Home » Dividen Adalah: Berikut Pengertian, Jenis dan Cara Menghitungnya

Dividen Adalah: Berikut Pengertian, Jenis dan Cara Menghitungnya

Ternyata masih banyak orang menganggap dividen adalah sama seperti laba. Padahal keduanya jelas berbeda dan memiliki posisi tersendiri dalam sebuah tatanan struktur korporasi.

Dividen merupakan hak yang nantinya diberikan pada para pemegang saham. Memang benar hak tersebut bisa datang dari laba korporasi namun bukan berarti dapat disamakan begitu saja.

Dalam sebuah bisnis ternyata ini bukan sekedar keuntungan yang nantinya dapat diperoleh saja. Masih banyak aspek penting lainnya yang dapat diketahui dari besaran dividen keluaran sebuah perusahaan.

Oleh karena itu peranannya dalam dunia bisnis sangat tinggi terutama ketika Anda ingin terjun di dalamnya. Kami akan memberikan penjelasan terkait aspek apa saja terkait dalam masalah ini.

Sehingga nantinya dapat dijadikan fundamental dalam pemahaman masalah hak pemegang saham. Karena rata-rata para investor pemula masih belum tahu bagaimana mereka akan mendapatkan keuntungan.

Menurut pandangan para amatir hasil investasi adalah ketika nanti pada akhirnya dicairkan. Padahal belum tentu semuanya bisa berlangsung begitu karena prosesnya akan mendatangkan keuntungan dalam aspek lain.

Jadi memang pengetahuan seperti ini terdengar trivial namun dapat menjadi sebuah kunci penting. Memahami aspek fundamental tentunya akan mempermudah dalam berbagai hal terkait investasi.

Ketika tidak memahami hal seperti ini tentu saja nanti kegiatan investasi akan kurang optimal. Terutama dalam hal keuntungan dan bagi hasil dari perusahaan tempat meletakkan modal.

Pengertian Dividen Adalah, Menurut Para Ahli

Ada beberapa ahli yang mengeluarkan pendapat tersendiri terkait bagaimana mereka mendefinisikan sebuah dividen. Berikut ini adalah paparan ahli yang dapat dijadikan sebagai referensi.

  • Stice

Menurut stice dividen merupakan pembagian yang dilakukan oleh sebuah korporasi kepada seluruh pemegang saham. Jumlahnya tergantung berapa besar pengaruh kepemilikan mereka.

  • Skousen

Menurut skousen dividen adalah distribusi laba yang dilakukan oleh sebuah korporasi pada para pemegang saham. Proporsinya disesuaikan oleh berapa jumlah kepemilikan masing-masing.

  • Secara Umum

Secara umum dividen merupakan pembagian laba yang ditentukan oleh jajaran direksi berdasarkan hasil keputusan bersama. Jumlahnya tergantung pada berapa persen kepemilikan saham masing-masing.

Ketiga definisi tersebut tentu saja masih dalam aspek secara umum sehingga dapat dijadikan basis pengertian biasa. Ada juga pengertian secara khusus yang akan kami paparkan sehingga Anda dapat lebih memahami.

Apabila dilihat secara umum maka dividen akan berbeda makna antara satu korporasi dan lainnya. Oleh karena itu pemahamannya memang harus berkonsultasi langsung dengan jajaran direksi.

Biasanya ini adalah sebuah pembagian modal yang dilakukan ketika perusahaan mendapatkan keuntungan. Jadi para investor dapat mengetahui bagaimana kondisi keuangan korporasi.

Jumlahnya tentu setara tergantung berapa banyak investasi yang dilakukan pada korporasi tersebut. Semakin banyak jumlah lembar investasi dipegang maka hasilnya juga akan ikut meningkat ketika memperoleh keuntungan.

Adanya pembagian keuntungan tersebut merupakan tindakan yang membuktikan bahwa sebuah korporasi memiliki kondisi keuangan sehat. Ketika keuangannya sehat maka dapat menarik potensi investor lainnya.

Jenis Dividen Adalah Hal yang Perlu Dipahami

Ada lima jenis dividen yang perlu Anda ketahui agar ketika melakukan aktivitas investasi bisa memahami haknya. Berikut ini adalah definisi secara singkat sehingga lebih mudah dipahami oleh investor pemula.

  • Dividen Kas

Ini adalah bentuk paling umum dari perusahaan yang melakukan pembagian keuntungan. Bentuknya bisa berupa besaran kas tergantung pada volume dimiliki pada saat itu.

  • Property Dividend

Property dividen adalah bentuk surat berharga yang dijadikan sebagai bentuk pembagian keuntungan dari korporasi pada pemegang saham. Nilai jual surat berharga tersebut setara dengan nominal pembagian keuntungan.

  • Dividen Hutang

Ini terjadi ketika keuntungan dari sebuah korporasi tidak dapat mencukupi pembagian profit bagi seluruh pemegang saham. Artinya investor akan diberikan nota terkait pembayaran keterlambatan profit.

