Home » Akuntabilitas Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh dan Fungsinya Dalam Bisnis

Akuntabilitas Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh dan Fungsinya Dalam Bisnis

Akuntabilitas adalah istilah yang erat kaitannya dengan akuntansi, perhitungan, pertanggungjawaban. Pasti jarang sekali memahami hal tersebut jika Anda bukan dari kalangan seorang pebisnis atau pekerja kantoran.

Di bidang akuntansi, manajemen atau ekonomi, digunakan istilah khusus supaya lebih spesifik pemahamannya. Bagi seorang profesional berbagai istilah di bidang pekerjaan menekankan pada konsep khusus sehingga butuh hal seperti ini.

Akuntabilitas adalah salah satu pemahaman spesifik yang berlaku universal dalam bisnis dan manajemen. Berhubungan dengan tingkat kepercayaan pihak lain terhadap hasil kerja individu maupun perusahaan yang berkutat pada 1 tempat.

Pada dasarnya mengenal istilah dalam akuntansi akan membantu Anda mudah memahami perkembangan ekonomi. Berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, jenis, prinsip, fungsi dan penerapan dalam bisnis supaya Anda lebih mudah memahaminya.

Mengenal Apa Itu Akuntabilitas Lebih Jauh

Akuntabilitas adalah suatu pertanggungjawaban dari seseorang kepada pihak lain terkait proses pekerjaan. Dalam bahasa Inggris accountability adalah sebuah pertanggungjawaban, lebih banyak digunakan dalam bidang manajerial.

Menurut Lawton dan Rose, akuntabilitas merupakan proses yang dijalankan seseorang dalam menyusun sebuah laporan. Laporan tersebut merupakan hasil pekerjaan yang tujuannya untuk dipertanggungjawabkan pada atasan.

Menurut Mardiasmo, akuntabilitas adalah kewajiban seseorang untuk membuat pertanggungjawaban terhadap organisasi. Baik hasil yang masuk dalam kategori gagal maupun keberhasilan menjalankan misi organisasi berkaitan tujuan bersama.

Sekilas mirip dengan responsibilitas, namun tujuan dari sebuah laporan pertanggungjawaban berbeda. Responsibilitas adalah tanggung jawab terkait peran perusahaan maupun individu terhadap posisinya di masyarakat dalam kesediaannya taat terhadap hukum dan norma.

Dari definisi masing-masing dapat dipahami bahwa akuntabilitas adalah kapabilitas seseorang dalam perusahaan terhadap pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya. Di dalamnya terdapat fungsi kontrol untuk menjamin tercapainya tujuan perusahaan.

Di dalam sebuah organisasi profit terdapat susunan kepengurusan. Setiap unit atau divisi memiliki satu orang atau bagian yang bertugas sebagai supervisi. Kepada bagian supervisi inilah laporan paling pertama dibuat.

Setiap unit kemudian membuat atau mengumpulkan laporan dari masing-masing individu untuk disusun secara global. Selanjutnya diserahkan kepada atasan lebih tinggi untuk laporan pencapaian setiap unit.

Tidak berhenti sampai di situ, selanjutnya laporan akan sampai pada pucuk pimpinan. Meski tidak terjun langsung menjalankan manajemen, pimpinan atau owner perusahaan perlu tahu seperti apa perkembangan pencapaian targetnya.

Laporan pada akhirnya akan dijadikan bahan evaluasi demi kemajuan bersama. Manfaat positif akan dibagikan kepada seluruh bagian maupun karyawan yang ada di bawah perusahaan tersebut.

Seperti Inilah 2 Jenis Akuntabilitas

Akuntabilitas adalah bentuk tanggung jawab yang cakupannya luas. Berkaitan dengan permasalahan bisnis dan manajemen terdapat 2 jenis. Dibedakan berdasarkan arah peruntukan laporan pertanggungjawaban yang disusun.

  1. Akuntabilitas Vertikal

Sebuah bentuk pertanggungjawaban yang dibuat individu dalam perusahaan untuk atasan langsung. Terdapat hubungan hirarki sesuai susunan kepengurusan dalam badan usaha. Contoh marketing kepada supervisor, petugas administrasi kepada Kepala Unit.

Bukan hanya dalam satu tubuh organisasi, pertanggungjawaban juga perlu dibuat dari cabang kepada induk perusahaan. Sehingga secara sistematis semua hasil kerja bisa dipantau, lebih mudah mengukur pencapaian.

Proses ini bisa dipahami secara lebih sederhana apabila Anda adalah pelaku bisnis. Ketika menjalankan bisnis online misalnya, Anda tentu bekerja sama dengan pihak lain contoh admin online.

Meski usaha masih dalam skala kecil, Anda perlu minta laporan pertanggungjawaban secara berkala. Sebagai pebisnis tentu ingin perkembangan signifikan dan profit besar, di sini akuntabilitas adalah cara untuk memantaunya.

  1. Akuntabilitas Horizontal

Laporan pada kategori ini tidak ditujukan untuk atasan, perusahaan induk dan pihak-pihak atasan. Lebih untuk menjaga hubungan baik antara individu atas nama perusahaan maupun perusahaan sendiri kepada masyarakat dan lingkungan.

Pertanggungjawaban kepada pihak diluar urusan bisnis sangat penting, sebab perusahaan perlu mendapatkan perspektif positif dari lingkungan sekitar. Hal ini berkaitan langsung dengan eksistensi perusahaan dalam jangka panjang ketika melakukannya.

Siapa saja yang memiliki usaha baik kecil maupun skala besar pastinya ingin bisnis diakui. Mendapatkan perhatian masyarakat sebagai pangsa pasar. Hal ini bisa didapatkan secara maksimal jika perusahaan lebih akuntabel.

