Home » Barista Adalah: Ini Pengertian, Tugas, Tanggung Jawab dan Sejarahnya

Barista Adalah: Ini Pengertian, Tugas, Tanggung Jawab dan Sejarahnya

Barista adalah istilah kekinian yang belakangan menjadi populer terutama dikalangan anak muda masa kini. Apalagi dengan merambahnya kafe dan kedai, kata barista tentu sudah tidak terasa asing lagi di telinga.

Barista merupakan seseorang yang mengkhususkan diri dalam membuat sampai menyajikan berbagai jenis minuman. Anda dapat menemukan barista tersebut di kedai, toko buku, atau bar yang menyajikan minuman.

Profesi tersebut tidak hanya sekedar membuat serta menyajikan kopi enak serta indah saja. Namun, pada praktiknya juga membantu dalam urusan inventaris, menjalankan mesin kasir, serta pekerjaan lainnya.

Apabila tertarik untuk menjadi seorang peracik, Anda perlu belajar tentang bagaimana cara membuat berbagai jenis minuman kopi. Terkadang juga tidak hanya rasa yang disajikan, melainkan gambar serta bentuk artistik lainnya.

Pada teknisnya, barista adalah seseorang yang sudah dilatih secara profesional dalam menyajikan espresso. Espresso sendiri mengacu pada penggunaan cara khusus untuk menyeduh sebuah kopi.

Sejarah Perkembangan Barista si Peracik

Sekitar abad ke 15, diperkirakan mulai muncul kedai kopi pertama di Mekah, Arab Saudi hingga akhirnya menjadi terus meluas. Kedai tersebut digunakan masyarakat untuk sekedar bersantai, berdiskusi atau bermain.

Sedangkan pada Eropa sendiri, kedai kopi pertama muncul di Venesia, Italia sekitar tahun 1629. Pada waktu yang cukup berdekatan tersebut muncul kedai di Perancis, Rumania, Inggris, Swiss, dan negara lainnya.

Pada saat itu, barista adalah peracik kopi biasa di mana masih menggunakan sebutan yang berbeda setiap negaranya. Hingga kata barista muncul dan populer bersama dengan istilah lain di dunia perkopian.

Di Indonesia sendiri, sejarah peracik tidak lepas dari masa kolonialisme Belanda. Tepatnya pada tahun 1696, Belanda datang membawa benih kopi berjenis Arabika untuk dibudidayakan di Indonesia.

Tahun 1878, kedai kopi pertama di Indonesia muncul dengan nama Warung Tinggi Tek Sun Ho. Kedai tersebut masih eksis sampai hari ini, dengan menu sangat terkenal yakni kopi jantan dan betina.

Kemudian pada tahun 90an, makin muncul beragam kedai kopi di Indonesia. Kedai tersebut bentuknya masih sangat sederhana dan menyajikan kopi tanpa teknik, selain itu istilah barista masih belum dikenal.

Awal kemunculan istilah barista adalah saat tren minum dan kedai modern menjadi kebiasaan bagi anak muda. Sekitar tahun 2014 lalu, Indonesia mengalami ledakan peminat kopi dan kebutuhan barista meningkat.

Tugas serta Tanggung Jawab Seorang Barista

Tugas serta tanggung jawab barista yang Anda ketahui mungkin hanya sekedar meracik, membuat, menyiapkan, dan menyajikan kopi. Meski kedengarannya sepele, pekerjaan tersebut sebenarnya membutuhkan latihan cukup lama.

Oleh karena itu, menjadi seorang barista membutuhkan sertifikasi, pelatihan, dan mengikuti berbagai kompetisi. Hal tersebut dilakukan untuk mengasah kemampuan dan keahlian para peracik kopi sebuah coffee shop.

Pekerjaan utama dari seorang barista adalah membuat serta menyajikan sebuah kopi. Namun, ternyata barista masih memiliki banyak tugas lainnya yang harus dilakukan selain meracik minuman.

  • Mengoperasikan dan Merawat Mesin

Tugas barista yang pertama dan harus Anda tahu adalah mengoperasikan dan merawat mesin espresso komersial. Tugasnya adalah mengukur besar suhu dan tekanan dalam pembuatan espresso.

Keterampilan dalam menggunakan berbagai alat mesin seduh tersebut adalah salah satu tugas paling mendasarnya. Selain menggunakan, merawat alat dan mesin tersebut juga menjadi tanggung jawabnya.

