Home » Broker Adalah Perantara, Ini Peran Pentingnya Dalam Memulai Investasi

Broker Adalah Perantara, Ini Peran Pentingnya Dalam Memulai Investasi

Ketika Anda ingin melakukan investasi, broker adalah tempat yang paling tepat untuk dikunjungi saat pertama kali. Jangan asal menaruh modal sendiri di sembarang tempat.

Bila investasi tersebut tidak dilindungi oleh OJK, bukannya untuk atau dapat laba. Justru nantinya Anda merugi karena modal tersebut hilang begitu saja, memang harus ada media perantara.

Seperti yang diketahui, arti broker adalah perantara atau pihak ketiga. Perusahaan atau jasa seperti ini memang sudah banyak di Indonesia, namun tidak semuanya memiliki kualitas bagus.

Bila Anda memang ingin melakukan investasi dengan benar, coba datang ke perusahaan broker terbaik. Bahkan Anda bisa berhubungan dengan pihak mereka secara online, informasi selanjutnya, bisa simak penjelasan berikut.

Pengertian Broker yang Harus Diketahui

Jika diartikan secara sederhana, broker adalah perantara. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa untuk menjadi perantara bagi orang yang akan membeli properti, mendapatkan pinjaman atau melakukan investasi.

Untuk pembahasan kali ini, kami akan mengarahkan pada broker yang begitu penting dalam peran investor pemula. Istilah seperti ini, tentu akan langsung terdengar ketika Anda memutuskan melakukan deposit.

Memang, tidak semua menggunakan jasa ini sebagai media untuk berinvestasi. Hanya saja, jika ingin melakukan invest aman, perlu bimbingan dari pihak ketiga, yaitu broker.

Jika dalam kehidupan sehari-hari, penerapannya jika broker adalah connection atau yang menghubungkan antara penjual dan pembeli. Investasi juga kegiatan jual-beli instrumen pada pasar modal.

Jika sederhananya adalah perantara, sebenarnya bila dalam dunia investasi, pengertian lebih rinci tentang broker itu apa? Simak penjelasannya berikut ini.

Jadi, berdasarkan pernyataan di atas, broker mengacu pada istilah pialang yang merupakan perusahaan atau perseorangan. Dengan tugas utamanya sebagai jembatan antara investor dan pasar modal.

Berbeda dengan pasar perdagangan, jika investasi memang membutuhkan broker. Alasannya, pertukaran efek mau mengambil atau menerima dari perusahaan yang menjadi anggota dari pertukaran efek tersebut.

Maka dari itu, tidak semua orang atau instansi boleh membuka jasa ini dengan seenaknya. Ada prosedur bila ingin menjadi broker, tugasnya saja menjadi perantara untuk investasi.

Fungsi dan Tugas Seorang Broker Adalah Sebagai Berikut

Berdasarkan pengertian yang sudah dijelaskan di atas, telah tertera sangat nyata mengenai tugas broker itu sendiri. Di Indonesia juga telah banyak perusahaan broker yang resmi dan terpercaya.

Karena broker adalah pihak ketiga yang akan menghubungkan Anda dengan pembeli, tentu harus terpercaya. Apalagi dalam dunia investasi sangat erat kaitannya dengan keuangan.

Tapi, bukankah investor bisa independent melakukan investasi sendiri? Iya, tentu saja bisa asalkan paham dengan alur jual beli di pasar modal, karena pada dasarnya bahwa tugas dari broker tidak hanya menjadi pialang atau perantara saja.

Tapi sebelum membahas tentang tugas-tugasnya, fungsi dari broker itu sebenarnya apa? Fungsi dari broker itu sendiri sebenarnya membantu pelanggan atau investor pada biaya tertentu, dengan berperan sebagai perantara.

Selain itu, mereka juga mampu menawarkan jasa membantu jual-beli sesuai keinginan pelanggan. Lalu, jika bertindak dalam dunia investasi, seorang broker berfungsi memberikan beberapa rekomendasi bagus mengenai saham pada investor.

Mereka akan memberikan nasehat, mana saham yang bagus ditanami saham. Bila berdasarkan fungsinya saja, broker adalah hal penting bagi para investor untuk tidak tersesat di pasar modal, lalu apa tugas yang dilakukan oleh perusahaan yang bertugas menjadi perantara ini?

