Home » Manajemen Sumber Daya Manusia, Fungsi dan Manfaatnya

Manajemen Sumber Daya Manusia, Fungsi dan Manfaatnya

Setiap perusahaan sejatinya membutuhkan manajemen sumber daya manusia, mengingat untuk mencapai tujuannya harus memiliki SDM yang terorganisir dengan baik. Beberapa bentuk implementasi dari manajemen SDM adalah dibentuknya divisi HR.

Human Resources (HR) adalah salah satu divisi dalam perusahaan atau organisasi yang fokus menangani berbagai permasalahan terkait dengan pengelolaan sumber daya manusia. Mulai dari perekrutan, pemberian kompensasi, hingga pemberhentiannya.

Arah dan tujuan dari manajemen SDM (MSDM) ini adalah agar perusahaan atau organisasi memiliki karyawan yang berkompetensi tinggi, bersikap adaptif terhadap segala perubahan, serta mampu memenuhi berbagai tugas yang diberikannya.

Sejarah Kajian Manajemen Sumber Daya Manusia Berkembang

Perhatian terhadap sumber daya manusia belum banyak berkembang hingga akhir abad ke – 20. Hal ini dikarenakan terdapat perbedaan pandangan terhadap bagaimana memperlakukan pekerja, buruh, atau karyawan.

Dahulu manusia tidak memandang pekerjanya sebagai aset yang berharga, hal paling nyata adalah fenomena perbudakan. Pemenang dari sebuah peperangan berhak untuk menguasai pihak yang kalah, termasuk di antaranya adalah sumber daya manusianya.

Pemenang atau penguasa tanah akan mempekerjakan budak – budak dan bawahannya dengan semena – mena. Bahkan tanpa memperhatikan keselamatan pekerjanya, ketika ada yang kurang optimal dengan mudah digantikan. Indonesia pernah mengalami masa ini ketika penjajahan.

Seiring berkembangnya peradaban, pemahaman tentang moral, dan penggunaan teknologi, pandangan terhadap SDM perlahan mulai berubah. Manusia memegang peranan penting dalam pengembangan organisasi maupun perusahaan bisnis.

Pada tahun 1900-an munculah berbagai kajian tentang manajemen sumber daya manusia, mulai dari kajian ulang tentang peranan SDM terhadap organisasi, hingga upaya mengoptimalkannya demi meningkatkan produktivitas dan kinerjanya.

Pemahaman tentang produktivitas kerja sudah tidak lagi berfokus pada mesin atau teknologi, dengan teknologi sama tetapi tenaga kerjanya kurang terampil, akan mempengaruhi seluruh produktivitasnya.

Selain itu saat ini faktor terbesar yang berpengaruh pada kesuksesan sebuah perusahaan tidak lagi pada sisi produksi, tetapi pemasaran. Pada bidang ini manusia sangat diperlukan, karena memiliki daya kreasi dan empati yang menjadi kunci pemasaran.

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

Sebagaimana penjelasan sejarah perkembangan MSDM, tujuan utama dari pengelolaannya adalah mengoptimalkan peranan dan hubungan manusia agar visi misi perusahaannya bisa tercapai secara efektif maupun efisien. Karenanya MSDM menjalankan fungsi sebagai berikut :

1.      Rekrutmen dan Pemberhentian Karyawan

Langkah pertama untuk mengisi kekosongan SDM adalah rekrutmen, ada banyak sekali pertimbangan dalam proses rekrutmen. Mulai dari mendetailkan kebutuhan posisi, jumlah tenaga kerjanya, kualifikasi, hingga menentukan proses seleksi yang adil bagi setiap kandidat.

Begitu pula ketika masa kerja karyawannya sudah hampir habis, seorang HR harus memikirkan prosedur terbaik untuk melepaskan karyawannya. Perusahaan memiliki kewajiban untuk memberhentikan karyawan dengan cara yang baik.

2.      Evaluasi Kinerja

Tujuan Manajemen sumber daya manusia adalah mendorong tercapainya tujuan perusahaan. Karenanya terdapat proses penilaian kinerja, baik bersifat positif maupun negatif. Fungsinya tidak sekedar menilai, tetapi memberikan dorongan, motivasi, dan dukungan agar kinerjanya tetap baik.

