Home » Bitcoin Adalah: Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangannya

Bitcoin Adalah: Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangannya

Bitcoin adalah sejenis mata uang yang digunakan di berbagai negara sebagai bentuk pembayaran. Sayangnya, Indonesia sendiri tidak mengizinkan karena, pemerintah hanya menerima Rupiah saja untuk transaksi baik tunai atau non.

Sejarah pembuatan dan perkembangannya terjadi pada awal tahun 2009. Satoshi Nakamoto adalah penciptanya, dimana sebelumnya lelaki asal Jepang itu mengadakan sebuah penelitian mengenai aset krypto yang mulai berkembang.

Sebenarnya, mata uang digital ini kemunculannya sudah ada sejak tahun 90 an hanya saja, waktu itu masih sebatas tahap uji coba. Sayangnya, beritanya tenggelam dan tidak terdengar kabar lagi.

Hingga akhirnya, Satoshi Nakamoto melahirkannya dan digunakan sampai sekarang. Dalam prosesnya, Bitcoin tidak mengenal pihak ketiga atau jasa bank, tidak heran bila tingkat valuasinya begitu cepat.

Karena, tidak bekerja sama dengan pihak mana saja, maka untuk sistem pembeliannya dilakukan khusus. Artinya, Anda harus mendaftar ke berbagai platform yang sudah menyediakan investasi aset krypto.

Walaupun dukungan pemerintah memang masih kurang, namun di Indonesia sudah tersedia berbagai aplikasi pendukungnya. Anda tinggal pilih salah satu dan yang memberikan kemudahan dalam transaksi.

Cara Kerja dari Bitcoin Adalah

Setelah mengetahui bagaimana sejarahnya, sekarang Anda akan mengetahui bagaimana cara kerjanya. Dimana, setiap penggunanya harus menginstal dulu wallet pada komputer atau ponsel, lalu membuat alamatnya seperti email.

Menariknya, pengguna juga bisa berbagai alamat ke lainnya, dengan begini dapat digunakan untuk proses pembayaran atau keperluan lainnya. Tetapi, lebih disarankan penggunaannya cukup sekali saja agar aman.

Dalam prosesnya, Anda akan mendapatkan private keys fungsinya sebagai bukti transaksi yang pernah dilakukan. Serta penyimpanan tanda tangan, dengan begini semua orang tidak akan mampu mengubah transaksi tersebut.

Perlu diketahui, semua yang terjadi pada wallet tersebut akan dicatat secara lengkap. Kemudian, data itu akan disiarkan melalui sebuah jaringan dan dikonfirmasi setiap 10 hingga 20 menit.

1.      Menggunakan Blockchain Dalam Bitcoin

Dalam sistem kerja dari mata uang ini, pengguna akan menemukan istilah Blockchain. Fasilitas ini merupakan sebuah catatan yang tersisa di rantai blok, sehingga wallet dapat bekerja secara otomatis melakukan perhitungan.

Dompet sendiri akan menunjukkan masih berapa jumlah atau sisa uangnya, bisa atau tidak digunakan untuk transaksi kembali. Demi keamanan, biasanya disertakan verifikasi terlebih dulu agar tidak terjadi penipuan.

2.      Menggunakan Penambangan Dalam Bitcoin

Cara kerja terakhir pertambangan atau konsensus yang mengkonfirmasi bagaimana transaksi terjadi. Hal ini sebagai bentuk keamanan sehingga, manipulasi blok dapat dihindari, yang menyebabkan adanya pertumbuhan blok baru.

Semua penerapan ini sudah disesuaikan dengan aturan Cryptocurrency itu sendiri. Harus diketahui, penggunaan aset krypto ini memang sedikit rawan, bila sistem keamanan tidak kelas A maka, kemungkinan tercuri tinggi.

Begini Cara Trading Bitcoin

Setelah mengetahui bagaimana cara kerjanya, saatnya Anda memahami bagaimana melakukan trading agar bisa menghasilkan pendapatan besar. Perlu diingat, setiap investasi pasti menghadirkan risiko baik besar atau kecil.

Oleh karena itu, sebelum memberikan akses ke sana, pahami dulu apa saja risikonya dan bagaimana cara mengatasinya. Dengan begini, Anda bisa paham bila terjadi hal yang tidak diinginkan dalam trading.

Perlu diketahui, akses volatilitas di mata uang ini termasuk paling tinggi. Jangan pernah senang bila mendapatkan harga terendah, karena bisa saja beberapa menit kemudian, angka akan anjlok tajam.

