Home » Kompensasi Adalah: Pengertian, Jenis, Tujuan dan Berbagai Bentuknya

Kompensasi Adalah: Pengertian, Jenis, Tujuan dan Berbagai Bentuknya

Kompensasi adalah semua bentuk yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya dalam bentuk fisik dan tidak kepada seluruh karyawannya. Sebagi bentuk penghargaan serta penghormatan atas kerja kerasnya.

Bukan hanya berupa imbalan saja, melainkan ada juga libur, cuti, sampai izin karena sakit juga menjadi satu bagian. Hal ini sengaja diberikan oleh pimpinan atas berbagai dasar kewajiban dan hak.

Contohnya pemberian cuti, tidak semua kantor memberikan izin untuk melaksanakan cuti. Ada yang sesuai aturan yaitu 12 kali, tetapi tidak jarang juga yang hanya hitam diatas putih saja,.

Setiap ingin mengambilnya pasti sulit, dan terlalu banyak alasan. Tetapi, pada akhir tahun gajinya bertambah, karena cuti tersebut diganti dalam bentuk uang, apa saja konsepnya pemberian tersebut tetap didapatkan.

Pemberian kebijakan ini sebenarnya, bukan asal-asalan saja melainkan ada tujuan tersembunyi dan hal itu diketahui bisa mendongkrak performa perusahaan. Harus diakui, pimpinan tanpa bawahan tidak bisa apa-apa.

Karena, dalam menjalankan roda perekonomian sebuah kantor, lima orang saja kurang. Untuk itulah, program kompensasi ini digunakan, sebagai upaya menarik minat karyawan agar memberikan kemampuan terbaiknya.

Tujuan dari Adanya Kompensasi Adalah

Setiap orang mempunyai kapasitas berbeda, termasuk etos kerja serta hasil yang diberikan. Oleh karena itu, para pengusaha memberikan pelayanannya dengan menghadirkan program pemberian tersebut sebagai salah satu bentuk keadilan.

Dimana, mereka dengan kerja keras, pemikiran tinggi, dan hasil maksimal sudah sepantasnya menerima yang lebih dibandingkan dengan karyawan dimana, pekerjaannya hanya menunggu perintah. Jika, tidak mereka hanya terdiam seperti patung.

Inilah yang dimaksud keadilan, jadi orang tekun pasti hasilnya lebih banyak dibandingkan malas. Dalam perusahaan sistem persaingan tersebut memang wajar adanya, kalau tidak seperti ini, perkembangan mereka akan berjalan di tempat.

Bukan hanya untuk memberikan rasa adil saja, segala bentuk tambahan yang diberikan oleh perusahaan merupakan bukti bahwa, karyawan tersebut sudah lulus ujian. Biasanya, pegawai baru ada masa penilaian 3 bulan.

Pada masa itu juga mereka hanya diberikan gaji serta libur saja, untuk pemberian cuti dan lainnya dilaksanakan setelah masa percobaan. Jika benar diterima dan mendapatkan seragam, maka penambahan akan dilakukan.

Bagi Anda yang ingin mendirikan perusahaan mungkin, saat ini bertanya dalam benak. Apakah tujuannya hanya itu saja, jawabannya tidak, coba simak beberapa penjelasannya di bawah ini.

Kompensasi Adalah Perhatian Perusahaan Terhadap Karyawan

Tujuan selanjutnya adalah sebagai bentuk perhatian terhadap seluruh pegawai. Mereka sudah bekerja keras pagi, siang, malam, bahkan rela menanggung risiko besar sudah sepantasnya diberikan perhatian lebih agar tercipta timbal balik.

Selain itu, program ini juga menjadi alasan mengapa banyak orang berkompeten bertahan. Biasanya, bongkar pasang pegawai dalam satu perusahaan sudah biasa, tetapi bila melebihi turn over hasilnya kurang bagus.

1.     Kompensasi Adalah Mengikat Seluruh Karyawan

Bentuk perhatian ini juga berfungsi agar pegawai memikirkan kelebihan dari perusahaan tersebut. Pasti mereka akan membandingkan satu sama lain, menimbang dan faktor utama adalah penghasilan.

Karena, mereka tahu semakin banyak pendapatan pasti penghasilannya juga bertambah. Sementara, alasan mengapa ada orang bertahan cukup lama di sebuah kantor adalah pendapatan yang diterimanya besar.

2.     Kompensasi Adalah Pemicu Perubahan Kualitas

Bentuk perhatian ini juga memacu semua pegawai untuk memberikan kualitas terbaiknya, mereka paham setiap prestasi akan diganjar dengan kompensasi tinggi. Dengan begini, para pekerja akan bekerja sepenuh hati.

Memberikan 150% kekuatannya untuk perusahaan termasuk loyalitasnya, kondisi tersebut akan berdampak positif bagi kantor, Terutama, bagi yang sedang berkembang dan mencoba mencari celah melawan kompetitor lama.

Berbagai Jenis dari Kompensasi

Setelah mengetahui berbagai tujuannya, saatnya Anda memahami bagaimana jenisnya yang dibedakan menjadi tiga bagian yaitu:

  • Kompensasi Non Finansial

Pertama adalah kompensasi non finansial, artinya tidak berhubungan dengan uang, lebih ke suasana terhadap pekerjaan seperti apa.

