Home » Budget Adalah: Pengertian, Fungsi, Manfaat dan Prinsip Dasarnya

Budget Adalah: Pengertian, Fungsi, Manfaat dan Prinsip Dasarnya

Menurut definisi akuntansi pengertian budget adalah sebuah rencana pengalokasian anggaran yang sudah disetujui oleh pemegang kuasa. Umumnya dibuat dalam catatan tertulis dan berbentuk keuangan dalam jangka waktu terbatas.

Jadi pada dasarnya budget merupakan sebuah sarana dari perusahaan untuk menjalankan fungsionalitasnya. Tanpa adanya anggaran tersebut maka sebuah usaha tidak akan berjalan secara baik.

Jumlah alokasi anggaran sendiri tergantung pada bagaimana sebuah bisnis bergerak. Pada umumnya besar anggaran tergantung pada seberapa tinggi efektivitas dan kebutuhan perusahaan terkait.

Semakin besar progres perusahaan maka pengalokasian dana tentu akan ikut bertambah. Namun terdapat pola anomali yang terjadi pada beberapa kondisi tertentu dan perlu diperhatikan.

Misalnya ketika sebuah perusahaan selesai melakukan ekspansi maka nanti mereka akan melakukan pengurangan budget. Hal tersebut dilakukan tergantung pada kebutuhan atas dasar efektivitas.

Apabila anggaran dana dinilai tidak efektif maka akan disesuaikan jumlahnya baik itu dalam bentuk pengurangan maupun penambahan. Jadi terdapat sifat relatif pada budget itu sendiri dari kacamata finansial.

Beberapa kondisi lain juga mempengaruhi alokasi dana tergantung pada situasi terkait. Jadi tidak ada teori pasti mengenai berapa estimasi sebuah anggaran dari satu perusahaan secara terperinci.

Hal tersebut tentu harus dipahami agar seorang pebisnis tidak close minded terkait pengalokasian dana. Memang terdapat banyak flux dalam hal monetari seperti ini sehingga dibutuhkan ketelitian.

Dari Aspek Finansial Tujuan Budget Adalah

Apabila dilihat secara sepintas maka tujuan dari adanya budget merupakan sebuah langkah untuk menjaga berjalannya roda bisnis. Tanpa adanya anggaran maka tidak mungkin sebuah bisnis akan berjalan.

Secara khusus mengetahui tujuan dan sumber pendanaan yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan merupakan tujuannya. Ini tentu akan mempengaruhi bagaimana performa jangka panjang dari bisnis terkait.

Dengan mengetahui tujuan dan sumber pendanaan maka sebuah bisnis akan lebih leluasa melakukan manuver. Pengambilan keputusan juga dipengaruhi oleh besar kecilnya modal sebuah usaha.

Dari sini keputusan penting akan diambil oleh jajaran direksi terkait arah bisnis berikutnya. Oleh karena itu memang cukup krusial bagaimana budgeting mempengaruhi pola pergerakan perusahaan.

Sehingga budget adalah salah satu ujung tombak yang menentukan bagaimana masa depan sebuah bisnis. Lancar atau tidaknya pengambilan sumber daya akan menjadi faktor penting di dalamnya.

Dengan mengetahui secara jelas berapa besarnya alokasi dana sebagai modal maka perencanaan dan analisis juga mudah dilakukan. Artinya ini akan kembali lagi pada bagaimana perusahaan tersebut bergerak.

Tanpa adanya kejelasan dari sumber dan tujuan penggunaannya juga akan menghambat perkembangan bisnis. Oleh karena itu pencatatannya juga harus detail dan transparan sehingga mudah dipelajari.

Apabila ternyata pengalokasian anggaran salah sasaran pihak terkait tentu dapat melakukan evaluasi. Evaluasi ini yang nantinya akan menjadi fundamental dalam menentukan keberhasilan usaha.

Karena perannya yang cukup krusial maka manajemen modal memang penting dilakukan. Sehingga Anda sebagai pelaku usaha dapat menerapkan langkah preventif terhadap kerugian masa depan.

Dari Segi Finansial Fungsi Budget Adalah

Terdapat tiga jenis budget paling utama yang perlu diketahui oleh seorang pengelola keuangan. Berikut ini adalah penjelasan terkait tiga tujuan yang perlu Anda pahami agar dapat menentukan strategi.

  • Perencanaan

Pendanaan merupakan sebuah alat untuk melakukan perencanaan dan koreksi terhadap kondisi perusahaan. Dibutuhkan evaluasi cermat untuk menentukan pengalokasian dan penentuan jumlah.

Apabila sebuah budget ternyata dikeluarkan secara tidak bertanggung jawab tentunya dapat memicu kerugian. Oleh karena itu perusahaan dapat menjadikannya sebagai acuan penting.

Besaran dan penentuan target dari anggaran harus jelas dan sesuai objektif bisnis. Apabila hal tersebut tidak dilakukan maka nantinya akan banyak kebocoran anggaran tidak sesuai target.