3.      Pemberian Kompensasi dan Tunjangan

Hak dari karyawan adalah mendapatkan upah dan tunjangan atas kinerja serta kontribusinya terhadap perkembangan dari perusahaan tempatnya bekerja. Divisi Human Resources harus mempertimbangkan secara matang dalam menentukan besaran kompensasi dan tunjangannya.

Terlalu sedikit akan mempengaruhi kinerja serta motivasi dari karyawannya, tetapi terlalu besar juga akan membebani finansialnya. Selain itu juga harus diperhitungkan apabila ingin memberikan reward tertentu bagi karyawan agar semakin kompetitif.

4.      Pengembangan Kompetensi

Manajemen sumber daya manusia tidak berbicara tentang bagaimana memanfaatkan buruh atau karyawan untuk menghasilkan keuntungan sebesar – besarnya. Melainkan fokus pada bagaimana optimasi dari unsur manusianya.

Seiring dengan perkembangan teknologi serta masalah di masyarakat, tentu dibutuhkan kecakapan dan keterampilan untuk memecahkannya. MSDM harus memikirkan solusinya, apakah mengadakan pelatihan, sertifikasi, diklat, dan sebagainya.

5.      Menjaga Kesehatan dan Keselamatan

Kinerja dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kesehatan dan keselamatannya dalam bekerja. Merasa aman di tempat kerja membuat karyawan tidak lagi terganggu oleh pikiran – pikiran negatif, sehingga bisa fokus menyelesaikan tugasnya.

Bentuk pemberiannya bisa bermacam – macam, mulai dari memberikan fasilitas rekreasi, memberikan jaminan kesehatan, hingga asuransi keselamatan kerja.

6.      Membangun Hubungan Karyawan

Karyawan tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari sebuah sistem untuk mencapai satu tujuan, karenanya harus terjalin hubungan yang baik di antaranya. Menghormati hak karyawan dan menyediakan saluran keluhan merupakan beberapa contoh upaya mencapainya.

Manfaat Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan

Pentingnya peranan dan fungsinya menunjukkan adanya banyak manfaat ketika sebuah perusahaan mau untuk mengoptimalkan MSDM-nya. Perencanaan matang menjadi kunci keberhasilan pengelolaan SDM-nya. Berikut beberapa bentuk manfaat bagi perusahaan.

1.      Produktivitas Karyawan Meningkat

Pertimbangan dan desain pemberian reward, kompensasi, gaji, tunjangan, kesempatan pengembangan diri, dan berbagai program lainnya mampu meningkatkan produktivitas karyawan. Tidak hanya dilihat dari kinerjanya tetapi juga dari motivasinya.

2.      Sumber Pengembangan Riset

Agar mampu memberikan solusi terbaik pada sistem manajemen SDM, perlu data terkait. Salah satunya adalah pengalaman pengelolaan sebelumnya. Dengan senantiasa merencanakan dan mengevaluasinya, mampu menemukan sistem terbaik untuk pengelolaannya.

3.      Memudahkan Menentukan kebutuhan Karyawan

Pertanyaan penting bagi setiap human resources adalah apakah perlu untuk menambah tenaga kerja baru? Dengan informasi dari pengelolaan karyawannya tentu akan lebih mudah melakukan perhitungan dan prediksi tentang kebutuhan tenaga kerja, baik sekarang maupun ke depan.

4.      Pengelolaan Informasi Karyawan Lebih Teratur

Informasi tentang karyawan, seperti status, alamat, kontak, dan sebagainya terkadang diabaikan oleh perusahaan. Padahal informasi tersebut penting untuk membuat berbagai program – program terkait MSDM, seperti pemberian tunjangan atau pertimbangan promosi.

Manusia menjadi kunci bagi perkembangan sebuah perusahaan maupun organisasi. Karenanya merencanakan manajemen sumber daya manusia secara baik mampu mengoptimalkan kinerja karyawannya dan meningkatkan produktivitas dari perusahaannya.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!