Contohnya, seseorang diberikan tanggung jawab pergi ke sebuah desa wisata untuk melakukan penelitian. Karena, produk perusahaan berikutnya terinspirasi dari salah satu hasil kerajinan tangan para warga.

Dari segi, biaya keberangkatan, penginapan, makan, jajan, dan oleh-oleh semua sudah ditangguh oleh kantor. Anda hanya perlu memberikan feedback saja, sesuai arahan yang diberikan pimpinan.

Kompensasi semacam ini memang selalu ditunggu para pegawai, sayangnya tidak semua mendapatkannya. Karena, dalam pendelegasian itu dibutuhkan karyawan tangguh serta memiliki kompetensi tinggi, agar hasilnya sesuai harapan.

Bila delegasi tersebut asal, bisa saja perusahaan akan mengalami kerugian. Perlu diingat, uang keluar dan masuk akan selalu dicatat sebagai lingkaran keuangan, jadi jangan pernah melakukan keputusan berisiko.

  • Kompensasi Finansial Secara Langsung

Jenis kedua adalah Kompensasi Finansial langsung, sesuai artinya Anda akan mendapatkannya dalam bentuk gaji, bonus, hingga insentif. Untuk mudah memahaminya, jenis ini dapat dirasakan oleh karyawan.

Walaupun mereka mengambilnya melalui ATM tetapi, tidak membutuhkan waktu lama untuk mengambilnya. Bahkan, adanya tunggakan bayaran atau tunjangan hari raya seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, juga bisa dimasukkan.

  • Kompensasi Finansial Secara Tidak Langsung

Selanjutnya, finansial tidak langsung, artinya berkebalikan dari nomor dua. Dimana, perusahaan memberikan pendapatan yang dapat dirasakan beberapa tahun kemudian. Contohnya adalah BPJS Ketenagakerjaan dan kesehatan.

Walaupun perusahaan hanya membantu berapa persen saja. Namun, bisa dikatakan sebagai bentuk kompensasi finansial tidak langsung, karena tempat lain belum tentu memberikan keduanya, biasanya salah satu atau tidak sama sekali.

Asuransi tersebut belum bisa dirasakan oleh pegawai sekarang, proses pencairannya kalau mereka sudah keluar dan harus menunggu masa bakti 10 tahun. Sementara, kalau kesehatan hanya dapat digunakan saat sakit saja.

Bahkan, saat perusahaan memberikan kebijakan untuk membayar semua uang parkir karyawannya, hal itu termasuk juga dalam tidak langsung. Tidak mendapatkannya, tetapi pegawai mampu merasakan manfaatnya.

Berbagai Macam Bentuk Kompensasi Adalah

Dalam bentuk kompensasi yang diberikan seperti diketahui ada beberapa hanya saja, secara spesifik akan dijelaskan mengenai sistemnya. Contoh, Rudi bekerja di pabrik garmen 6 hari selama satu minggu.

Per hari Rudi bekerja selama 8 jam, ini yang disebut dengan upah. Sementara, untuk pemberiannya dinamakan gaji, dilakukan sesuai kebijakan, ada yang harian, mingguan, sampai bulanan.

Angka pada gaji didapatkan dari upah itu sendiri. Perhitungan setiap kantor berbeda, tetapi poin pentingnya, bila pegawai ingin mendapatkan penghasilan banyak mereka harus melebihkan jamnya saat bekerja.

1.      Pemberian Dalam Bentuk Tunjangan dan Insentif

Selain bentuk upah, perusahaan juga memberikan insentif, atau uang tambahan karena, penjualan bulan ini lebih tinggi. Bisa juga mereka menghitungnya dari produktivitas, bila tidak ada izin dapat tambahan.

Selanjutnya, tunjangan biasa diberikan untuk beberapa karyawan khusus karena, memiliki peran dan tanggung jawab lebih. Contohnya adalah Supervisor, Manager, biasa mereka akan merasakan mendapatkan tambahan tersebut.

2.      Pemberian Dalam Bentuk Fasilitas Perusahaan

Diantara semuanya, inilah paling menarik perhatian dimana, setiap kantor akan memberikan fasilitas kepada pegawainya. Walaupun hanya untuk orang tertentu saja, namun sangat menarik bila mendapatkannya.

Misalnya, ada kost gratis untuk pegawai luar kota, atau mobil dinas kepada manager, dan lain sebagainya. Pemberian ini tidak wajib dan disesuaikan juga dengan kondisi perusahaan itu sendiri.

BACA JUGA: Tugas Human Capital Dalam Perusahaan

Beberapa Kriteria Dalam Kompensasi Adalah

Perlu diketahui, dalam pemberian program tersebut bukan untuk sembarangan begitu saja. Melainkan, ada berbagai kriterianya, misanya para pegawai dengan upah serta gaji, kemudian karyawan berprestasi dan masih banyak lagi.

Semua itu sudah dibuat dan dirancang melalui AD/ART perusahaan. Bisa mengerti bukan, kompensasi adalah bentuk pemberian dari pengusaha kepada pegawainya sebagai bentuk penghormatan atas kerja keras yang diberikan.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!