Home » Aktiva Adalah: Berikut Pengertian, Sifat, dan Jenis-jenisnya

Aktiva Adalah: Berikut Pengertian, Sifat, dan Jenis-jenisnya

Aktiva adalah salah satu istilah dalam dunia akuntansi di mana mempunyai peran cukup penting. Hal tersebut bukan tanpa alasan karena keberadaannya sendiri dapat digunakan buat menyebutkan benda fisik sekaligus nonfisik.

Di mana menjadi kekayaan dari sebuah perusahaan bersangkutan. Aktiva atau dikenal dengan asset disini adalah harta yang menjadi sumber perkonomian dari sebuah perusahaan.

Dan nantinya akan digunakan dalam kegiatan operasional dari sebuah perusahaan. Berdasarkan dengan standar akuntansi keuangan di dalam kerangka dasar penyajian dan penyusunan laporan keuangan.

Aktiva inipun mempunyai pengertian sebagai sumber daya di mana dikuasai oleh perusahaan. Untuk memahami lebih lanjut mengenai aktiva, maka Anda perlu menyimak pengertian, sifat sekaligus jenis-jenisnya berikut ini.

Pengertian Aktiva Adalah Sebagai Berikut

Rasanya memahami suatu hal memang belum lengkap apabila tidak mengetahui apa pengertian di dalamnya. Hal tersebut bukan tanpa alasan karena tanpa mengetahui definisinya.

Maka Anda akan kesulitan untuk mempelajari lebih lanjut mengenai istilah dalam dunia akuntansi ini. Aktiva adalah harta yang menjadi sumber perekonomian dari suatu perusahaan.

Asset tersebut akan digunakan untuk menjalankan semua kegiatan operasional di dalam perusahaan bersangkutan. Sedangkan berdasarkan dengan standar akuntansi keuangan, adalah kerangka dasar penyusunan sekaligus penyajian dari laporan keuangan ini.

Untuk menghasilkan sebuah produk, maka aktiva pun mempunyai peran sangat penting. Sebagai contohnya lahan digunakan untuk tempat produksi, bangunan sebagai sebuah pabrik, hingga kantor mesin.

Maupun peralatan lainnya merupakan alat-alat yang digunakan dalam menjalankan kegiatan produksi. Karena mempunyai peran penting buat mendukung kegiatan operasional dari suatu perusahaan.

Maka tanpa adanya aktiva maka perusahaan akan kesulitan bahkan sama sekali tidak dapat menjalankan roda bisnisnya. Itulah mengapa sekecil apapun suatu barang dalam operasional bisnis maka membutuhkan namanya aktiva di dalamnya.

Terdapat sejumlah ahli di mana juga memberikan pendapat tersendiri mengenai pengertian dari aktiva diantaranya sebagai berikut ini:

  1. S Munawir 2002:30

Menyatakan bahwa aktiva adalah suatu sarana atau sumber daya secara ekonomi di mana dimiliki oleh sebuah kesatuan usaha ataupun perusahaan. Dengan harga perolehannya atau nilai wajarnya wajib dihitung secara objektif.

  1. Thompson Learning

Sedangkan berdasarkan pendapat dari Thompson Learning yang diterjemahkan oleh skoussen. Dan lainnya menyatakan bahwa aktiva merupakan kemungkinan adanya keuntungan ekonomi di masa depan di mana diperoleh atau dikontrol oleh pihak tertentu.

  1. Djarwanto Ps

Lain lagi pendapat dari Djarwanto Ps di mana menyatakan suatu bentuk dari penanaman modal perusahaan. Adapun bentuk-bentuknya sendiri bisa berupa harga kekayaan, hak atas kekayaan tertentu ataupun jasa di mana dimiliki oleh perusahaan bersangkutan tersebut.