1.      Siapkan Mental Sebelum Trading Bitcoin

Dalam trading ini setiap trader harus mengetahui dulu bagaimana persiapannya. Pertama yang dilakukan adalah mempersiapkan mental, harus diakui selama proses emosi menjadi tidak stabil hal itu akan berpengaruh.

Contohnya, saat sedang tren seharusnya, segera menjualnya sayangnya, mental kurang kuat dan terus menanti. Hingga akhirnya, pada menit tertentu harga menurun tajam, kondisi tersebut sering terjadi.

Oleh karena itu, pastikan Anda mampu menahan diri, perlu diingat kondisi diatas bukan logika yang berjalan melainkan nafsu. Hasilnya bukan membuat untuk tetapi, sebaliknya jadi harap perhatikan hal kecil tersebut.

2.      Siapkan Anggaran Sebelum Trading Bitcoin

Poin berikutnya masih berhubungan dengan mental yaitu mempersiapkan anggaran. Jangan pernah melakukan tindakan gegabah, tanpa perhitungan sama sekali, termasuk menambah anggaran dengan naik 10% atau lebih.

Pada saat harga sedang sangat bagus, catatan penting dan akan selalu diingatkan adalah volatilitas tinggi. Lebih baik bila keuntungan sedikit tetapi, bisa dirasakan lebih dari satu kali, hasilnya sama.

Trading Bitcoin Adalah Membangun Perencanaan

Dalam tahap ini, ada banyak hal yang harus diperhatikan, dimana setiap trader dilarang keras mengikuti trading hanya mengikuti tren tanpa melakukan persiapan. Perencanaan ini meliputi, kapan harus membeli atau menjual.

Poin ini sangat penting karena, berhubungan dengan pergerakan sebuah mata uang. Seperti pernyataan di atas bila volatilitas tinggi, maka untuk pembelian usahakan jangan hanya saat angka tersebut turun.

Tetapi, usahakan pada saat melonjak naik tetap saja dibeli. Karena, Anda tidak tahu setelah ini pergerakannya bagaimana, untuk melakukannya coba lihat juga bagaimana kondisi pasar global.

Hampir sama seperti investasi lainnya, pergerakannya juga terpengaruh pada kondisi global sebuah negara walau tidak penuh. Oleh karena itu, bagi pemula diharapkan untuk melakukan pembelian dengan nominal kecil terlebih dulu.

Kondisi ini memungkinkan untuk Anda beradaptasi terlebih dulu, bagaimana suasana dan keadaan Bitcoin. Setelah memahami dan menemukan trik jitu lainnya, baru tambahkan angka secara perlahan.

Anda juga harus melakukan perencanaan secara detail, misalnya saat sedang tregadi sebuah tren apakah mau mengikutinya. atau justru menciptakan sendiri. Hal paling kecil juga harus dijadikan sebagai sebuah tahapan.

Seperti, kapan harus melihat trading, apakah perlu mengaktifkan pembelian serta penjualan otomatis, dan lain sebagainya. Setelah semua tersusun rapi, usahakan untuk mengikuti semua aturan tersebut.

Perlu diketahui, banyak trader mengalami kerugian cukup banyak karena, mereka tidak mengetahui rencananya sendiri dan sering merubahnya. Dalam psikologi trading, hal ini memang kerap terjadi dan menjadi senjata makan tuan.

Lakukan Riset Sebelum Trading Bitcoin

Perlu diketahui, dalam melakukan perencanaan jangan hanya asal berencana, melainkan harus disertai dengan berbagai riset penting. Semua investasi pasti punya faktor mengapa bisa naik dan turun.

Misalnya, keadaan sosial politik, ada tren yang mengarahkan pengguna lain untuk menaikkan harga, serta mengetahui berita terkini. Semua harus dikumpulkan jadi satu terlebih dulu, kemudian dipahami secara detail.

Jika, tidak biasanya akan ada satu poin penting yang luput dari perhatian. Bisa saja faktor tersebut merupakan kunci utama mengapa harga bisa naik atau turun tajam.

Oleh karena itu, jangan terburu-buru dalam memberikan keputusan. Lihat juga bagaimana grafik berjalan, semua itu harus jadi satu dan dilihat secara perlahan, coba lihat efeknya di masa lalu seperti apa.

Contohnya seperti ini, pasar sedang tren bagus, grafik menunjukkan meningkat, tetapi saat bersamaan juga di beberapa waktu menurun. Hanya saja, kondisi tren masih menguat, kondisi seperti ini sering terjadi.

