Home » CSR Adalah: Ini Pengertian, Jenis, Manfaat dan Keuntungannya

CSR Adalah: Ini Pengertian, Jenis, Manfaat dan Keuntungannya

Tidak bisa dipungkiri bahwa CSR adalah salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh sebuah perusahaan. Mengapa demikian dan apakah manfaatnya?

Secara mudahnya ini adalah sebuah program sosial yang harus dilaksanakan oleh setiap bisnis. Oleh karena itu, sifatnya wajib dan jika diabaikan akan memperoleh saksi.

Salah satu program sosial tersebut tentu adalah CSR atau Corporate Social Responsibility. Seperti apakah sebaiknya dan apakah benar-benar bermanfaat bagi banyak pihak?

Semua akan dibahas dalam penjelasan kali ini, termasuk berapa besarannya. Hal tersebut karena sudah CSR adalah kewajiban serta sudah memiliki aturannya sendiri.

Apa Itu Corporate Social Responsibilty?

Untuk memahami semuanya secara lebih utuh, maka ketahui terlebih dahulu apakah definisi nya. CSR adalah sebuah aktivitas bisnis di mana merupakan tanggung jawab sosial perusahaan.

Tanggung jawab tersebut dilajukan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan yang terkait. Hal ini menjadi bentuk perhatian perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Selain itu juga menjadi upaya dalam memberikan pengaruh positif bagi lingkungan. Apa yang menjadi dasar dalam upaya ini?

Sebuah perusahaan besar kemungkinan dapat memberikan dampak potensi kerusakan bagi lingkungan. Oleh karena itu, aktivitas sosial bisa menguranginya atau bahkan membuatnya mobil.

CSR Adalah Program dengan Banyak Manfaat

Apabila dilihat dari definisinya saja maka program tersebut sangatlah berguna. Tidak hanya bagi lingkungan, tapi juga untuk pemerintahan, masyarakat, bahkan perusahaan itu sendiri.

Lalu apakah kegunaan dan dampak positif yang dapat dirasakan? Berikut ini adalah penjelasannya secara lebih jelas.

  1. Untuk lingkungan hidup

Bagi lingkungan, manfaat corporate social responsibility ialah membantu menjaga keadaan alamnya. Intinya, perusahaan diminta tidak hanya mencari keuntungan saja.

Namun, mereka juga harus memberikan kontribusi nyata dalam rangka menjaga kualitas lingkungan hidup. Ada beberapa contoh aplikasi nyata selama ini.

Sebagai contoh dengan membuat ruang terbuka hijau, kegiatan volunteering untuk dilakukan secara teratur untuk membersihkan lingkungan, dan sebagainya. Contohnya sangat banyak.

  1. Bagi masyarakat umum

Sudah jelas bahwa CSR adalah kegiatan yang bisa membawa efek baik bagi masyarakat umum. Ini artinya Anda sebagai masyarakat umum dapat memperoleh keuntungan finansial, sosial, dll.

Sebagai contoh adalah pembuatan pabrik di antara masyarakat umum. Jelas ada banyak sekali keuntungan agar bisa orang-orang dapatkan melalui kehadirannya.

Sebagai contoh adalah lapangan pekerjaan yang semakin banyak, kesejahteraan masyarakat sekitar meningkat, dan sebagainya. Namun, ada satu hal untuk diperhatikan dan dipahami lebih lanjut.

Hadirnya pabrik tersebut tetap harus memperhatikan kebersihan, keamanan, serta kenyamanan warga. Intinya adalah tidak mengganggu apa yang sudah ada sebelumnya.

  1. Keuntungan untuk perusahaan

Mungkin banyak dari Anda mengira bahwa CSR adalah kegiatan yang tidak memberikan manfaat bagi perusahaan. Namun, benarkah demikian?

Tentu saja tidak karena nyatanya kewajiban sosial tersebut bisa meningkatkan citra perusahaan. Jika nama perusahaan sudah baik, maka ke depannya akan lebih mudah.

Misalnya saja untuk melakukan ekspansi ke area lainnya, menggalakkan proses branding. Terlebih jika corporate social responsibility berskala nasional.

Sebagai contoh adanya beasiswa, pembangunan sumur atau sumber air pada daerah kering, dsb. Masyarakat jelas akan langsung percaya dan menyukainya.

  1. Manfaat bagi pemerintah

Untuk pemerintah sendiri, corporate social responsibility hadir dengan efek positif. Salah satunya ialah mendukung program pemerintah yang dibuat.

Secara lebih mudahnya CSR adalah sebuah kegiatan bermanfaat membantu pemerintah menangani berbagai permasalahan. Salah satunya adalah masalah sosial tentu saja.

