Home » Dumping Adalah: Pengertian, Kelebihan, Kekurangan dan Dampaknya

Dumping Adalah: Pengertian, Kelebihan, Kekurangan dan Dampaknya

Dumping adalah salah satu topik yang sedang hangat dibicarakan, terlebih terkait dengan topik–topik perdagangan internasional. Memang praktik ini sudah ada sejak lama, namun baru benar – benar terasa ketika perdagangan bebas internasional mulai diaplikasikan.

Berbicara tentang perdagangan di Internasional, tidak lagi membicarakan murni masalah ekonomi, ada berbagai faktor terkait lainnya, seperti politik misalnya. Sehingga kegiatan ekonomi juga dianggap merupakan salah satu langkah persaingan politik juga.

Salah satunya adalah praktik dumping ini, beberapa negara mengecam pelaksanaan praktik tersebut karena cenderung merugikan bahkan dianggap curang. Tetapi di sisi lain, tidak ada regulasi yang melarangnya karena dalam perdagangan bebas persaingan menjadi kuncinya.

Dumping Adalah Sebuah Praktik Kecurangan, Benarkah Demikian?

Secara pengertian kebahasaan istilah ini merujuk pada penjualan ke negara lain namun memberikan harga jauh lebih rendah dari pasaran, baik pasar dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu tujuannya adalah menggait lebih banyak pasar dan bisa bersaing di lokasi tujuan.

Sekilas tidak ada yang aneh dengan praktik tersebut, karena memang produsen bebas menentukan harga produknya, tetapi bila penentuan harganya terlalu rendah juga harus siap menghadapi kerugian. Namun apabila dirujuk lebih luas lagi, nanti akan terlihat bagaimana efeknya secara makro.

Salah satu efek yang ditimbulkan dari adanya dumping adalah persaingan tidak sehat antara produk import dengan produk – produk lokal. Secara logika konsumen, tentu akan lebih memilih produk–produk berkualitas baik tetapi harganya jauh lebih murah.

Memang menguntungkan bagi konsumen, tetapi apabila dilihat dari sisi produsen lokal, tentu tidak akan menguntungkan bahkan cenderung mematikan. Akan sangar sulit bagi produk–produk lokal menyaingi produk impor yang harganya jauh lebih murah darinya.

Karena efek tersebut beberapa negara menganggap bahwa kegiatan tersebut termasuk pada salah satu bentuk kecurangan dalam dunia Internasional. Tetapi seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa meskipun dianggap curang, tetapi tidak ada regulasi tentangnya.

Bentuk produknya bisa beragam, mulai dari kebutuhan sehari–hari, makanan, kosmetik, alat produksi, pakaian, dan lain sebagainya. Cirinya sama semua, yaitu harganya jauh lebih murah dibandingkan produk–produk sejenis, karena itu ini cukup meresahkan bagi beberapa negara.

Keuntungan dan Manfaat Dumping Adalah

Meskipun pada praktiknya beberapa menganggapnya sebagai bentuk kecurangan, tetapi di sisi lain juga terdapat manfaat dari adanya praktik tersebut. Bahkan cenderung menjadi win–win solution antar dua negara atau lebih, berikut penjelasan lebih detailnya.

  • Memenuhi Kebutuhan Komoditas dengan Cepat dan Murah

Tidak dapat dihindari bahwa kapasitas produksi komoditas setiap negara berbeda–beda, mengingat sumber daya dan kondisi lingkungannya berbeda–beda. Ini menyebabkan suatu negara bisa saja kekurangan komoditas tertentu, mulai dari pangan, sandang, dan sebagainya.

Sedangkan di sisi lain, terdapat negara–negara dengan kapasitas produksi besar, bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri dan masih memiliki sisa untuk diekspor. Masuknya barang dengan harga murah bisa memenuhi kebutuhan komoditas dalam jangka pendek.

  • Meningkatkan Pendapatan atau Devisa Negara

Bagi negara eksportir, menjual produk–produk ke luar negeri memberikan keuntungan secara finansial, yaitu menghasilkan devisa negara. Ini merupakan alternatif untuk membangun kesejahteraan ekonomi bagi warga negaranya.

Namun perlu diingat bahwa penjualan ke luar negeri biasanya menggunakan mata uang asing, sehingga tetap ada fluktuasi nilai tukarnya. Selain itu ketika sudah menguasai pasar, nantinya besaran ekspornya jauh lebih tinggi dan keuntungannya juga semakin besar.

  • Target Pasar Semakin Luas

Salah satu syarat mampu melakukan penjualan adalah produknya dikenal luas oleh masyarakat, salah satunya adalah target pasar internasional. Dumping adalah langkah tercepat menarik perhatian dari masyarakat internasional yaitu dengan menawarkan harga rendah kualitas tinggi.