  • Fungsi Pelaksanaan

Alokasi anggaran dapat dijadikan sebagai salah satu pedoman yang perlu diikuti oleh perusahaan. Oleh karena itu budgeting memegang peran krusial dari berbagai sektor usaha.

Budget adalah hal terkait mulai dari pemasaran, pengembangan, dan produksi harus sesuai dengan alokasi dana. Apabila tidak tepat penggunaannya maka berdampak buruk pada sektor lainnya.

  • Kontrol

Dengan menggunakan jumlah alokasi dana sebagai sebuah patokan maka kontrol dapat dilakukan. Nantinya perusahaan dapat melakukan evaluasi secara tepat terhadap langkah yang diambil.

Ini nanti akan terlihat dalam jangka panjang sebagai bentuk kontrol terhadap ketepatan penggunaan dana. Sehingga semua sektor usaha mampu bergerak secara dinamis.

Ketiga tujuan tersebut tentu saja dapat dijadikan sebuah fundamental untuk menentukan pengalokasian. Jadi pelaku usaha bisa merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi setiap langkah bisnisnya.

Dalam Korporasi Sasaran Budget Adalah

Ketika dilihat dalam perspektif korporasi maka sasaran budgeting merupakan semua aspek perusahaan. Mulai dari pemasaran, produksi, keuangan, administrasi, hingga manajemen personalia.

Jadi seluruh bagian korporasi adalah sasaran pengalokasian dana sebagai bentuk sumber daya. Tanpa adanya sumber daya tersebut maka bagian-bagian tertentu tidak mungkin dapat bekerja secara optimal.

Semua kegiatan tadi perlu ditunjang oleh anggaran agar tetap dapat bergerak sesuai objektif perusahaan. Kemudian setelah semua target berhasil diselesaikan ini akan dilakukan evaluasi.

Apakah jumlah anggaran yang dikeluarkan sesuai dengan ekspektasi hasil atau tidak. Disini budget adalah penentu bagaimana kedepannya sektor tersebut beroperasi berdasarkan efektivitasnya.

Sebuah sektor dapat dinyatakan efektif atau ideal apabila dapat mencapai target dengan sumber daya minimal. Jadi bisa mendatangkan potensi pendapatan lebih pada usaha terkait.

Semakin besar kebutuhan anggaran dan persentase keberhasilannya sedikit maka dianggap terjadi defisiensi. Ketika defisiensi sudah terjadi maka perusahaan wajib melakukan evaluasi tidak hanya kinerja namun juga implementasi strategi.

Karena pada praktiknya besar anggaran tidak selalu berbanding lurus dengan keberhasilan pencapaian target. Oleh karena itu pelaku bisnis perlu jeli dalam memanajemen modal dan anggaran.

Jadi nantinya semua alokasi tersebut aktif dan efektif ketika digunakan dalam operasional. Tentu saja hal tersebut ketika terjadi bisa memperkecil potensi kerugian dalam sebuah badan usaha.

Anda para calon pelaku usaha sebaiknya teliti sebelum melakukan budgeting untuk aktivitas bisnis. Karena ketika tidak bisa memanfaatkan secara efektif nantinya justru akan menguras sumber modal.

Tanpa adanya ketelitian dalam menentukan sasaran penggunaan sumber daya akan menyebabkan kerugian. Baik dari segi finansial maupun produktivitas dapat terpengaruh karena faktor tersebut.

Mengetahui Manfaat Budget Adalah Hal Penting

Ada empat pilar manfaat budget dalam sebuah korporasi yang perlu diketahui. Berikut ini adalah penjelasan secara singkat tentang apa saja manfaat yang dapat diperoleh dengan mengalokasikan anggaran.

  • Pedoman Kerja

Alokasi dana dapat menjadi penuntun bagi para pekerja maupun manajemen untuk menyamakan tujuan mereka. Karena ketika alokasi sudah jelas maka kerja juga akan lebih efektif.

Ketika pengalokasian anggarannya tidak jelas maka unsur dalam perusahaan juga kurang efektif bekerja. Sehingga ini akan menjadi awal munculnya defisiensi dalam lingkungan korporasi.

  • Mengevaluasi Keuntungan

Akan sangat mudah dilakukan evaluasi keuntungan apabila anggaran alokasi kerja sudah jelas. Sehingga pemilik bisnis hanya perlu melihat seberapa besar persentase perbedaannya.

Semakin sedikit kebutuhan modal dan target capaian terpenuhi maka dikatakan berhasil. Oleh karena itu perlu diperhitungkan berapa pendapatan dibandingkan alokasi dananya.

  • Evaluasi Kerja

Budget adalah salah satu hal yang berkaitan penting dengan strategi bisnis. Apabila ternyata target tidak terpenuhi padahal alokasi anggarannya sudah besar maka perlu dievaluasi.

Harus dicari kekurangan dari strategi bisnis sebelumnya yang membuat adanya ketidaktepatan target. Oleh karena itu perannya cukup vital dalam mengevaluasi kinerja strategi usaha.