  • Melakukan transaksi dengan menjembatani antara investor dengan pasar modal. Sehingga bisa terwujud kesepakatan yang diinginkan.
  • Mereka juga menganalisis pasar modal. Meneliti mana yang sedang naik instrumentnya dan mana sedang turun.

Kemudian, mereka akan menyerankan investor untuk memilih instrumen investasi paling bagus. Dengan begitu, para investor juga tidak salah memutuskan dalam membeli instrument.

  • Menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Maksudnya, broker menjaga hubungannya dengan membantu bernegosiasi, mengidentifikasi, hingga merekomendasikan solusi bila ada masalah.

Jenis-jenis Broker untuk Membantu Berinvestasi

Jadi, sebelum Anda memilih mana broker yang bagus sebagai jembatan dalam berinvestasi, Anda juga harus tahu jenis-jenisnya. Pastikan harus memilih kriteria yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

Meski broker adalah pihak ketiga, jika dilihat dari fungsi dan tugasnya memang sangat membantu para investor pemula. Tidak salah juga, terkadang biaya jasanya juga tidak murah, karena mereka membimbing dari awal dan seterusnya.

Investasi saat ini bukanlah kegiatan yang jarang dilakukan, kini sudah banyak program investasi dengan modal minim. Adanya broker resmi dan terpercaya, manfaatkan mereka untuk membantu Anda mewujudkan laba besar dalam investment, untuk jenisnya dibagi menjadi dua macam :

1. Jika berdasarkan kliennya, maka jenis brokernya adalah jenis retail atau disebut dengan individu. Dan satunya adalah institutional atau sebuah perusahaan/institusi.

2. Jika berdasarkan layanan, macam broker dibagi menjadi 4 jenis. Dan Anda harus memahaminya, yaitu :

  • Jika Anda memilih full service, maka akan didapat adalah memberikan informasi, laporan, analisis, dan juga perintah apa saja diinginkan investor.
  • Deep discount, hanya membantu jual beli dan memelihara rekening dari pelanggan.
  • Discount, memberikan rekomendasi berdasarkan analisis yang ada di pasar modal.
  • Dan terakhir online broker, adalah perantara yang dapat melayani pelanggan secara online.

Berdasarkan beragamnya jenis broker bisa Anda dapatkan, pilih sesuai dengan kebutuhan. Semakin lengkap jenis pelayanan didapat, maka Anda harus menyediakan biaya lebih.

Tips Memilih Perusahaan Broker Adalah Sebagai Berikut

Broker merupakan unsur penting dalam berinvestasi, khusus bagi perusahaan resmi. Mereka menawarkan jasa dibutuhkan para pemula untuk melakukan kegiatan ekonomi di pasar saham, khususnya.

Kinerja dari broker resmi juga bagus dan sangat tertata dengan rapi. Asalkan jika Anda memilih perusahaan terbaik dengan status latar belakang baik. Meski tidak ada orang terdekat paham investasi, broker resmi siap membantu.

Bahkan bila Anda memilih jenis broker full service, dimulai dari pembelajaran, laporan, analisis hingga pemeliharaan rekening akan dilakukan. Jadi, agar tidak salah memilih institusi broker, lakukan tips berikut :

  1. Jangan lupa memilih yang sudah bersifat sekuritas dan terdaftar resmi oleh lembaga-lembaga terkait. Hal itu agar menghindari Anda dari penipuan hingga dapat membuat uang hilang dibawa kabur.
  2. Pilih juga perusahaan yang memberikan pelayanan lengkap, tapi sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Karena ada banyak penawaran paket lengkap, biaya jasanya sangat mahal.
  3. Jika Anda memang ingin melakukan trading secara online, pastikan bahwa broker tersebut memiliki platform sendiri untuk trading. Pilih paling stabil dan juga user friendly.
  4. Pertimbangkan untuk memilih broker berdasarkan setoran awal yang harus dilakukan serta berapa komisi transaksi di sana.
  5. Jika memang ragu dengan broker swasta, lebih baik memilih yang berplat merah, artinya milik pemerintah. Karena jika dari pemerintah sudah pasti aman.

Modal harus disiapkan sedari sekarang bila ingin melakukan investasi. Nanti dengan modal itu, broker adalah tempat paling tepat untuk membimbing Anda dalam investasi pertama kalinya.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!