Prinsip dalam Akuntabilitas Adalah Seperti Ini

Terdapat prinsip yang harus dipenuhi dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban. Baik dalam kehidupan usaha kecil, menengah maupun besar, prinsip akuntabilitas wajib dijaga supaya penilaian lebih obyektif misalnya seperti ini prinsipnya berbisnis:

  1. Usaha dijalankan atas dasar komitmen antara pimpinan dengan seluruh karyawan. Bukan hanya menjadi tugas dari karyawan di setiap bidang, namun pimpinan juga memiliki peran dan pengaruh penting dalam aktivitas ini.
  2. Merupakan suatu mekanisme sistem penggunaan sumber daya secara efisien karena mampu menciptakan kondisi yang lebih teratur. Memaksimalkan potensi internal baik sumber daya produksi maupun kompetensi setiap individu dalam tubuh perusahaan.
  3. Track record capaian hasil kinerja harus jelas, secara berkala perlu dilakukan audit untuk menjaga ritme bisnis sesuai prosedur. Dari waktu ke waktu pimpinan dapat memantau trend kemajuan bisnisnya dengan baik.
  4. Dilakukan secara jujur, transparan, pandangan obyektif terutama terhadap pencapaian yang ingin dituju oleh perusahaan. Tidak selalu laporan hasil positif, bisa juga berisi evaluasi pada kegagalan bisnis yang berpotensi menyebabkan kerugian.

Jadi seperti itulah prinsip yang digunakan dalam praktik akuntan seperti ini. Yang terpenting adalah masing-masing pihak harus memegang erat nilai transparansi, kejujuran, inovatif, serta secara objektif agar sama-sama merasa diuntungkan.

Tanpa adanya transparansi, hal ini membuat masing-masing pihak merasa tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Karena dalam melakukannya, butuh kejujuran dan saling percaya untuk mempererat kerja sama antar perusahaan yang berlangsung.

Macam-macam Fungsi dalam Kehidupan Bisnis

Akuntabilitas adalah alat yang paling efektif untuk mengukur perkembangan bisnis. Indikator ketahanan dalam menghadapi persaingan secara global. Berikut secara lengkap fungsi penerapannya dalam kehidupan bisnis.

  1. Monitoring tugas dan aktifitas

Setiap kegiatan dalam organisasi perlu dilakukan pengawasan supaya tidak terjadi penyimpangan terhadap segala peraturan yang berlaku. Aktifitas harus berkaitan dengan visi misi perusahaan dalam upaya mencapai target bersama.

Tugas dan pekerjaan yang telah memenuhi prosedur dapat dijadikan sebagai laporan keberhasilan kepada atasan. Seorang pimpinan juga akan dinilai hasil kinerjanya selama menjabat dari sebuah laporan.

Selanjutnya dewan pengawas akan melakukan evaluasi terhadap tugas dan aktifitas dari pimpinan perusahaan. Apakah sudah sesuai dengan harapan di masa kepemimpinannya atau masih diperlukan perbaikan.

  1. Kontrol terhadap potensi penyalahgunaan wewenang

Dalam sistem badan usaha setiap bagian memiliki keterikatan. Diharuskan adanya transparansi sesuai prinsip akuntabilitas, sehingga setiap potensi penyalahgunaan jabatan atau wewenang dapat dicegah lebih dini.

Keinginan memperkaya diri sendiri dengan memanfaatkan sumber daya perusahaan kadang tidak dapat dihindari. Adanya akuntabilitas adalah untuk meminimalisir risiko tersebut, sebab setiap aktivitas menyimpang dari ketentuan akan langsung diketahui.

  1. Meningkatkan efisiensi

Laporan pertanggungjawaban menjadi landasan bagi pimpinan untuk mencari jalan meningkatkan efisiensi. Penghematan modal untuk produksi lebih besar, jika hal tersebut dapat dicapai, maka profit perusahaan lebih maksimal.

Akuntabilitas merupakan instrument bagi badan usaha yang fokus terhadap profit. Menyediakan kebutuhan masyarakat sebagai konsumen maupun stakeholder, dengan begitu iklim usaha lebih sehat dan stabil.

BACA JUGA: Pengertian Leverage, Jenis dan Contohnya

Contoh Penerapan Akuntabilitas yang Benar

Contoh penerapan akuntabilitas adalah pembuatan laporan harian, Anda memiliki bisnis online khusus produk edukasi anak usia dini. Anda memiliki tenaga administrasi untuk membantu pelaksanaan mulai dari pengadaan barang, pencatatan sampai penjualan.

Setiap hari, petugas admin Anda wajib memberikan laporan berupa barang masuk, jumlah stok tersedia masing-masing item, masuknya barang baru. Sebab stok produk Anda adalah aset yang akan menghasilkan keuntungan.

Dari stok yang ada di hari sebelumnya, berapa laku terjual hari ini, berapa reseller yang sudah melunasi pembelian, berapa jumlah profit harian. Admin juga harus melakukan pengecekan barang kiriman kepada konsumen.

Laporan bisa dibuat per hari, perminggu atau perbulan. Ini merupakan proses tanggung jawab berkaitan dalam bisnis. Semakin detail pencatatan semakin menekan risiko penyalahgunaan, selanjutnya Anda dapat berkontribusi di luar.

Contoh dengan menjadi sponsor acara keagamaan, memberikan donasi korban bencana, aktif dalam kegiatan sosial atas nama perusahaan. Kegiatan ini merupakan pengenalan sekaligus implikasi dari kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Masyarakat sekitar tidak membutuhkan laporan seperti yang diberikan karyawan admin, tidak dalam bentuk print out. Namun akuntabilitas adalah kehadiran Anda sebagai perwakilan perusahaan di berbagai aktivitas kemasyarakatan sesuai norma pergaulan.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!