Sifat-sifat Aktiva dalam Sebuah Perusahaan

Jika sebelumnya sudah memahami lebih lanjut mengenai aktiva adalah, maka keberadaannya sendiri ternyata mempunyai beberapa sifat sekaligus yang harus dipahami oleh sebuah perusahaan. Adapun sifat-sifatnya tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mempunyai Bentuk Berupa Fisik dan Non Fisik

Sifat pertama yang dimiliki yakni bentuk fisik dan non fisik seperti telah disinggung dalam penjelasan sebelumnya. Jenis fisik biasanya aktivanya akan mendukung semua kegiatan operasional seperti sumber daya manusia, mesin, property, inventaris, kas dan lainnya.

Sedangkan dalam bentuk non fisik biasanya akan merujuk pada sebuah kepemilikan tak berwujud seperti kekayaan intelektual, hak paten, royalty. Ataupun hak sewa dan sejenisnya lagi.

  1. Dimiliki atau Dikuasai Oleh Sebuah Perusahaan

Sifat berikutnya aktiva adalah akan dimiliki atau dikuasai oleh suatu perusahaan dengan tujuan agar mampu memperoleh nilai jauh lebih tinggi. Adapun keberadaannya dapat diperoleh dari kepemilikan pribadi alias dibeli menggunakan modal sendiri ataupun diberikan hak kepemilikan oleh pihak lainnya.

  1. Dapat Dipinjamkan

Masih ada lagi sifatnya yakni dapat dipinjamkan kepada orang lain. Dengan kata lain keberadaannya bisa dipindah tangankan ke pihak perusahaan ataupun badan lainnya.

Tanpa perlu menghilangkan status kepemilikan dari badan ataupun perusahaan sebelumnya. Namun biasanya apabila keberadaan aktivanya diperoleh berasal dari pinjaman maka akan langsung masuk ke dalam laporan negara yakni asset sekaligus kewajiban.

  1. Dapat Memberikan Manfaat Di Masa Depan

Untuk memahami lebih lanjut, maka manfaat lainnya yakni mampu memberikan manfaat untuk masa depan. Sebab keberadaannya wajib mempunyai sifat produktif di mana mampu menambahkan kas sekaligus mengurangi hutang.

Tidak hanya itu saja, komponen inipun juga bisa menghasilkan barang maupun jasa. Selain itu untuk memenuhi keperluan dari suatu bisnis, melunasi kewajiban perusahaan hingga bisa ditukar ke dalam bentuk aktiva lainnya.

Jenis-jenis Aktiva Adalah Berikut Ini

Seperti sudah diketahui, komponen dalam suatu akuntansi memang biasanya akan dibedakan lagi berdasarkan dengan beberapa jenis didalamnya, termasuk keberadaan komponen satu ini yang masih dibedakan berdasarkan dengan beberapa jenis. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut ini.

  1. Aktiva Lancar

Ini merupakan jenis aktiva di mana adalah asset yang mempunyai sifat mudah dicairkan ataupun ditukar menggunakan transaksi uang tunai. Hal tersebut bukan tanpa alasan karena keberadaannya dapat ditukarkan dengan uang hanya dengan jangka waktu kurang dari setahun saja.

Terdapat beberapa hal yang termasuk ke dalam aktivanya diatas. Seperti kas, surat berharga, piutang dagang, piutang wesel, piutang penghargaan, beban dibayar di awal hingga peralatan penunjang perusahaan.

  1. Aktiva Tetap

Ini juga bisa disebut dengan aktiva tidak bisa diubah. Hal tersebut bukan tanpa alasan karena keberadaannya sulit untuk diubah menjadi kas maupun bentuk lainnya.

Tidak heran jika sebagian besar menyebutnya tidak lancar. Terdapat beberapa komponen yang termasuk kedalamnya seperti mesin, bangunan kendaraan dan lain sebagainya.

Keberadaan komponen ini merupakan kepemilikan asset, kekayaan ataupun harga yang dimiliki perusahaan ataupun badan yang dapat ditukarkan ke dalam uang tunai. Aktiva adalah salah satu hal yang sangat penting dalam perusahaan karena berpengaruh besar terhadap kegiatan operasional perusahaan.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!