  • Dividen Likuidasi

Ini adalah bentuk pengembalian modal saham yang dilakukan korporasi pada para investor. Pada proses likuidasi ini data terkait keuntungan sepenuhnya harus dilaporkan sehingga kalkulasi bisa dilakukan.

  • Dividen Saham

Ini merupakan bentuk pengembalian berupa saham yang nilainya sama dengan hasil keuntungan sesuai hak. Jadi nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan potensi kepemilikan meskipun terkadang kurang signifikan.

Dari kelima jenis tersebut tentu saja kas adalah bentuk paling disukai para investor. Hasilnya jelas dan dapat segera dicairkan ketika membutuhkan dana cepat untuk aktivitas keuangan lainnya.

Meskipun bentuk likuiditas juga cair namun perhitungannya akan lebih kompleks karena akan berkaitan dengan kemampuan keuangan perusahaan. Jadi prosesnya lebih lama dan kurang diminati.

Cara Menghitung Dividen Adalah Seperti Ini

Untuk menghitung dividen sebenarnya cukup mudah, namun harus ada beberapa data yang diketahui. Laba (EPR), dividend payout ratio (DPR), dan jumlah besaran saham beredar perlu dipahami oleh investor.

Ketika data tersebut sudah tersaji maka proses perhitungan dapat dilakukan secara sederhana. Secara umum rumusnya adalah EPR x DPR, jika korporasi go publik maka perlu dilakukan pembagian berdasarkan banyaknya saham beredar.

Jadi sesuai definisi tadi bahwa dividen adalah hasil dari keuntungan sebuah korporasi bagi para investor. Hal tersebut sudah sesuai ekuasi sehingga proses perhitungannya sederhana, berikut ini kami berikan contoh.

Misalnya sebuah perusahaan A memiliki saham sebanyak 10.000.000 lembar kemudian profit diperoleh sebesar 1.500.000.000. Dividend payout ratio dari korporasi sendiri sebesar 30 persen.

Maka nantinya hasil pembagian profit yang akan diberikan pada investor sebesar 450.000.000. Karena posisi korporasi sudah go public maka dapat dihitung berapa keuntungan dari setiap lembar saham.

Cara menghitungnya sederhana yaitu besar hasil dividen dibagi dengan banyaknya saham beredar. 450.000.000 / 10.000.000 sehingga menghasilkan 45 rupiah keuntungan setiap kepemilikan satu lembar saham.

Proses perhitungan tersebut masih sangat mentah dan belum dikurangi oleh pajak. Pajak nanti besarnya akan bervariasi tergantung kebijakan dari negara sehingga akan berubah setiap tahun.

Setelah mengetahui cara perhitungannya tentu Anda bisa lebih mudah dalam melakukan analisis. Ketika hendak melakukan pembelian saham apakah nantinya worth the risk atau tidak.

Mengapa Besaran Dividen Adalah Hal Krusial

Ketika berbicara masalah pembagian laba ternyata tidak hanya terkait keuntungan finansial saja. Ada banyak hal yang dapat diketahui dari besarnya jumlah bagi hasil keuntungan tersebut untuk menganalisa korporasi.

Ternyata belum tentu ketika sebuah korporasi mendapatkan profit nantinya akan dapat dilikuidasi dalam bentuk bagi hasil. Masih ada aspek penting lain misalnya penambahan biaya operasional korporasi.

Karena kembali lagi profit tersebut belum sepenuhnya menjadi hak para investor ketika masih berada dalam pengelolaan korporasi. Jadi sebuah perusahaan boleh menggunakannya untuk biaya operasional.

Kemudian bisa saja bagi hasil tidak dilakukan karena jumlahnya masih kurang pantas dikeluarkan. Sehingga korporasi boleh melakukan hold agar nantinya pembagian tersebut bisa dilakukan lain waktu.

BACA JUGA: Apa Itu Depresiasi dan Bagaimana Cara Perhitungannya

Tentu saja dua hal tadi akan berdampak besar pada kredibilitas sebuah korporasi di mata investor. Jadi bagaimanapun keadaannya akan jarang sekali perusahaan melakukan hold pada pembagian profit.

Jumlahnya juga selalu diusahakan untuk naik, minimal turun untuk menjaga corporate image. Karena ketika nilai dividen turun maka ini akan menjadi pertanda buruk dalam aspek keuangan internal.

Artinya terjadi sebuah kesalahan pengelolaan yang menyebabkan korporasi tersebut gagal memenuhi targetnya. Investor juga akan berpikir dua kali untuk menaruh uangnya pada posisi seperti ini.

Jadi Anda juga perlu mengetahui hal trivial seperti ini agar nanti ketika melakukan investasi bisa lebih bijak. Akan merugikan sekali ketika pengetahuan dalam bidang dasar sampai dilupakan.

Jadi tidak hanya sekedar menunggu kapan mendapatkan untung namun juga mampu melakukan kalkulasi sendiri. Dividen adalah sebuah cerminan dari performa perusahaan dalam menangani permasalahannya.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!