Home » 7 Aplikasi Saham yang Sudah Diawasi OJK, Ketahui Tips dan Trik Memilihnya

7 Aplikasi Saham yang Sudah Diawasi OJK, Ketahui Tips dan Trik Memilihnya

Aplikasi saham merupakan langkah inovatif yang mulai diminati banyak orang, terutama kalangan millenial. Dalam berinvestasi saham, resikonya terbilang tinggi namun ada imbal hasil sama besar.

Menanam modal kini menjadi semakin mudah berkat perkembangan teknologi di era digital. Dari proses rumit secara offline, kini masyarakat bisa turut menanamkan modal tanpa harus datang ke lembaga tertentu.

Ketika memilih sebuah platform untuk melakukan transaksi, sebaiknya jangan sembarang memutuskan. Pastikan platform tersebut sudah terdaftar dan tercatat secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan untuk menjamin keamanan dana.

Di masa pandemi, masyarakat tetap bisa menghasilkan keuntungan tanpa harus bekerja secara aktif. Contohnya dengan masuk ke bursa efek. Terutama saat harga instrumen ini sempat merosot beberapa waktu lalu.

Aplikasi Saham OJK untuk Pemula

Karena sudah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, transaksi menjadi lebih aman dan terjamin. Berikut adalah beberapa rekomendasi untuk Anda coba dalam menambah pengalaman di dunia investasi.

  1. Bibit

BIbit sangat direkomendasikan untuk pemula. Terkenal akan fitur Robo Advisornya yang akan membantu menentukan profil resiko untuk memilih instrumen paling tepat. Disini tersedia banyak pilihan, harganya mulai Rp 10 ribu.

  1. Stockbit

Platform terpercaya lainnya yaitu Stockbit, bisa diakses secara online. Besutan PT Sinarmas Sekuritas ini mempunyai fitur Komunitas Online untuk berbagi pengetahuan mengenai segala hal tentang trading.

  1. RTI Bussiness

Coba RTI Bussiness untuk berinvestasi dengan mudah, dilengkapi berbagai informasi mengenai dinamika pasar modal. Informasi di dalamnya antara lain probability, cash flow, income statement, serta growth perusahaan dalam waktu tertentu.

  1. BCAS Best Mobile

Bila Anda gemar melakukan transaksi di Bursa Efek Indonesia, gunakan saja aplikasi saham BCAS Best Mobile. Transaksi disini terbilang mudah, sehingga investor akan nyaman melakukan segala kegiatan.

  1. IndoPremier (IPOT)

Salah satu keunggulan IPOT yaitu bisa melakukan investasi saham, reksadana, serta EFT tanpa menggunakan modal besar. Saat membuat akun, tidak perlu melakukan deposit. Namun deposit diperlukan ketika bertransaksi.

  1. Ajaib

Salah satu platform ramah pemula adalah Ajaib yang menyediakan User Interface sangat sederhana bagi para pengguna. Ajaib akan menuntun Anda menentukan instrumen sesuai kondisi finansial.

  1. Bareksa

Bareksa menawarkan berbagai produk reksa dana serta Surat Berharga Negara secara online. Keunggulannya terletak pada aspek kemudahan pendaftaran akun. Semua proses dilaksanakan secara online, tanpa harus mengirim dokumen fisik.

Aplikasi Saham BRI, Begini Cara Daftarnya

Menanam modal berarti membeli instrumen atau efek dari sebuah perusahaan. Secara tidak langsung, investor juga berperan penting dalam keberlangsungan sebuah korporasi. Lalu bagaimana cara menanam modal?

Salah satu rekomendasi untuk koleksi atau meraih keuntungan di masa mendatang adalah BRI. Dikenal dengan kode emiten BBRI, PT Bank Rakyat Indonesia berhasil masuk dalam deretan emiten di indeks LQ45.

Bank BUMN ini mempunyai kapitalisasi pasar sejumlah Rp 603 triliun, sehingga menjadi rebutan banyak orang. Harganya sendiri mencapai Rp 3 ribu per lembar, cukup terjangkau, bukan?

Sebelum membeli emiten berkode BBRI secara online, Anda wajib membua rekening saham atau Rekening Dana Investor. Proses pendaftaran bisa dilakukan melalui perusahaan sekuritas sesuai pilihan.

Rekening saham adalah akun untuk membuka rekening melalui perusahaan sekuritas. Akun ini digunakan sebagai data yang akan disampaikan pada KSEI (Kostudian Sentral Efek Indonesia). Segala aset akan disimpan disini.

Rekening Dana Investor (RDI) merupakan rekening dari dana investor, keberadaannya terpisah dari rekening perusahaan efek. Manfaat memiliki RDI adalah supaya dana bisa dipisahkan per kategori sehingga tidak tercampur.

Persyaratan membuka rekening di perusahaan sekuritas adalah foto KTP elektronik, selfie sambil memegang KTP, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), serta halaman depan tabungan. Kemudian mengisi formulir pendaftaran dan menyiapkan materai.

Selanjutnya ikuti langkah pembukaan rekening di aplikasi saham online, namun pastikan Anda sudah melakukan registrasi terlebih dahulu. Langkah selanjutnya adalah menyetorkan sejumlah dana untuk deposit awal.

Besaran deposit awal tergantung jenis sekuritas dan penyedia jasa. Pastikan menyetor sesuai kondisi finansial saat ini, agar tidak kewalahan saat baru mengenal cara belajar main saham atau membutuhkan dana darurat.

Memilih Aplikasi Saham? Ini Tipsnya

Meskipun banyak platform menawarkan berbagai kemudahan bagi para penggunanya, tentu ada sejumlah hal penting untuk diperhatikan sebelum memilih. Berikut adalah beberapa tips, membantu Anda untuk memilih dengan tepat.

Pilih platform emiten milik perusahaan sekuritas resmi. Perusahaan sekuritas melakukan usaha dalam perdagangan berbagai efek seperti saham, obligasi, dan reksa dana. Perusahaan resmi terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Pilih penyedia layanan terpercaya untuk menjamin keamanan dana dan aktivitas transaksi. Diawasi dan terdaftar di OJK bukan berarti reputasinya baik. Oleh karena itu, upayakan untuk selalu melihat rekam jejak.

Gunakan platform yang aman dan memudahkan pengguna. Kualitas sistem keamanan dari segala transaksi online perlu dipastikan berulang kali, contohnya pada aspek kemungkinan kebocoran data, error, serta tingkat akurasi data.

BACA JUGA: Perbedaan Saham dan Reksadana

Analisa dalam pergerakan pasar haruslah tepat. Menggunakan platform online yang mempunyai sertifikasi dan kredibilitas analisa baik merupakan sebuah langkah wajib. Apalagi jika kompetensinya tidak diragukan.

Jangan lupa untuk menyesuaikan kepemilikan rekening bank, karena beberapa perusahaan emiten hanya menyediakan pilihan RDN tertentu. Bandingkan fee trading setiap penyedia emiten agar lebih untung.

Tidak kalah penting, pastikan platform tersebut mudah dipahami dan digunakan untuk bertransaksi. Bandingkan User Interface setiap platform, jangan lupa untuk mencari berbagai referensi terpercaya di internet.

Sesuaikan dengan ketersediaan dana yang Anda miliki, jangan menyetor dana awal dalam jumlah besar. Gunakan setoran awal sebagai langkah observasi dalam melakukan investasi di aplikasi saham pilihan.

Bagikan artikel:
error: Content is protected !!