Home » Cash Flow Adalah: Ini Penjelasannya Tentang Pengertian dan Jenisnya

Cash Flow Adalah: Ini Penjelasannya Tentang Pengertian dan Jenisnya

Dalam mengatur keuangan pribadi maupun perusahaan, tentu laporan cash flow adalah salah satu cara untuk melacak pemasukan dan pengeluaran. Laporan keuangan ini memiliki dua alur, yakni alur pemasukan dan alur pengeluaran.

Sehingga, laporan ini mencatat secara mendetail pendapatan serta pengeluaran harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan. Perusahaan dapat mengetahui berapa laba dan rugi yang diperoleh dengan menggunakan laporan model cash flow ini.

Sebagai orang yang belum menguasai tentang akuntansi, tentu merasa kesulitan untuk membuat laporan keuangan model cash flow. Oleh karena itu, Anda dapat mempelajari dengan mengetahui komponen penulisan laporan keuangan model cash flow.

Setelah menguasai model penulisan, maka Anda bisa langsung mencoba mempraktekkan membuat laporan keuangan cash flow. Sekilas, penulisannya memang tidak terlalu sulit. Pasalnya, hanya ada dua alur keuangan yang harus Anda perhatikan.

Pengertian Singkat Tentang Laporan Keuangan Cash Flow

Memang, cash flow adalah salah satu bentuk laporan keuangan yang wajib dikuasai. Sebab, cash flow merupakan salah satu jenis laporan keuangan yang digunakan untuk menghitung pengeluaran dan pemasukan pribadi maupun perusahaan.

Sehingga, Anda dapat mengetahui jumlah pendapatan dan pemasukan pribadi. Selain itu, perusahaan juga dapat mengetahui laporan besaran keuntungan serta kerugian yang diderita.

Jadi, cash flow ini memiliki peranan penting dalam mengatur keuangan. Arus laporan keuangan model cash flow ini terdiri dari dua jenis.

Untuk laporan pemasukan ini disebut dengan cash inflow. Sedangkan, laporan pengeluaran ini disebut dengan cash outflow. Jadi, Anda harus bisa membedakan kedua istilah tersebut.

Sumber pemasukan atau cash inflow ini berasal dari berbagai sumber. Mulai dari gaji dari bekerja, keuntungan perusahaan, saham atau investasi, hingga passive income lainnya yang dimiliki oleh pribadi maupun perusahaan.

Sedangkan, sumber pengeluaran atau cash outflow ini juga terdiri dari berbagai sumber, mulai dari memenuhi biaya pokok bulanan. Biaya operasional perusahaan, biaya tagihan-tagihan, biaya kewajiban membayar pajak.

Hingga biaya pengembalian pinjaman atau hutang ke pihak tertentu. Jadi, pendapatan dan pengeluaran ini terletak di kolom cash flow yang berbeda.

Jadi, Anda jangan sampai tertukar untuk menulis pendapatan dan pengeluaran. Jangan lupa, tulis dengan detail rincian pendapatan dan pengeluaran agar Anda tidak bingung ketika melakukan rekap.

Jenis Pendapatan dan Pengeluaran dalam Laporan Cash Flow

Setelah mengetahui tentang pengertian singkat cash flow. Maka segera pelajari jenis-jenis pendapatan serta pengeluaran yang masuk dalam kategori laporan tersebut.

Sebab, cash flow adalah laporan keuangan yang memberikan detail rincian pendapatan dan pengeluaran individu atau perusahaan. Ada beragam jenis pendapatan dan pengeluaran pada laporan model cash flow.

Maka dari itu, ini dia ragam jenis pendapatan maupun pengeluaran untuk laporan keuangan model cash flow. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

Pendapatan

  1. Pendapatan Aktif

Pendapatan aktif ini bersumber pada pemasukan yang didapatkan secara masif dan setiap bulan pasti mendapatkannya. Salah satu contoh pendapatan aktif adalah gaji dari perusahaan, laba usaha, hingga tunjangan dari perusahaan.

  1. Pendapatan pasif

Tipe pendapatan ini diperoleh secara tidak menentu. Salah satu contoh pendapatan pasif adalah hak royalti dari hasil karya individu atau perusahaan hingga hasil sewa properti.

  1. Pendapatan Investasi

Tipe pendapatan ini cukup menguntungkan apabila Anda memilih investasi yang tepat. Ada beragam pilihan investasi yang cukup menggiurkan, seperti investasi saham hingga deposito bank.

Pengeluaran

    1. Pengeluaran Wajib

Cash flow adalah laporan keuangan yang bersifat mendetail. Jadi, pengeluaran pun harus tercatat rapi. Salah satunya adalah pengeluaran wajib.

Pengeluaran wajib ini meliputi tagihan listrik dan air. Selain itu, biaya internet, biaya pembelian pulsa hingga transportasi masuk dalam kategori pengeluaran wajib.

  1. Pengeluaran Tetap

Pengeluaran tetap ini bersifat masif dan selalu menjadi beban pokok yang harus dibayar secara bulanan. Salah satu contohnya adalah cicilan bulanan, biaya pendidikan,biaya asuransi serta biaya kebutuhan sehari-hari.

Cash Flow Adalah Laporan Keuangan Sangat Penting? Ini Dia Penjelasannya

Memang, ada beragam jenis laporan keuangan untuk individu maupun perusahaan. Hanya saja, laporan keuangan model cash flow ini dirasa lebih mudah dipahami oleh siapapun, termasuk yang awam di dunia akuntansi.

Beberapa perusahaan besar pun menggunakan laporan keuangan jenis tersebut karena dapat menyajikan informasi secara jelas, terkait keuntungan dan kerugian. Sebagai individu, laporan keuangan cash flow juga menyajikan informasi terkait pendapatan dan pemasukan secara berkala.

Selain itu, ada beragam peran penting dari laporan keuangan model cash flow. Salah satunya adalah menjadi bahan evaluasi dalam pengambilan keputusan untuk pembelian barang maupun pengadaan jasa.

Hal ini didasari untuk menghemat pengeluaran bulanan agar tidak terlalu membengkak. Sebab, Anda juga dituntut untuk menstabilkan keuangan agar pengeluaran tidak lebih besar dari pemasukan yang didapatkan.

Jadi, laporan keuangan jenis cash flow ini memberikan penghitungan secara mendetail terkait pemasukan dan pengeluaran. Sehingga, Anda dapat menghitung seberapa besar pemasukan yang didapat, baik pemasukan tetap atau bersifat pasif.

Selain itu, laporan ini juga menyajikan secara mendetail pengeluaran individu atau perusahaan. Sehingga, defisit pengeluaran dapat ditekan untuk bulan berikutnya.

BACA JUGA: Cara Menghitung Persen Penjualan

Untuk itu, cash flow adalah salah satu jenis laporan keuangan paling penting bagi individu maupun perusahaan. Peran penting laporan cash flow selanjutnya adalah menganalisis laba bersih suatu perusahaan tertentu.

Sebab, menghitung laba bersih perusahaan ini cukup sulit. Sebab, seluruh keuangan perusahaan adalah laba kotor. Dengan menggunakan laporan model cash flow.

Maka pemilik perusahaan dapat mengetahui modal produksi, laba bersih, hingga kerugian dalam satu masa produksi. Untuk itu, sangat penting mempelajari laporan keuangan model cash flow.

Ada beragam model laporan keuangan untuk individu maupun perusahaan, salah satunya adalah cash flow. Laporan cash flow adalah salah satu cara untuk memisahkan antara laba bersih dengan kerugian suatu perusahaan maupun perorangan.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!