Home » Tugas dan Tanggung Jawab Financial Analyst yang Perlu Diketahui

Tugas dan Tanggung Jawab Financial Analyst yang Perlu Diketahui

Tahukah Anda jika salah satu pekerjaan yang paling dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan besar itu financial analyst? Ya, hal ini benar adanya karena tugas dari pengamat financial itu sangat besar.

Bagi setiap perusahaan, penganalisis keuangan dan perekonomian akan membantu sekali dalam meningkatkan prospek perusahaan ke depannya. Dengan adanya pengamat financial, Anda bisa mengambil keputusan lebih cepat mengenai langkah ke depannya.

Tentu saja, hal ini akan sangat membantu perusahaan dalam meningkatkan produktivitas di bagian direksi sektor pemasarannya. Dengan prospek yang sudah direncanakan, kemungkinan tercapainya target pemasaran semakin mudah di lakukan.

Untuk dapat meningkatkan prospek perusahaan Anda harus melihat beberapa hal seperti SDM di sektor industri, pergerakan tren saat ini. Peluang pertumbuhan proyek ke depannya dan apakah proyek tersebut mampu bertahan lama dalam dunia kompetitif.

Hal tersebut sangat dibutuhkan dalam perencanaan proyek perusahaan agar tingkat kesuksesan meraih target pemasaran semakin meningkat. Oleh karena itulah perusahaan perlu seorang financial analyst untuk mempertimbangkan aspek-aspek ke depannya.

Tanpa adanya penganalisis, perusahaan Anda tidak akan berkembang jauh lebih besar karena perannya sangat besar. Selain menganalisis aspek tertentu di dalam sebuah proyek, tugas lain dari analis juga ada banyak.

Butuh pengalaman bertahun-tahun untuk menjadi seorang penganalisis keuangan dan prospek perusahaan. Tentu saja hal ini dikarenakan analis harus bisa melihat perekonomian global secara luas dan harus menganalisis datanya dengan detail.

Semakin detailnya analisis tersebut, maka semakin bagus untuk perusahaan terkait. Laporan dari analis saat bertemu direksi bisa digunakan untuk meningkatkan mutu dan memperkuat sektor industri dalam persaingan yang lebih ketat.

Kemampuan Financial Analyst yang Dibutuhkan

Setiap perusahaan pasti membutuhkan pekerja yang berkualitas dan mampu bekerja dengan baik bersama jajaran lainnya. Hal ini tentu saja dipengaruhi dengan kemampuan soft skill dan hard skill seseorang untuk melihat seperti apa kualitasnya.

Saat interview perusahaan, kemampuan tersebut biasanya sudah dapat dilihat dari gerak gerik calon pekerja baru. Namun untuk seorang penganalisis keuangan, kemampuan-kemampuan itu akan berperan penting dalam hal komunikasi dan keselarasan antar direksi.

Tujuan dari berkualitasnya seorang analisis keuangan adalah mampu menciptakan suasana yang baik dalam berkomunikasi agar dapat dipahami inti pembicaraannya. Jadi kemampuan itu tidak berasal dari bidang akademik saja, melainkan dari segi personalitasnya juga.

Untuk lebih jelasnya, ada beberapa kemampuan akademik dan non-akademik yang harus dimiliki oleh seorang financial analyst. Berikut ini kami berikan beberapa poin penting kemampuan akademik (hard skill) yang harus dikuasai.

  1. Memiliki kemampuan di bidang analisis data keuangan perusahaan
  2. Mampu menciptakan persentase laporan di dalam Excel
  3. Mampu menganalisis statistik perusahaan dan prospek ke depannya
  4. Memahami apa saja yang terdapat dalam akuntansi biaya perusahaan
  5. Memahami kebutuhan perusahaan
  6. Memahami Software keuangan
  7. Mampu menganalisis pergerakan di sektor keuangan
  8. Mampu memberikan laporan data keuangan
  9. Mampu menjaga kerahasiaan keuangan perusahaan
  10. Mampu menganalisis tren dan menentukan pergerakan selanjutnya

Semua poin-poin tersebut harus dimiliki oleh seorang penganalisis keuangan agar perusahaan bisa berkembang lebih jauh lagi. Ada juga kemampuan personalitas (Soft Skill) yang harus dimiliki supaya dapat menjaga komunikasi dengan baik dari beberapa poin berikut ini.

  1. Mempunyai pola berpikir yang analitis dan teliti
  2. Mampu berkomunikasi dengan baik ketika memberi laporan
  3. Memiliki kemampuan yang cakap, disiplin, rajin dan mampu mengatur waktu kerjanya
  4. Memiliki jiwa sosial tinggi agar dapat berorganisasi dengan baik
  5. Mampu berpikir secara kritis
  6. Tingkat orientasi tertuju pada tujuan bisnis dan prospek masa depan

Tanggung Jawab Financial Analyst yang Perlu Diketahui

Dengan kemampuan yang baik seperti beberapa poin di atas, analisis keuangan mampu menjadi kuat dan dapat dipercaya perusahaan. Analisis yang kuat mampu membantu sektor pemasaran, akuntansi dan direksi proyek untuk dapat bergerak lebih terstruktur.

Berikut ini ada sedikit penjelasan sederhana mengenai tanggung jawab penganalisis financial. Terutama dalam membantu setiap sektor untuk meningkatkan prospek perusahaan.

  1. Pengumpulan Data

Penganalisis financial harus dapat mengumpulkan data perusahaan agar dapat memantau dan melihat apa saja yang terjadi di dalamnya. Dengan data tersebut, analisis menjadi bisa dilakukan dengan mudah ketika memulai sebuah proyek baru.

Beberapa data yang dibutuhkan adalah buku besar akuntansi, riset industri, data ekonomi makro, harga saham statistik perusahaan, laporan keuangan dan data jumlah SDM. Semua itu biasanya dapat ditemukan dalam informasi proyek perusahaan.

  1. Buat Persentase dan Laporan

Dengan data tersebut, financial analyst mampu menciptakan laporan dalam bentuk excel dan memberikannya ke redaksi serta direktur perusahaan. Jadi, prospek proyek ke depannya menjadi lebih terstruktur dan terencana dengan baik karena ada data analisisnya.

Anda juga dapat menghindari kesalahan, merevisi susunan proyek, serta mengantisipasi jika ada peluang yang bisa diterapkan ke depannya. Inilah yang menjadi tugas utama penganalisis keuangan untuk perusahaan besar.

BACA JUGA: Manfaat dan Resiko dari Fiancial Leverage

  1. Mengatur Data untuk Prediksi Perusahaan ke Depannya

Selain untuk membuat laporan analisis proyek perusahaan, penganalisis juga mampu bekerja dalam pengaturan data perusahaan. Data tersebut di antaranya saham, peluang investasi, tren terbaru, pertumbuhan laba perusahaan, ekuitas serta pengembangan asetnya.

Data-data tersebut bisa digunakan untuk menganalisis perkembangan perusahaan ke depan. Jadi, Anda tidak perlu lagi merasa terganggu terhadap sistematika pertumbuhan selama ada analis yang mempertimbangkan semunya.

Tentu saja pengamat analisis memiliki peran dan tanggung jawab yang besar jika dilihat dari poin-poin di atas. Anda perlu mempertimbangkan prospek perusahaan ke depannya dengan bantuan analis agar pertumbuhan bisa direncanakan dengan baik.

Ketika seorang penganalis sudah mengumpulkan datanya secara lengkap. Maka perusahaan Anda bisa terus berkembang dan mampu bersaing di dalam dunia industri kompetitif dengan bantuan financial analyst.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!