Tanpa adanya kegiatan dumping, akan sangat sulit menembus pangsa pasar di Internasional, mengingat persaingannya sangat ketat. Selain itu juga harus bersaing dengan raksasa–raksasa yang telah menguasai pasarnya terlebih dahulu.

  • Menggait Kerja sama dengan Berbagai Perusahaan Importir

Kegiatan atau penguasaan pasar ini tidak hanya menguntungkan eksportir saja tetapi juga menguntungkan bagi importir kooperatif. Permintaan tinggi, mudah dijual, serta keuntungannya besar merupakan saya tarik tersendiri bagi perusahaan importir.

Dampak Negatif Praktik Dumping Adalah

Meskipun memiliki dampak positif, tetapi ternyata juga memiliki dampak negatif yang terasa dalam jangka panjang. Dampak negatif inilah yang membuat kegiatan dumping cenderung dihindari serta dikecam termasuk pada kegiatan kecurangan dalam perdagangan Internasional.

  • Mematikan Produsen Lokal

Hal pertama yang terdampak secara negatif adalah para pesaingnya, dalam hal ini adalah produsen–produsen lokal. Hadirnya komoditas lebih murah, berkualitas, dan mudah diakses tentu akan membuat konsumen memilih komoditas tersebut dibandingkan produk dalam negeri.

Efek semacam ini (meskipun bukan berasal dari kegiatan dumping) juga sering dirasakan oleh petani Indonesia. Produk pertaniannya sulit menembus pasar karena harga bahan pangan pokok impor jauh lebih murah, apabila petani menurunkan harga, terancam mengalami kerugian.

  • Merusak Tatanan Harga

Dampak negatif berikutnya dari dumping adalah keseimbangan harga kembali goyah, sehingga tatanan harganya menjadi tidak valid. Harga biasanya menunjukkan kualitas produknya, ketika ada barang lebih murah tetapi kualitas lebih baik, tentu akan merusak keseimbangan pasar.

Selain itu perbedaan yang tinggi antara barang–barang impor dengan produk lokal akan membuat diskriminasi harga. Inilah yang menimbulkan kerugian dan membuat banyak negara mengecam praktik tersebut.

  • Eksportir Terancam Bangkrut

Tidak hanya importir yang memiliki potensi terdampak akibat praktik tersebut, bahkan eksportir juga terancam mengalami kerugian besar. Menurunkan harga sedemikian hingga jatuh di bawah pasarannya juga berisiko bagi eksportir.

Pertama cost produksinya lebih besar dibandingkan penjualannya, kedua sulit mencapai BEP, sehingga belum juga untung. Ketiga belum lagi menghadapi berbagai kebijakan yang bertujuan melindungi produk–produk lokal, sehingga tidak salah bila terancam bangkrut.

BACA JUGA: Apa Itu TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri)

Sikap Pemerintah Terhadap Fenomena Dumping

Sebagai regulator, tentu pemerintah tidak tinggal diam terhadap praktik tersebut, mengingat dampaknya dalam jangka panjang sangat buruk. Salah satu bentuk penanganannya adalah membuat kebijakan untuk melindungi produk dalam negeri.

Beberapa bentuknya seperti menerapkan bea cukai anti dumping, sehingga komoditas–komoditas yang dicurigai menerapkan praktik tersebut akan dikenai sanksi. Efek sanksi tersebut ada dua, pertama menghambat potensi kecurangan dan kedua menormalkan harga komoditasnya.

Berbagai kampanye juga dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi ketergantungan terhadap produk impor. Seperti menggalakkan gerakan cinta produk tanah air, memberikan peluang bagi produsen untuk lebih inovatif, membuat kebijakan pajak yang ramah, dan sebagainya.

Pada titik tertentu sebuah negara juga bisa melaporkan pada mahkamah internasional apabila menemui praktik yang diduga melakukan kegiatan dumping atau merugikan importir. Namun sekali lagi tidak ada aturan pelarangannya, sehingga perkaranya sendiri sulit dituntaskan.

Perlindungan dan edukasi masyarakat terhadap kesadaran untuk memilih produk dalam negeri menjadi salah satu kekuatan terbesar untuk menghadapi aktivitas tersebut. Diperlukan kerjasama dan regulasi yang ketat.

Banyak negara menganggap praktik dumping merupakan sebuah bentuk kecurangan dan strategi politik tertentu untuk mematikan ekonomi importir. Di sisi lain dumping adalah solusi atas pemenuhan kebutuhan komoditas dalam jangka pendek yang baik.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!