif ketika pekerjaan tersebut menghambat pertumbuhan Anda. Lulusan baru biasanya jadi sasaran karena kompetensinya masih belum dipercaya sehingga diletakkan di pekerjaan simpel dan sederhana.

  1. Tidak Pernah Mendapat Proyek

Selain dari segi pekerjaan sehari-hari, ada juga saatnya karyawan diberikan proyek untuk menambah pengalaman di portofolionya. Tentu saja pemimpin hanya memberikan proyek ini pada orang-orang terpilih yang memiliki standar tinggi.

Untuk pekerja terpilih, hal ini tentu memberikannya kesempatan untuk terus tumbuh. Tapi tidak dengan pekerja lainnya yang tidak mendapatkan kesempatan untuk terus berkembang.

Cara mengatasi masalah ini hanyalah dengan bekerja keras sampai effort kerjanya dilihat oleh pemimpin sehingga mendapat kesempatan lainnya. Namun, tetap saja setiap orang memiliki caranya sendiri-sendiri dalam menangani masalah seperti ini di pekerjaannya.

Kemampuan menilai diri sendiri sudah diajarkan pada saat magang dan pendidikan. Ketika ada peluang untuk tumbuh lebih jauh, sebaiknya gunakan kesempatan tersebut dengan sebaik mungkin.

Gunakan kesempatan tersebut dengan sebaik mungkin agar menciptakan jati diri yang unggul dan berkompetensi. Kompetensi adalah suatu hal yang bisa didapatkan dengan kerja keras dan pengalaman dari tahun ke tahun.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!