  • Melayani dan Menerima Pesanan Pelanggan

Tugas selanjutnya dari seorang barista adalah melayani pelanggan yang datang. Sebagai seorang pelanggan tentu harus diterima dengan baik serta ramah oleh pegawai kedai kopi tersebut.

Selain melayani, barista juga berperan sebagai penerima pesanan dari pelanggan coffee shop. Namun, hal tersebut tergantung dari peraturan dan ketersediaan pegawai shift di coffee shop.

  • Memiliki Pengetahuan Mengenai Kopi

Menjadi seorang barista di mana memiliki tugas untuk meracik minuman terutama yang memiliki bahan dasar espresso. Tugas paling penting dari peracik adalah memiliki pengetahuan terkait kopi.

Tentu tidak lucu apabila ada seorang pelanggan yang bertanya mengenai menu di coffee shop. Namun, barista yang sedang bertugas tidak dapat menjelaskan menu di coffee shop tersebut.

Peralatan Barista Adalah Rahasia Kopi Enak

Mengunjungi sebuah coffee shop, tidak jarang Anda merasakan kagum terhadap performa para peracik saat membuat minuman. Melihat cara para peracik mengoperasikan berbagai macam alat pembuat kopi juga terlihat keren.

Namun untuk dapat mengoperasikan peralatan tersebut ternyata membutuhkan latihan dan kursus belajar cukup membutuhkan waktu. Di bawah ini adalah alat dasar peracik yang harus dikuasai.

  • Coffee Grinder

Grinder adalah alat yang untuk menggiling biji sebelum diseduh menggunakan air panas. Ini merupakan alat paling dasar dalam pembuatan kopi dan sangat dibutuhkan di coffee shop.

Kenikmatan rasa kopi lahir dari proses penggilingan biji yang tepat. Apabila hendak menyajikan secangkir kopi berkualitas dan memanjakan lidah, Anda wajib menggunakan mesin grinder tersebut.

  • Moka Pot

Alat pembantu barista adalah moka pot, digunakan untuk membantu dalam proses penyeduhan kopi. Biasanya hasil seduhan moka pot memiliki cita rasa unik, lezat, serta lebih berkarakter.

Moka pot tersusun dari tiga bagian yakni lapisan pertama berguna sebagai wadah penyimpanan air. Pada lapisan ke dua dan tiga digunakan sebagai filter serta tempat menampung kopi yang sudah jadi.

  • Mesin Espresso

Mesin espresso merupakan salah satu alat idaman para peracik dan tentunya di inginkan oleh setiap coffee shop. Biasanya yang menggunakan mesin ini adalah seorang peracik profesional dan sudah berpengalaman.

Tampilan mesin yang begitu garang, gagah, tangguh, namun harganya masih cukup terbilang mahal. Dengan menggunakan mesin ini akan menghasilkan espresso yang lebih enak dan busa melimpah.

Gaji Bulanan Barista di Indonesia

Kedai dan pecinta kopi sedang menjadi salah satu tren di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Maka dari itu, ahli peracik kopi juga sangat dibutuhkan untuk mengisi kekosongan coffee shop.

Untuk menjadi peracik yang handal, Anda harus melewati masa belajar cukup lama. Apabila ingin melamar profesi tersebut, paling tidak Anda sudah memiliki pengalaman dalam meracik kopi paling tidak 1 tahun.

Besaran gaji barista di Indonesia sebenarnya tidak ada acuan pastinya. Semakin tinggi jam terbang orang tersebut, maka akan mendapatkan bayaran yang lebih besar di tempatnya bekerja.

Yang menjadi pertimbangan dalam besaran gaji barista adalah di mana tempat kerjanya. Apabila bekerja pada coffee shop besar yang sudah memiliki nama di masyarakat maka penghasilannya juga besar.

Umumnya seorang peracik mendapatkan upah minimum regional (UMR) masing-masing daerah. Berdasarkan data dari situs penyedia informasi lowongan pekerjaan, gaji rata-rata untuk barista di Indonesia adalah Rp. 2.683.668.

Sedangkan kisaran gaji terendah profesi tersebut adalah Rp. 763.000 dan tertinggi pada angka Rp. 5.763.000. Sementara itu, untuk Anda yang sudah memiliki sertifikat maka dapat menerima sekitar Rp. 7-10 juta.

Memiliki ketertarikan tinggi dengan dunia perkopian serta daya tahan tubuh yang baik dan suka bertemu dengan orang baru. Menjadi seorang Barista adalah profesi yang paling tepat untuk Anda.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!