  • Membantu Koordinasi Kerja

Apabila setiap sektor sudah memiliki budgeting yang rapi maka pekerjaan akan mudah dikoordinasi. Setiap lini sudah memiliki modal dan tujuan jelas yang perlu dicapai.

Apabila alokasi sumber daya tidak jelas rinciannya maka akan membuat koordinasi kurang maksimal. Bahkan kasus paling parah dapat menghentikan produktivitas sebuah perusahaan.

Dengan memahami keempat manfaat tersebut tentunya Anda akan semakin awas dalam hal manajemen. Karena ketika sampai salah dalam mengalokasikan dapat menyebabkan dampak negatif.

Prinsip Dasar Rancangan Budget Adalah

Ada empat prinsip penting dalam perencanaan budgeting yang perlu Anda ketahui. Jadi nantinya dalam menyusun dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan untuk mencapai objektif.

  • Management Involvement

Keterlibatan pihak manajemen dalam perencanaan anggaran adalah prinsip pertama yang perlu dipegang. Karena pihak manajemen juga mengetahui bagaimana penggunaan biaya nantinya.

Ketika mereka tidak dilibatkan maka akan terjadi perbedaan antara kebutuhan dan alokasi. Karena tidak mungkin satu orang mengetahui semua kebutuhan dari seluruh unsur korporasi.

  • Organizational Adaptation

Ini lebih condong bagaimana pengalokasian sebuah dana tergantung pada kondisi sebuah korporasi. Jadi setiap sektor pasti membutuhkan sumber dana bervariasi tergantung divisinya.

Tidak mungkin pengalokasian keuangan disamakan antara satu divisi dan lainnya. Sehingga seorang pengatur modal harus pandai dalam melihat kebutuhan sektor usahanya.

  • Responsibility Accounting

Budget adalah hal yang perlu diterapkan agar pengelolaan keuangan bisa sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Jadi nantinya akan terdapat kesimbangan dalam pengelolaan keuangan setiap sektor.

Hal tersebut harus diterapkan untuk memitigasi terjadi kesalahan dalam alokasi biaya. Apalagi jika kondisi bisnis sedang kurang baik, maka ketelitian memang menjadi kunci utama.

  • Goal Oriented

Akan sangat aneh ketika sebuah modal dialokasikan tanpa berdasarkan tujuan perusahaan. Sehingga budget adalah hal yang menjadi tolak ukur terhadap target usaha.

Ini adalah fundamental yang perlu diketahui oleh pelaku usaha ketika melakukan manajemen modal. Jadi nantinya semua sektor bisa bekerja sesuai target dari korporasinya.

Dengan menerapkan empat prinsip dasar tersebut tentu saja sebuah usaha akan berjalan lebih lancar. Karena setiap lini memiliki sumber daya yang sudah diatur sesuai kebutuhannya.

BACA JUGA: Pengertian Margin dan Penerapannya

Tips Mudah Menyusun Budget

Pada dasarnya dalam melakukan budgeting seseorang harus teliti ketika melihat kebutuhan setiap sektor bisnisnya. Mengapa hal tersebut krusial karena setiap sektor pasti memiliki kebutuhan pribadi.

Misalnya divisi penjualan pasti membutuhkan sumber daya tertentu agar dapat menjalankan fungsinya secara optimal. Berapa jumlahnya dapat dilihat pada kebutuhan tahun sebelumnya.

Apabila masih pertama berdiri maka perencanaan keuangan tersebut mengacu pada besarnya target capaian. Apabila target capaian penjualannya tinggi maka alokasi sumber daya tentu meningkat.

Kemudian pengalokasian sumber dana juga harus sesuai dengan taksiran target kebutuhan perusahaan. Ini erat kaitannya dengan prediksi dan strategi usaha yang diterapkan pada perusahaan terkait.

Karena dalam menentukan langkah bisnis harus selalu dilandasi dengan besarnya modal. Apabila kondisi keuangan sehat dan modal dapat dijalankan maka estimasinya tentu akan lebih tinggi.

Setelah itu evaluasi kembali pengalokasian dana pada berbagai sektor dan strategi yang akan dilakukan. Evaluasi kembali harus selalu digunakan untuk mencegah terjadinya kesalahan kalkulasi dan pengalokasian.

Hal tersebut nantinya juga akan mempermudah pengawasan terhadap penggunaan setiap modal. Apabila estimasi sudah tepat dan dijalankan secara ideal maka hasilnya nanti akan optimal.

Memang cukup sulit memenuhi kondisi ideal dalam setiap perencanaan keuangan. Oleh karena itu pastikan juga mempersiapkan pengeluaran tidak terduga agar dapat mengantisipasi adanya kerugian.

Setelah memahami berbagai aspek terkait tadi tentunya Anda bisa lebih bijak dalam melakukan perhitungan. Jadi dapat disimpulkan bahwa budget adalah hal penting yang perlu teliti ketika mengalokasikan.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!