Inilah alasan mengapa dalam melakukan riset tidak boleh hanya melihat saja, atau membaca tanpa ada pemahaman yang jelas. Perlu diingat, trading bisa berkata banyak baik atau buruk jadi, perhatikan seksama.

Model Dari Trading Bitcoin

Dalam melakukan trading, pengguna akan diberikan beberapa metode seperti, harian atau daily. Dimana trader akan melakukan transaksi setiap hari, jadi mereka terus memastikan aplikasi selama 24 jam penuh.

Mode berikutnya dinamakan scalping, dimana pemain hanya memainkan beberapa menit saja. Tujuannya adalah memperoleh laba kecil, tetapi bisa dilakukan berulang-ulang sehingga, dalam satu hari hasilnya cukup besar.

Mode terakhir disebut Swing Trading, dimana pengguna melakukan teknik pengamatan, perencanaan, dan riset terlebih dulu sebelum memutuskan membeli atau menjual. Hampir seluruh pemain melakukan hal ini.

Kelebihan Dalam Menggunakan Bitcoin

Kelebihan utama yang dapat dirasakan adalah nilai pertambahan cukup besar. Coba saja lihat angka Bitcoin hari ini, sudah naik beberapa kali lipat dari kondisinya di tahun 2018.

Inilah yang membuat banyak orang cepat kaya, selain itu para pengusaha tidak takut bila terjadi inflasi karena tidak terikat bank. Dengan begini, dapat dijadikan sebagai dan cadangan terbaik.

Apalagi, saat ini perkembangannya sudah cukup pesat, banyak pilihan platform terbaik. Dimana, mereka juga memberikan fasilitas seperti, menggunakan menghadirkan demo dan lomba dengan reward cukup besar.

Akun demo semacam ini harus dimanfaatkan sebagai upaya pembelajaran. Dengan begini Anda bisa melihat bagaimana tips dan trik tersembunyi dengan melihat sistem permainannya seperti apa.

Kekurangan Dalam Menggunakan Bitcoin

Ada kelebihan pasti juga punya kekurangan, untuk Bitcoin sendiri Anda harus berhati-hati karena, harganya tidak menentu dan mudah sekali anjlok tanpa sebab. Selain itu, masalah peretasan juga harus jadi perhatian.

Beberapa berita mengatakan bahwa, tingkat peretasannya cukup tinggi, perlu diketahui perusahaan aset krypto tidak memberikan dana asuransi jika, ada dana tercuri. Kondisi ini berbanding terbalik dengan investasi lainnya.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Kapitalisme

Pilihan Aplikasi Trading Bitcoin

Untuk menjalankan trading, sudah ada beberapa tempat yang dapat dipilih. Dimana, mereka menghadirkan berbagai macam fasilitas menarik untuk dicoba, poin paling penting adalah platform tersebut aman terlebih dulu.

Sama saja mempunyai fasilitas bagus tetapi, saat dibutuhkan untuk pencairan ternyata harus memenuhi syarat dan ketentuan berlaku dulu. Berikut, beberapa rekomendasi serta penjelasannya secara singkat.

1. Aplikasi Toko Crypto Bitcoin

Aplikasi pertama adalah Toko Crypto, dimana platform tersebut sudah banyak pengguna apalagi, dengan hadirnya versi 2.0 ini, fasilitasnya cukup lengkap. Hanya saja, secara keseluruhan sangat menyenangkan.

Biaya transaksi yang diberikan cukup rendah, mereka juga bisa sudah bekerja sama dengan berbagai bank lokal. Jadi, sistem pencairan bisa dengan mudah dilakukan tanpa harus rumit ini dan itu.

Untuk permasalahan keamanan tidak usah diragukan lagi, versi terbaru ini dua kali lebih bagus dibandingkan sebelumnya. Toko Crypto juga sudah terdaftar di bappebti serta OJK, jadi pengawasannya sangat ketat.

2. Aplikasi Indodax Bitcoin

Platfotm ini cukup banyak penggunanya di Indonesia kurang lebih 1,9 juta pengguna pengguna sudah terverifikasi dan diperkirakan menjadi terbesar. Anda dapat mengunggahnya melalui Android atau Apple.

Indodax juga sudah terdaftar di Bappebti serta OJK, sehingga semua transaksi disini mendapatkan pengawasan penuh. Proses registrasi cukup mudah bahkan, untuk top up deposit bisa dilakukan melalui berbagai bank.

Investasi mata uang digital ini memang cukup mudah, hanya saja perlu perhatikan berbagai faktor dan risiko. Bitcoin adalah salah satu dari aset krypto yang banyak peminatnya karena, menghasilkan keuntungan melimpah.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!