Sebagai contoh adanya masalah pencemaran lingkungan, kemiskinan, pengangguran, fasilitas kesehatan yang minim, dan lain sebagainya. Diskusi antar dua belah pihak akan sangat berguna.

Berapa Besaran Dana Corporate Social Responsibility

Ini menjadi sebuah topik yang sangat menarik diketahui bagi semua pihak. Berapakah nominal yang harus dikeluarkan oleh perusahaan guna memenuhi kewajiban tersebut?

Menurut UU PT serta PP 47/2012 dinyatakan bahwa besarannya tidaklah spesifik. Artinya, seluruhnya tergantung kebijakan dari perusahaan.

Namun, biaya itu tetap harus dianggarkan serta diperhitungkan dengan baik. Semuanya harus dilandaskan pada asas kepatutan serta kewajaran.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kebijakan seperti itu juga berdasarkan pada perda atau peraturan daerah. Sebagai contoh adalah di provinsi Kalimantan timur.

Di sana, nominal besaran CSR adalah minimal 3% dari keuntungan bersih setiap perusahaan setiap tahun. Bisa juga pada daerah lain memiliki aturan berbeda.

Berbagai Jenis Corporate Social Responsibility

Berbagai penjelasan di atas pasti sudah bisa memberikan gambaran kepada Anda mengenai program sosial tersebut. Namun, rasanya kurang lengkap jika belum mengetahui jenisnya.

Menariknya, jenis dari kegiatan ini tidak dibatasi serta bisa dipilih sesuai kondisi. Berikut ialah beberapa contoh CSR yang seringkali dibuat oleh perusahaan.

  1. Melakukan rehabilitasi alam

Bidang yang bisa Anda ambil ialah rehabilitasi alam. Hal ini karena sebuah korporasi jelas memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga lingkungan alam.

Utamanya ialah untuk perusahaan produsen limbah. Berbagai aktivitas rehabilitasi alam untuk dilakukan seperti penanaman bakau, reboisasi, menanam bibit pohon.

  1. Mengolah limbah

Pilihan kedua bagi Anda yaitu mengelola limbah dengan wawasan lingkungan. Tujuannya untuk mengurangi dampak buruk racun dari limbah hasil pabrik misalnya.

Oleh karena itu, ketika limbah tersebut dibuang maka ekosistem akan tetap terjaga kesehatannya. Prosesnya bisa dimulai dengan menentukan jenis limbah terlebih dahulu.

Maksudnya adalah apakah termasuk jenis anorganik, organik, atau justru beracun. Kemudian pilih teknik yang sesuai sehingga pengolahannya lebih maksimal.

  1. Filantropi

Salah satu jenis CSR adalah filantropi. Ini merupakan sebuah aktivitas yang memiliki tujuan kemanusiaan seperti menolong orang lain di mana mereka memang membutuhkan.

Beragam contoh filantropi adalah seperti menggalang donasi. Selain itu juga digunakan untuk memberikan suntikan dana bagi umkm, membuat kampung wirausaha, serta lainnya.

  1. Memanfaatkan sumber energi terbarukan

Menggunakan sumber energi terbarukan contohnya seperti memanfaatkan air, angin, tenaga surya hingga uap alam. Apa sasaran dari kegiatan seperti ini?

Tujuannya adalah mengurangi penggunaan sumber daya yang sudah terancam punah serta membutuhkan waktu lama untuk memperolehnya kembali. Misalnya saja gas alam dan minyak bumi.

  1. Budaya ramah SDM

Ini merupakan salah satu bentuk corporate social responsibility yang bisa dicoba. Intinya adalah membuat sebuah budaya kerja yang tidak kaku serta ramah untuk SDM.

Contohnya bukan hanya materi saja melainkan dapat berupa penanaman sikap serta nilai yang baik. Poin seperti itu lebih penting bagi pembangunan karakter SDM.

BACA JUGA: Apa Itu Payroll, Sistem Gaji Karyawan yang Efektif

  1. Volunteering

Contoh lain dari jenis CSR adalah dengan membuat aktivitas volunteering atau yang berhubungan dengan relawan. Waktunya dapat dibuat rutin atau insidental.

Jenis yang rutin adalah seperti mengirimkan pengajar ke berbagi tempat terpencil, relawan medis. Insidental dapat berupa mengirimkan relawan saat bencana terjadi.

Pilih Jenis Kegiatan yang Tepat sasaran

Ada banyak sekali jenis aktivitas sosial yang bisa dibuat oleh perusahaan. Namun, tetap pilih yang sesuai dengan kemampuan serta kebutuhan area terdekat.

Dengan begitu, kewajiban tersebut akan terasa lebih tepat sasaran. Di lain sisi, masyarakat juga bisa merasakan bahwa CSR adalah sebuah program yang memang benar-benar berguna.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!